Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB
Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI
Ilustrasi bekerja dengan artificial intelligence (AI). (Pexels)
  • AI tak cukup, kemampuan berpikir kritis makin dibutuhkan.
  • Peruri ungkap 5 kompetensi wajib talenta era digital.
  • Kolaborasi pendidikan-industri penting cetak SDM unggul.

Suara.com - Gelombang adopsi kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang semakin masif memang mengubah cara perusahaan bekerja dan mengambil keputusan. Namun, menguasai AI saja dinilai belum cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayati, menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis dan menyelesaikan masalah justru menjadi nilai tambah yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.

Pernyataan tersebut disampaikan Farah dalam ajang BRAVO 500 Summit 2026 yang digelar oleh XLSMART for Business di Jakarta. Forum internasional tersebut dihadiri lebih dari 1.500 pemimpin perusahaan, regulator, institusi pendidikan, hingga pelaku industri yang membahas percepatan transformasi digital nasional.

Menurut Farah, AI saat ini telah menjadi bagian penting dalam berbagai proses bisnis, mulai dari pengolahan data hingga membantu pengambilan keputusan secara cepat dan akurat. Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan manusia.

"AI mampu membantu mempercepat proses analisis dan memberikan berbagai rekomendasi berbasis data. Namun pada akhirnya manusia tetap menjadi pihak yang menentukan bagaimana informasi tersebut digunakan untuk menyelesaikan permasalahan nyata," ujarnya.

Ia menilai dunia kerja kini mengalami perubahan besar. Jika sebelumnya perusahaan lebih menitikberatkan pada penguasaan teori dan kemampuan teknis, kini industri membutuhkan sumber daya manusia yang mampu menggabungkan pemanfaatan teknologi dengan kemampuan analisis yang kuat.

Untuk itu, Peruri mengidentifikasi lima kompetensi utama yang harus dimiliki generasi muda agar mampu bersaing di era digital. Kelima kompetensi tersebut meliputi data literacy, AI literacy, digital product mindset, security and governance, serta critical thinking dan problem solving.

Farah menegaskan, pengembangan kompetensi tersebut tidak bisa dibebankan kepada dunia industri semata. Diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan sektor swasta agar tercipta ekosistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.

Sebagai GovTech Indonesia, Peruri juga terus mendorong penguatan ekosistem digital nasional melalui pengembangan inovasi berbasis teknologi, integrasi data, dan keamanan digital. Dengan dukungan AI yang tepat serta penguatan kualitas sumber daya manusia, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk mencetak talenta digital berdaya saing global sekaligus mempercepat transformasi digital nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Executive Talk: Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni

Executive Talk: Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni

Video | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:40 WIB

Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni

Hoaks Kesehatan di Sosmed hingga AI Jadi Rujukan Konsultasi, Ini Pandangan RS Pelni

Video | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:00 WIB

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

AI Picu Tren Ekonomi Keterampilan Manusia di Dunia Kerja

Tekno | Senin, 15 Juni 2026 | 15:29 WIB

Terkini

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Berlaku 1 Juli, BBM Jenis Baru B50 Masuk Tahap Evaluasi Akhir

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:44 WIB

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Siap-siap! Ada Raksasa BUMN Asuransi yang Baru Akan Dibentuk

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Aturan Kemasan Polos Rokok Dinilai Bisa Bikin Pendapatan Pedagang Makin Seret

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:58 WIB

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Inflasi Pangan Berpotensi Mereda, Harga Cabai hingga Beras Kompak Turun

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:46 WIB

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

IHSG Dibuka Merah ke Level 6.191, Cek Saham yang Wajib Dipantau

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:36 WIB