Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.236,126
LQ45 621,244
Srikehati 303,451
JII 370,013
USD/IDR 18.053

BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:12 WIB
BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Harga BBM naik 37%, kendaraan listrik dinilai jadi solusi penghematan.
  • Sebanyak 98% masyarakat mendukung percepatan transisi kendaraan listrik.
  • Industri siap, AISMOLI desak pemerintah beri kepastian kebijakan EV.

Suara.com - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga sekitar 37 persen yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026 menjadi pukulan baru bagi masyarakat. Di tengah tekanan biaya hidup dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, beban pengeluaran rumah tangga untuk transportasi diperkirakan semakin berat.

Namun di balik lonjakan harga BBM tersebut, pelaku industri melihat adanya peluang besar untuk mempercepat transisi menuju kendaraan listrik nasional.

Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) menilai kondisi saat ini merupakan momentum yang tepat bagi pemerintah untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara masif. Setiap kendaraan listrik yang menggantikan kendaraan berbahan bakar minyak dinilai mampu mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor energi sekaligus menekan beban subsidi yang selama ini menguras APBN.

Berdasarkan riset INDEF 2025, hampir 20 persen pengeluaran rumah tangga digunakan untuk kebutuhan kendaraan, mulai dari pembelian, perawatan, pajak hingga bahan bakar. Kenaikan harga BBM membuat komponen pengeluaran tersebut menjadi semakin sensitif terhadap daya beli masyarakat.

Ketua Umum AISMOLI Budi Setiyadi mengatakan kondisi saat ini harus dimanfaatkan sebagai peluang strategis untuk mendorong percepatan elektrifikasi transportasi.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sudah siap, memahami manfaatnya, dan menantikan percepatan transisi energi di bidang transportasi. Bagi pemerintah, ini bukan beban, melainkan peluang untuk memimpin perubahan yang didukung mayoritas masyarakat," kata Budi.

Optimisme AISMOLI bukan tanpa dasar. Survei Litbang Kompas yang dilakukan pada April 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Makassar menunjukkan tingkat dukungan masyarakat terhadap kendaraan listrik berada pada level tertinggi.

Sebanyak 98 persen responden mendukung penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Bahkan, 94,8 persen responden menilai pemerintah perlu mempercepat transisi kendaraan listrik melalui berbagai kebijakan yang konkret.

Menariknya, tingkat kesadaran masyarakat terhadap kendaraan listrik juga sudah sangat tinggi dengan skor pengenalan mencapai 8,04 dari skala 10.

baca juga

Di sisi lain, potensi pasar kendaraan listrik masih sangat besar. Sebanyak 81,1 persen responden yang belum memiliki kendaraan listrik menyatakan bersedia beralih apabila kendaraan listrik terbukti mampu memberikan manfaat ekonomi, kesehatan, dan lingkungan yang lebih baik.

Sementara itu, 96,8 persen pengguna kendaraan listrik mengaku bersedia merekomendasikan kendaraan listrik kepada orang lain karena merasakan langsung biaya operasional yang jauh lebih murah dibanding kendaraan konvensional.

Data Institute for Transportation and Development Policy (ITDP) yang dipaparkan dalam AISMOLI Annual Meeting 2026 menunjukkan biaya operasional motor listrik dapat lebih hemat antara 74 hingga 83 persen dibandingkan motor berbahan bakar bensin.

Meski minat masyarakat tinggi, AISMOLI menilai faktor utama yang menentukan percepatan adopsi kendaraan listrik adalah kepastian kebijakan pemerintah.

Survei Litbang Kompas menemukan mayoritas calon konsumen menempatkan manfaat ekonomi dan keberlanjutan insentif sebagai faktor penentu keputusan pembelian.

Karena itu, industri berharap pemerintah tidak hanya menghadirkan insentif jangka pendek, tetapi juga membangun ekosistem regulasi yang konsisten dan dapat diprediksi dalam jangka panjang.

Sekretaris Jenderal AISMOLI Hanggoro Ananta Khrisna menegaskan bahwa industri telah siap mendukung percepatan transisi energi nasional. Ketersediaan produk, jaringan distribusi, hingga kesiapan rantai pasok disebut telah dipersiapkan.

"Industri dan konsumen telah menunjukkan kesiapan yang sama. Kini saatnya pemerintah mengambil peran kepemimpinan untuk membangun ekosistem kebijakan yang memberi kepastian jangka panjang. Kebijakan yang konsisten akan mendorong investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya beli masyarakat melalui penghematan biaya transportasi," ujarnya.

AISMOLI menilai keberhasilan transisi kendaraan listrik tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, industri, dan konsumen harus bergerak dalam satu arah yang sama.

Dari sisi konsumen, kesiapan sudah terlihat dengan tingginya minat masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik. Dari sisi industri, tingkat kepuasan pengguna yang mencapai hampir 97 persen menjadi modal kuat untuk memperluas pasar.

Sementara dari sisi pemerintah, masyarakat menginginkan regulasi yang lebih tegas terhadap pengendalian emisi kendaraan. Sebanyak 97,4 persen responden menilai aturan emisi saat ini masih lemah dan perlu diperketat.

Jika ketiga pilar tersebut mampu berjalan beriringan, Indonesia berpeluang membangun industri kendaraan listrik yang kompetitif, memperkuat rantai pasok domestik, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM secara permanen.

Di tengah lonjakan harga BBM dan tekanan fiskal yang semakin besar, kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar pilihan teknologi masa depan. Bagi Indonesia, transisi energi di sektor transportasi telah menjadi kebutuhan ekonomi yang semakin mendesak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik MBG di Bogor

Kejagung Segel Gudang Motor Listrik MBG di Bogor

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 19:20 WIB

Terkini

Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum

Tukin TNI Naik, Jangan Sampai Masih Ada Prajurit Langgar Hukum

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?

Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?

Sulsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan

Cara Mengatasi Masalah Baterai Cepat Habis di HP Android, Mudah Dilakukan

Tekno | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing

Viva Milk Cleanser Ada Berapa Macam? Cek Varian dan Fungsi Masing-Masing

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!

Pre-Order Samsung Galaxy Fold8 Pakai Kartu Debit BRI, Dapatkan Potongan Hingga Rp4 Juta!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"

Muktamar NU Jadi Momentum Gus Ipul dan Gus Kikin Gaungkan Gerakan "Kembali ke Muasis"

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!

Sante' Kaffe FUGO Hotel Banjarmasin Beri Diskon Spesial, Pengguna Brimo Wajib Tahu!

Bri | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim

Anwar Sadad Mangkir dari Pemeriksaan KPK Terkait Kasus Hibah Pokmas Jatim

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Pemerintah Pusat Tolak Wacana Pajak Mobil Listrik DKI, Kemenperin Minta Industri Jangan Dibebani

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat, Gugat Pencekalan di Kasus Dugaan Ijazah Jokowi

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:27 WIB

×