Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.186,363
LQ45 618,857
Srikehati 301,720
JII 368,583
USD/IDR 18.073

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan arahan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali menegaskan komitmennya mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah. Dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), dan BRI di Tambora, Jakarta Barat, BRI membukukan booking pembiayaan perumahan senilai Rp340 miliar untuk 867 debitur.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menyatakan capaian itu menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap akses pembiayaan rumah yang terjangkau.

Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto memaparkan capaian penyaluran pembiayaan perumahan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto memaparkan capaian penyaluran pembiayaan perumahan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

"Hari ini kita Alhamdulillah bisa booking Rp340 miliar untuk 867 debitur. Ini cukup bagus sekali," ujar Aris di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026).

Aris menjelaskan BRI terus memperkuat dukungan terhadap program perumahan pemerintah. Setelah kuota pembiayaan sebesar Rp8 triliun yang diterima pada April lalu terserap lebih cepat dari target, BRI kembali memperoleh tambahan kuota sebesar Rp12 triliun hingga akhir 2026.

"Kami mendapatkan kuota baru sebesar Rp12 triliun selama satu tahun sampai akhir Desember nanti. Minggu lalu realisasinya sudah Rp9,7 triliun. Jadi dari target yang diberikan pemerintah, kami yakin target Rp12 triliun ini akan terlaksana dengan baik," jelasnya.

Menurut Aris, dukungan terhadap sektor perumahan sejalan dengan peran BRI sebagai bank yang fokus pada pembiayaan UMKM dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Prinsipnya BRI sebagai bank UMKM tentu akan terus berkomitmen kepada DNA-nya untuk terus membiayai UMKM, termasuk mendukung program tiga juta rumah dari pemerintah," katanya.

Ia menambahkan keberhasilan program pembiayaan perumahan tidak dapat dijalankan oleh satu pihak saja. Kolaborasi antara Kementerian PKP, BP Tapera, SMF, pemerintah daerah, dan sektor perbankan menjadi faktor penting dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sambutan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan sambutan dalam kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan pemerintah terus mendukung program perumahan yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

baca juga

Menurut Tito, kondisi perumahan di sejumlah wilayah masih menjadi tantangan serius. Saat meninjau kawasan Tambora, ia menemukan masih banyak warga yang tinggal di hunian padat dan tidak layak.

"Kita bisa berkunjung ke Tambora, salah satu daerah terpadat di Indonesia dan juga banyak perumahan yang tidak layak, kumuh," ujar Tito.

Ia menegaskan pemerintah terus bergerak langsung ke lapangan untuk memastikan program berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Semua kita bergerak seperti ini langsung door to door, langsung ke lapangan, menyentuh langsung rakyat. Jadi bukan berdasarkan informasi di belakang meja," katanya.

Tito juga menyampaikan dukungan Kemendagri melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta kebijakan yang mempermudah pembangunan rumah, termasuk penghapusan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk kelompok tertentu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti berbincang dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto di sela kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti berbincang dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto di sela kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar, Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026). (Suara.com/Mohammad Rhadzaki Ramadhan)

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut program perumahan menjadi langkah penting dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.

"Ini program yang sangat luar biasa, program pro rakyat dan pro pemerataan," ujar Amalia.

Berdasarkan data BPS, terdapat sekitar 824 ribu rumah tangga di DKI Jakarta yang masih menempati rumah tidak layak huni. Jumlah terbesar berada di Jakarta Barat dengan sekitar 292 ribu rumah tangga, disusul Jakarta Timur sebanyak 178 ribu rumah tangga.

Amalia menegaskan BPS akan terus mendukung program pemerintah melalui penyediaan data statistik yang berkualitas agar kebijakan perumahan dapat berjalan lebih tepat sasaran.

"Data statistik yang berkualitas sekaligus bermakna dan berdampak akan mendukung kebijakan yang tepat sasaran," tandasnya.***

Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

BRI Perluas Akses Investasi Global melalui BRImo, Hadirkan Reksa Dana USD Batavia

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 10:28 WIB

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

BRI: Stabilitas Pasar Terjaga, Komitmen Jaga Kinerja dan Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:31 WIB

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

BRI Siapkan Buyback Saham hingga Rp500 Miliar, Tunjukkan Keyakinan pada Prospek Jangka Panjang

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:58 WIB

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:39 WIB

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:48 WIB

Terkini

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Latar Belakang Mitchell Baker Dikuliti Habis Media Vietnam

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Latar Belakang Mitchell Baker Dikuliti Habis Media Vietnam

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:52 WIB

Harga Beras Kompak Naik, Daging dan Cabai Malah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Beras Kompak Naik, Daging dan Cabai Malah Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:51 WIB

Banjir Kritik, Kapolres Seattle Akhirnya Mundur karena Lambat Usut Kasus Penembakan Brutal

Banjir Kritik, Kapolres Seattle Akhirnya Mundur karena Lambat Usut Kasus Penembakan Brutal

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:48 WIB

Waspada Kemacetan! Ratusan Polisi Jaga Ketat Demo di Gambir dan Kantor Kredivo Sore Ini

Waspada Kemacetan! Ratusan Polisi Jaga Ketat Demo di Gambir dan Kantor Kredivo Sore Ini

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:46 WIB

Mengenal Sosok Mantan Terpidana Korupsi yang Kini Jadi Kandidat Gubernur BI

Mengenal Sosok Mantan Terpidana Korupsi yang Kini Jadi Kandidat Gubernur BI

Video | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:45 WIB

Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?

Investor Mulai Cemas, Mengapa Kekosongan Gubernur BI Picu Kekhawatiran Independensi?

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:42 WIB

Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum

Arti Sillage, Projection, dan Longevity dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:37 WIB

CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi

CFX10 Naik Tipis Pagi Ini, Aset Bitcoin Melonjak Lagi

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:36 WIB

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

Kabinet Bayangan, Mengapa Muncul di Indonesia?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:30 WIB

Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya

Kemenhut Tangkap Pengedar Sisik Trenggiling dan Paruh Rangkong di Padang, Ini Kronologinya

Sumbar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 10:30 WIB

×