Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB
PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare
Ilustrasi. PGN bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan Program Minapadi Salin di kawasan Pantai Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang. Foto ist.
baca 10 detik
  • PGN-BRIN sulap 32 hektare lahan salin Batang jadi sentra pangan.
  • Target panen padi biosalin capai 6-7 ton per hektare.
  • Minapadi salin gabungkan padi, nila, dan rumput laut bernilai ekonomi.

Suara.com - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus memperluas kontribusinya di luar sektor energi. Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), PGN bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Kabupaten Batang meluncurkan Program Minapadi Salin di kawasan Pantai Sicepit, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang.

Program ini menjadi terobosan pemanfaatan lahan pesisir yang terdampak salinitas tinggi menjadi kawasan produktif berbasis pertanian dan perikanan. Tak hanya menanam padi biosalin, program ini juga mengintegrasikan budidaya ikan nila salin dan rumput laut sebagai sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat.

Peluncuran program ditandai dengan pelepasan 10.000 benih ikan nila salin serta penanaman benih padi biosalin di lahan seluas 32,26 hektare yang dikelola Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sido Barokah Mulyo bersama sejumlah kelompok tani setempat.

Program Minapadi Salin merupakan pengembangan dari program serupa yang sebelumnya sukses diterapkan di Mangunharjo, Semarang dan Jepara. Di Semarang, luas lahan yang semula hanya 20 hektare kini berkembang menjadi lebih dari 115 hektare. Sementara di Jepara, panen padi biosalin mencapai 22 hektare dengan nilai ekonomi sekitar Rp 1,23 miliar. Secara keseluruhan, program padi biosalin yang telah berjalan menghasilkan nilai ekonomi mencapai Rp 7,66 miliar.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menilai program ini menjadi langkah strategis untuk mengubah lahan salin yang selama ini kurang produktif menjadi kawasan pertanian dan perikanan bernilai ekonomi tinggi.

"Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan lahan salin yang lebih produktif," kata Faiz.

Deputi Bidang Riset dan Inovasi Daerah BRIN, Dr. Yopi, mengatakan Program Minapadi Salin membuktikan bahwa hasil riset dapat diterapkan secara langsung untuk menjawab tantangan di lapangan.

Menurutnya, inovasi pertanian di lahan pesisir mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat.

"BRIN tidak ingin hasil riset hanya berhenti di laboratorium, tetapi harus hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi nyata bagi persoalan daerah," ujarnya.

baca juga

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menegaskan, sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berkomitmen menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Ia menjelaskan, konsep Minapadi Salin menggabungkan budidaya padi biosalin, pemeliharaan ikan nila salin, dan budidaya rumput laut dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung.

"Program Minapadi Salin merupakan wujud nyata komitmen tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional," ujar Fajriyah.

Dalam program ini, PGN dan BRIN menargetkan produktivitas padi mencapai 6-7 ton per hektare. Sementara ikan nila salin diharapkan dapat dipanen dengan bobot rata-rata 300 gram per ekor.

Tak hanya itu, komoditas rumput laut jenis Gracilaria verrucosa yang memiliki nilai ekonomi tinggi juga mulai dibudidayakan. Sebanyak 30 kilogram bibit telah ditebar dengan target panen perdana dalam waktu sekitar tiga bulan.

Ke depan, program ini juga akan diperkuat dengan penanaman mangrove di sekitar kawasan budidaya guna mengurangi abrasi sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.

Dengan pendekatan terintegrasi antara pertanian, perikanan, dan konservasi lingkungan, PGN berharap lahan salin yang selama ini dianggap tidak produktif dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 22:10 WIB

Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman

Beda dari UGM, BRIN Ragukan Gas Limbah Ayam Picu Api Misterius di Sleman

News | Senin, 08 Juni 2026 | 17:05 WIB

Pakai AI untuk Lambang Negara, BRIN Terjebak Kesalahan Fatal yang Tak Termaafkan?

Pakai AI untuk Lambang Negara, BRIN Terjebak Kesalahan Fatal yang Tak Termaafkan?

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:53 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

BI Rate Naik ke 5,75 Persen, CEO Danantara Minta Penyaluran Kredit Tetap Terjaga

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:55 WIB

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Serangan Siber Menggila! RI Digempur 280 Ribu Serangan DDoS, Sektor Ini jadi Incaran

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:47 WIB

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB