Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.091,386
LQ45 606,516
Srikehati 297,102
JII 361,308
USD/IDR 18.082

AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar

M Nurhadi

Senin, 15 Juni 2026 | 11:59 WIB
AS-Iran Damai: Pasar Melesat, Harga Minyak Diprediksi Terus Turun ke Level 70 Dolar
Kapal tanker milik Pertamina untuk distribusi BBM dan LPG ke wilayah pelosok. [Dokumentasi Pertamina].
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran menyepakati draf perdamaian untuk membuka kembali Selat Hormuz serta mengakhiri blokade laut pada Jumat mendatang.
  • Sentimen positif tersebut memicu kenaikan indeks saham Asia serta menurunkan harga minyak mentah dan nilai tukar dolar Amerika.
  • Analisis pasar memprediksi kebijakan bank sentral akan melunak, meski normalisasi distribusi energi global diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama.

Suara.com - Pasar keuangan global bergerak responsif dan menyambut gembira draf rencana kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik bersenjata.

Sentimen positif ini memicu lonjakan pada pasar ekuitas dan obligasi di zona Asia, yang dibarengi dengan kejatuhan nilai tukar dolar AS serta koreksi tajam pada harga komoditas energi.

Dalam sesi perdagangan harian, harga kontrak berjangka minyak mentah AS dilaporkan anjlok hingga lebih dari 4 persen. Sebaliknya, kontrak berjangka indeks S&P 500 merangkak naik sekitar 0,8 persen, sementara indeks dolar AS terperosok ke level terendahnya dalam jangka waktu 10 hari terakhir di hadapan sejumlah mata uang utama dunia.

Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi bahwa Selat Hormuz, yang merupakan urat nadi distribusi gas dan minyak global yang sempat dilumpuhkan Iran selama beberapa bulan terakhir, dijadwalkan akan dibuka kembali secara resmi pada hari Jumat mendatang.

Sebagai langkah timbal balik, Trump menyatakan telah menginstruksikan penghentian total blokade armada laut AS atas pelabuhan-pelabuhan dagang milik Iran.

Walaupun draf poin perjanjian secara terperinci belum dipublikasikan secara transparan, seorang pejabat senior jajaran pemerintah Iran membocorkan kepada Reuters bahwa draf final memorandum kesepahaman (MoU) tersebut mencakup sejumlah klausul krusial.

Iran berkomitmen untuk langsung membuka kembali akses Selat Hormuz bagi seluruh kapal komersial internasional. Sementara itu, draf pencabutan blokade laut oleh militer AS akan langsung diaktifkan pasca-penandatanganan dokumen dan ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu 30 hari.

Sejumlah analis strategis dari berbagai lembaga keuangan dunia memberikan draf pandangan dan catatan kritis mereka mengenai dinamika pasar terbaru ini:

Kerangka Damai dan Faktor Geopolitik Pendukung

baca juga

Charu Chanana, Chief Investment Strategis di Saxo Singapura, menilai kerangka perdamaian ini menjadi indikator paling kuat bahwa Washington dan Teheran menginginkan jalur de-eskalasi konflik. Namun, ia mengingatkan bahwa draf ini baru berupa kerangka kerja preliminer, bukan draf perjanjian akhir. U

jian sesungguhnya terletak pada momen penandatanganan hari Jumat terkait konsesi nuklir dan sanksi ekonomi, serta kepatuhan Israel terhadap seruan Trump untuk menyetop perselisihan militer di Lebanon.

Pandangan senada datang dari Imre Speizer, Pakar Strategi Pasar di Westpac Auckland, yang menilai bahwa potensi friksi antara Israel dan Lebanon masih membayangi pasar, dan durasi penantian hingga hari Jumat berisiko memicu volatilitas di tengah iklim yang sensitif.

Implikasi Terhadap Kebijakan Bank Sentral (The Fed & BOJ)

Dari perspektif moneter AS, Brian Jacobsen, Chief Economic Strategist di Annex Wealth Management Wisconsin, berpendapat bahwa kejatuhan harga minyak dan bensin ini akan sangat mempermudah draf pengambilan keputusan bagi Bank Sentral AS (The Fed).

Pada pertemuan mendatang, The Fed diproyeksikan akan menghapus draf retorika mengenai bias pelonggaran (easing bias), namun hampir dipastikan tidak akan memasukkan draf bahasa yang mengarah pada pengetatan atau kenaikan suku bunga (hiking bias).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

Resmi! Timnas Iran Injak Kaki di Los Angeles, Tembus Visa AS Siap Hadapi Selandia Baru

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:57 WIB

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran

News | Senin, 15 Juni 2026 | 11:14 WIB

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:56 WIB

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:38 WIB

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai

News | Senin, 15 Juni 2026 | 10:22 WIB

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Rupiah Paling Perkasa di Asia, Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.726

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 09:56 WIB

Terkini

386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan

386 Hektare Lahan Sawah di Aceh Jaya Alami Kekeringan

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:57 WIB

Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori

Apple dan Samsung Menguat Saat Qualcomm-MediaTek Tertekan Krisis Memori

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:56 WIB

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup

Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Kini Berlaku Sistem Buka-Tutup

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:54 WIB

Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!

Promo Belanja Lipstik di Guardian dari BRI, Cek Syaratnya!

Bri | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:54 WIB

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

5 HP Murah dengan Kamera Video Stabilizer Terbaik, Hasil Rekaman Makin Mulus

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Industri Film Korsel Kembali Jaya Pasca-Pandemi, Berkat The King's Warden?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:50 WIB

Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata

Tak Menyerah pada Keadaan, Anak Buruh Bangunan Ini Berhasil Meraih Kartika Astha Brata

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:47 WIB

Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix

Teach You a Lesson Resmi Masuk Top 10 Serial Non-Inggris Terpopuler Netflix

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:45 WIB

Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?

Nostalgia Hadir sebagai Tren Baru: Mengapa Gen Z Merindukan Era 2000-an?

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:45 WIB

Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'

Deddy Sitorus dari Partai Apa? Anggota DPR Sebut Wartawan 'Rombongan Sirkus'

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 13:42 WIB

×