Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

M Nurhadi

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
Arsip-Divisi elite IRGC Iran menggelar latihan anti-helikopter skala besar di Teheran untuk meningkatkan kesiapsiagaan tempur dan pertahanan wilayah. [Tasnim News]
  • Pemerintah Iran dan Amerika Serikat telah merampungkan draf nota kesepahaman terkait pembatasan nuklir serta pemulihan ekonomi global.
  • Kesepakatan mencakup pembukaan jalur pelayaran Selat Hormuz, pencabutan sanksi minyak, serta pencairan aset Iran senilai 25 miliar dolar.
  • Kedua negara akan menyusun perjanjian final komprehensif dalam kurun waktu 60 hari setelah nota kesepahaman tersebut resmi ditandatangani.

Suara.com - Ketegangan geopolitik yang sempat mengguncang pasar energi dan keuangan global tampaknya mulai menemui titik terang. Seorang pejabat senior pemerintah Iran membocorkan kepada Reuters bahwa draf final nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) antara Iran dan Amerika Serikat telah rampung disusun.

Kesepakatan tersebut mencakup berbagai isu krusial, mulai dari pembatasan program nuklir Teheran, pembukaan kembali jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz, hingga pemberian dispensasi (waiver) oleh AS atas sanksi ekspor minyak Iran.

Setelah draf kesepakatan ini ditandatangani oleh kedua belah pihak, perjanjian final yang lebih komprehensif akan digodok dan dibahas dalam kurun waktu 60 hari ke depan.

Berdasarkan laporan rilis draf nota kesepahaman tersebut, berikut adalah poin-poin kesepakatan penting yang berhasil dicapai oleh kedua negara:

1. Koridor Pelayaran Selat Hormuz

Iran berkomitmen untuk segera membuka kembali Selat Hormuz bagi seluruh kapal komersial internasional tanpa terkecuali.
Sebagai timbal balik, Amerika Serikat akan mencabut blokade angkatan lautnya di pelabuhan-pelabuhan milik Iran.

Proses pencabutan blokade oleh militer AS ini akan dimulai segera setelah MoU ditandatangani dan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam waktu 30 hari.

2. Sektor Finansial, Aset, dan Sanksi Energi

Pemerintah AS setuju untuk tidak menjatuhkan sanksi baru apa pun terhadap Iran selama proses negosiasi menuju perjanjian final berlangsung.

Setelah kesepakatan final resmi tercapai, seluruh sanksi ekonomi dari pihak AS maupun perserikatan bangsa-bangsa (PBB) terhadap Iran akan dihapus secara bertahap sesuai dengan jadwal yang disepakati.

Washington akan memberikan dispensasi (waiver) khusus atas sanksi minyak Iran dalam jangka waktu tertentu. Langkah ini otomatis mengizinkan Teheran untuk kembali menjual minyak mentahnya ke pasar global dan mencairkan pendapatan sanksi tersebut.

AS sepakat untuk mencairkan aset-aset Iran yang selama ini dibekukan senilai US$25 miliar (sekitar Rp400 triliun lebih). Mekanisme pencairan akan dilakukan melalui transfer tunai langsung, kerja sama antarnegara di kawasan Timur Tengah, serta pembukaan jalur kredit finansial.

Gedung Putih, berkoordinasi dengan sekutu regionalnya, akan menyusun program rekonstruksi dan pembangunan ekonomi untuk Iran. Rencana ini akan dinegosiasikan secara mendalam dengan Teheran dalam jangka waktu 60 hari.

3. Pembatasan Program Nuklir

Pemerintah Teheran menyetujui klausul mutlak bahwa mereka tidak akan memproduksi ataupun memiliki senjata nuklir.

Sembari menunggu tercapainya kesepakatan final, Iran wajib menjaga status kuo program nuklirnya saat ini, yang berarti tidak ada pengayaan uranium lebih lanjut serta penghentian ekspansi fasilitas nuklir baru.

Amerika Serikat mengizinkan Iran untuk melakukan pengenceran (dilute) terhadap cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi di atas tanah Iran sendiri, di bawah payung perjanjian komprehensif di masa depan.

Detail teknis mengenai program nuklir Iran, aktivitas pengayaan uranium, serta mekanisme pengelolaan cadangan uranium yang diperkaya tinggi akan dinegosiasikan dalam waktu 60 hari setelah MoU ini ditandatangani untuk kemudian dilegalkan dalam perjanjian final.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian

Piala Dunia 2026 Tidak Aman? Viral Foto Sniper Mengintai dari Ketinggian

Bola | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:45 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi

News | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:08 WIB

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:46 WIB

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:14 WIB

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:32 WIB

Terkini

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 09:39 WIB