Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?

M Nurhadi

Minggu, 07 Juni 2026 | 16:24 WIB
Stok Minyak Dunia Menipis, OPEC+ Mau Tambah Produksi: Harga Siap Melonjak?
Ilustrasi pertemuan anggota OPEC. (OPEC)
baca 10 detik
  • Aliansi OPEC+ akan menyepakati kenaikan target produksi minyak bumi sebesar 188.000 barel per hari pada pertemuan hari Minggu.
  • Konflik militer di Timur Tengah memicu krisis pasokan global akibat terganggunya jalur logistik minyak di Selat Hormuz.
  • Produksi minyak riil OPEC+ menurun drastis menjadi 33,19 juta barel per hari pasca hengkangnya Uni Emirat Arab.

Suara.com - Ditengah ketidakpastian geopolitik yang kian meruncing, aliansi produsen minyak mentah dunia, OPEC+, dilaporkan bersiap menyepakati kenaikan target produksi minyak bumi untuk keempat kalinya dalam empat bulan terakhir pada pertemuan hari Minggu ini.

Berdasarkan informasi dari tiga sumber internal lingkaran OPEC+ dalam laporan Reuters, kebijakan ini tetap digulirkan meskipun eskalasi konflik militer antara Amerika Serikat dan Iran masih menjadi hambatan besar bagi sejumlah negara anggota untuk mengoptimalkan kapasitas pompa mereka.

Operasi militer yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah tersebut telah memotong jalur distribusi logistik energi global, terutama arus pelayaran kapal tanker yang melewati Selat Hormuz.

Dampaknya, dunia kini dihadapkan pada krisis pasokan minyak mentah terbesar sepanjang sejarah, di mana negara-negara produsen utama seperti Arab Saudi mengalami kesulitan fatal untuk memenuhi pesanan ekspor dari para pelanggannya secara penuh sejak akhir Februari lalu.

Saat kabar ini ditulis, harga minyak dunia melemah 2,69% dalam 24 jam dan berada di kisaran US$ 90,5. Sementara, harga minyak Brent bertahan di US$ 93.

Kondisi internal blok negara eksportir ini kian tertekan menyusul keputusan mengejutkan dari Uni Emirat Arab (UEA) yang memilih keluar (exit) dari keanggotaan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) setelah membina kemitraan selama hampir 60 tahun.

Bagi para pelaku pasar komoditas dan generasi muda berusia 18-45 tahun di kota-kota besar Indonesia yang memantau pergerakan harga bahan bakar serta inflasi makro, dinamika geopolitik ini menjadi sinyal kuat adanya volatilitas tinggi pada sektor hulu energi global.

Secara kronologis, tujuh negara anggota inti dari pakta kelompok OPEC+—yang mengintegrasikan negara-negara OPEC dengan produsen sekutu termasuk Rusia—sebelumnya telah sepakat mengerek kuota produksi mereka untuk periode April hingga Juni sebesar hampir 600.000 barel per hari (barrels per day/bpd).

Namun, kalkulasi di atas kertas tersebut berbanding terbalik dengan realitas di lapangan. Data resmi yang dirilis oleh OPEC menunjukkan bahwa volume produksi riil kelompok ini justru mengalami penurunan drastis akibat pemangkasan ekspor paksa oleh negara-negara Teluk yang terdampak langsung blokade perang.

baca juga

Sepanjang bulan April, rata-rata pasokan riil merosot ke angka 33,19 juta bpd, berbanding jauh dari perolehan bulan Februari yang sempat menyentuh level 42,77 juta bpd.

Pada pertemuan krusial hari Minggu ini, ketujuh negara anggota inti diproyeksikan akan mengesahkan penambahan target pasokan baru sebesar 188.000 bpd yang mulai berlaku efektif pada Juli mendatang.

Formulasi angka ini setara dengan besaran penyesuaian pada bulan Juni, yang sengaja dikoreksi turun dari rencana kenaikan bulanan awal sebesar 206.000 bpd pada Mei dan April guna merespons dampak hilangnya kuota produksi pasca-hengkangnya UEA.

Mengingat sensitivitas isu ekonomi ini terhadap pergerakan bursa saham dan komoditas internasional, seluruh sumber informasi menolak identitasnya dipublikasikan kepada media karena kesepakatan final dari forum menteri tersebut masih bersifat dinamis sebelum ketok palu resmi.

Sebagai catatan, tujuh dari total 21 negara anggota OPEC+ yang dijadwalkan menggelar pertemuan khusus hari Minggu ini meliputi:

  • Arab Saudi
  • Rusia
  • Irak
  • Kuwait
  • Aljazair
  • Kazakhstan
  • Oman

Meskipun sidang pleno tingkat menteri OPEC+ secara menyeluruh juga dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama, sejumlah analis dan sumber internal memperkirakan agenda besar tersebut tidak akan melahirkan perubahan radikal pada arah kebijakan makro organisasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Pasar Cermati Konflik Timur Tengah, Harga Minyak Bertahan di Level 95 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:02 WIB

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Sentimen Damai Timur Tengah dan Pembatasan Wewenang Trump Redam Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 10:06 WIB

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

Ketegangan Meningkat! Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Satu Orang Tewas

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 09:19 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

Terkini

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

3 Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Anjing dalam Bisnis dan Asmara

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:45 WIB

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

Kabel Masih Semrawut, Apjatel Minta Pemprov DKI Evaluasi Total Proyek SJUT

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

Banyak Kasus Keracunan, DPR Sebut Pemerintah Tak Perlu Takut Tangguhkan MBG

News | Senin, 14 September 2026 | 15:44 WIB

Purbaya Diganti, Prabowo Lantik Suahasil Jadi Menteri Keuangan

Purbaya Diganti, Prabowo Lantik Suahasil Jadi Menteri Keuangan

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:42 WIB

Apakah Penggunaan Krim Malam Eksfoliasi Setiap Hari Bisa Menipiskan Kulit Wajah? Ini Penjelasannya

Apakah Penggunaan Krim Malam Eksfoliasi Setiap Hari Bisa Menipiskan Kulit Wajah? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:42 WIB

Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara

Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara

News | Senin, 14 September 2026 | 15:42 WIB

Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap

Pelaku Tawuran di Medan Jarah Beras-Motor di Warung, 1 Ditangkap

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 15:41 WIB

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Usai Rapat DPD

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Gantikan Purbaya Usai Rapat DPD

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 15:39 WIB

Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung

Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung

Malang | Senin, 14 September 2026 | 15:38 WIB

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Strategi Memperbaiki Keuangan Gen Z demi Masa Depan dan Dana Darurat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 15:37 WIB

×