- COO Danantara Dony Oskaria melaporkan kinerja positif PT Semen Indonesia yang mencatatkan lonjakan laba bersih signifikan hingga Mei 2026.
- SIG berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp152 miliar secara kumulatif setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian pada periode sama.
- Transformasi model bisnis sejak Juli 2025 berhasil meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat fundamental keuangan perusahaan di industri nasional.
Suara.com - Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, mulai memamerkan kinerja BUMN yang moncer. Bahkan, ada satu perusahaan BUMN yang laba bersihnya melonjak ratusan persen.
Dony menyebut, BUMN tersebut adalah PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) atau SIG. Pada Mei 2026, SIG membukukan laba bersih sebesar Rp46 miliar atau tumbuh 380% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10 miliar.
Secara kumulatif hingga Mei 2026 (year-to-date/YTD), SIG mencatatkan laba bersih sebesar Rp152 miliar setelah pada periode yang sama tahun lalu masih membukukan kerugian.
Dalam hal ini, Dony menggelar pertemuan dengan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Indrieffouny Indra, guna membahas perkembangan kinerja perusahaan serta berbagai inisiatif strategis yang tengah dijalankan untuk memperkuat posisi SIG di industri bahan bangunan nasional.
![Ready-Mixed Batching Plant Palembang milik PT Semen Indonesia (SIG) dengan kapasitas terpasang 60 m3/ jam dan volume produksi sebesar 45 m3/ jam di Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan. [Dokumentasi SIG]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/06/25/62118-pabrik-semen-indonesia.jpg)
Pertemuan tersebut membahas perkembangan transformasi model bisnis yang telah dijalankan sejak Juli 2025, termasuk berbagai upaya peningkatan efisiensi operasional, optimalisasi proses bisnis, penguatan fundamental perusahaan, serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan profitabilitas dan daya saing di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif.
"Perbaikannya sudah terlihat. Tinggal bagaimana langkah-langkah transformasi yang sudah berjalan ini terus dikawal agar kinerja perusahaan semakin kuat ke depan," ujar Dony dalam keterangan tertulis, Kamis (18/6/2026).
Perbaikan kinerja yang dicapai menunjukkan bahwa transformasi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan dampak nyata terhadap kesehatan keuangan dan operasional perusahaan.
Selain memperkuat profitabilitas, langkah-langkah tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan ketahanan bisnis serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan para pemangku kepentingan.
BP BUMN dan Danantara akan terus mengawal agenda transformasi di lingkungan BUMN guna memastikan setiap perusahaan mampu meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing, serta memberikan kontribusi yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.