RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
Ilustrasi investasi. Foto ist.
baca 10 detik
  • RI siapkan Indonesia Center New York untuk promosi investasi dan bisnis global.
  • KJRI, GEKRAFS, dan vOffice berkolaborasi perkuat diplomasi ekonomi RI.
  • Platform baru bidik ekspansi UMKM, ekonomi kreatif, dan investor internasional.

Suara.com - Upaya memperkuat jejak Indonesia di pasar global terus dilakukan. Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York bersama vOffice InvestinAsia Group dan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menandatangani Letter of Intent (LOI) untuk mendukung pengembangan Indonesia Center New York, sebuah platform yang disiapkan sebagai etalase bisnis, investasi, ekonomi kreatif, dan budaya Indonesia di Amerika Serikat.

Penandatanganan yang berlangsung di vOffice Centennial Tower, Jakarta Selatan, Kamis (12/6), menjadi langkah awal membangun wadah yang menghubungkan pelaku usaha Indonesia dengan investor global, komunitas kreatif, hingga berbagai pemangku kepentingan internasional dalam satu ekosistem terintegrasi.

Inisiatif ini hadir di tengah meningkatnya minat perusahaan Indonesia untuk menembus pasar internasional dan besarnya perhatian investor global terhadap kawasan Asia Tenggara. Keberadaan Indonesia Center New York diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempererat hubungan ekonomi Indonesia dan Amerika Serikat.

Konsul Jenderal RI di New York, Winanto Adi, mengatakan Indonesia memiliki potensi ekonomi, budaya, dan kreativitas yang sangat besar yang perlu ditampilkan secara lebih terpadu di tingkat global.

"Kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kehadiran Indonesia di Amerika Serikat melalui berbagai program yang menghubungkan pelaku usaha, investor, komunitas kreatif, dan masyarakat internasional," ujar Winanto dalam keterangannya.

Ia berharap sinergi tersebut dapat mendukung terwujudnya Indonesia Center New York sebagai platform yang mampu memperkenalkan Indonesia secara lebih komprehensif sekaligus membuka peluang baru di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama ekonomi.

Dalam kolaborasi tersebut, KJRI New York akan berperan memperkuat diplomasi ekonomi dan menjembatani hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan di Amerika Serikat. Sementara GEKRAFS akan mendorong promosi ekonomi kreatif Indonesia di pasar global.

Di sisi lain, vOffice InvestinAsia Group akan memberikan dukungan melalui layanan bisnis, investasi, legalitas, hingga pengembangan usaha yang telah dibangun selama lebih dari satu dekade.

Direktur vOffice InvestinAsia Group, Erwin Arivianto Soerjadi, menilai kebutuhan pelaku usaha Indonesia untuk mengakses jaringan global semakin besar. Menurutnya, New York merupakan salah satu pusat bisnis dan investasi paling strategis di dunia.

baca juga

"Indonesia memiliki banyak perusahaan yang siap berkembang ke tingkat internasional, namun masih membutuhkan akses yang lebih luas terhadap jaringan bisnis, investor, dan peluang kolaborasi global," kata Erwin.

Ia berharap Indonesia Center New York dapat menjadi titik temu berbagai peluang bisnis dan investasi dalam satu platform yang lebih efektif dan terintegrasi.

Saat ini, vOffice InvestinAsia Group telah melayani lebih dari 50.000 klien dari berbagai negara dan memiliki jaringan lebih dari 40 lokasi di sejumlah kota besar di Indonesia. Melalui InvestinAsia, perusahaan juga aktif membantu investor asing masuk ke Indonesia sekaligus mendukung perusahaan nasional berekspansi ke pasar internasional.

Ketua Umum GEKRAFS, Kawendra Lukistian, menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan eksposur Indonesia di panggung global.

"Indonesia memiliki kekayaan kreativitas, budaya, dan talenta yang luar biasa. Kami berharap semakin banyak pelaku ekonomi kreatif Indonesia yang memperoleh akses pasar internasional dan memperluas jejaring global," ujarnya.

Sementara itu, Sandiaga Uno yang merupakan Advisory Committee vOffice InvestinAsia Group sekaligus Ketua Dewan Pembina DPP GEKRAFS menegaskan pentingnya memperkuat kehadiran Indonesia di pusat-pusat ekonomi dunia.

Menurutnya, Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20 memiliki potensi besar yang perlu didukung dengan platform promosi yang kuat dan berkelanjutan.

"Indonesia Center New York diharapkan menjadi platform strategis yang memperkenalkan budaya, produk, talenta, dan peluang investasi Indonesia kepada dunia sekaligus memperkuat nation branding Indonesia," kata Sandiaga.

Ke depan, para pihak akan menjajaki berbagai program kolaboratif mulai dari promosi investasi, business matching, forum bisnis internasional, kegiatan networking, hingga pengembangan ekonomi kreatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Tak Hanya Ciki dan Elektronik, Masyarakat Bisa Berburu Emas Batangan di PRJ

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:33 WIB

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Hampir 30 Tahun Negosiasi, Perjanjian Dagang RI-AS Tak Kunjung Rampung

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:27 WIB

Terkini

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Wardah Crystal Secret Melting Milk Cleanser untuk Kulit Apa? Ini Jawaban Sesuai Klaim

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:56 WIB

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Apakah Arti Mimpi Berulang Kali dengan Orang yang Sama? Ini Tafsir Primbon dan Psikologinya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 18:55 WIB

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

Gugatan Rp156 Triliun Donald Trump Terkait Isu Jeffrey Epstein Ditolak!

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:54 WIB

×