Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 22 Juni 2026 | 13:29 WIB
Gubernur BI: UMKM Jangan Langsung Diberi Modal
Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, meluncurkan Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu di Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026.
  • Program ini memprioritaskan peningkatan kompetensi teknis dan tata kelola bisnis melalui pelatihan, sertifikasi, serta magang bagi pelaku UMKM.
  • Penyaluran modal usaha bagi UMKM baru dilakukan setelah peserta berhasil menyelesaikan seluruh tahapan kurikulum untuk memastikan keberlanjutan bisnis.

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, menekankan bahwa langkah awal untuk memajukan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bukan dimulai dari ketersediaan modal.

Menurutnya, pembenahan kapasitas kewirausahaan serta pemahaman mendalam mengenai praktik bisnis nyata harus diprioritaskan sebelum para pelaku usaha mendapatkan kucuran pembiayaan.

Pandangan tersebut dipaparkan Perry saat meresmikan peluncuran Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu. Program strategis ini diinisiasi oleh Bank Indonesia dengan berkolaborasi bersama sejumlah kementerian serta lembaga terkait.

Melalui skema teranyar ini, setiap peserta diwajibkan melewati fase pelatihan intensif, sertifikasi kompetensi, hingga program magang sebelum akhirnya dinyatakan layak mengakses modal usaha.

"Kalau untuk maju UMKM yang paling penting dulu pengalaman kita adalah kemampuan wirausahanya. Dudu duite (bukan uangnya) dulu. Wirausahanya dulu yang harus dilakukan," ujar Perry saat memberikan sambutan dalam acara Kick-Off Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu di Gedung Bank Indonesia, Jakarta pada Senin (22/6/2026).

Perry menyayangkan pola lama dari mayoritas program pemberdayaan UMKM terdahulu yang cenderung berfokus pada instrumen permodalan sejak awal. Padahal, kematangan kompetensi teknis dan tata kelola bisnis merupakan fondasi utama yang paling menentukan keberlanjutan sebuah usaha di pasar.

"Tapi wirausahanya enggak cukup hanya diajarkan di kelas. Praktiknya gimana? Dan setelah praktik bagaimana diuji bisa berhasil?" tuturnya menambahkan.

Guna menjawab tantangan tersebut, program terpadu milik BI ini dirancang menggunakan tiga fase krusial:

  1. Fase Pertama (Edukasi Terstruktur): Peserta akan menempuh pendidikan kewirausahaan selama 2 hingga 2,5 bulan. Materi yang diajarkan mencakup dua pilar penting, yakni keahlian teknis produksi dan manajemen bisnis.
  2. Fase Kedua (Ujian & Sertifikasi): Setelah menyelesaikan masa kelas teori, para peserta akan diuji secara kompetensi untuk mendapatkan sertifikat kelulusan resmi.
  3. Fase Ketiga (Praktik Lapangan/Magang): Pemilik sertifikat akan langsung diterjunkan untuk magang di berbagai unit usaha yang sudah mapan dan sukses di sektornya masing-masing.

Perry menganalogikan proses magang ini menyerupai sistem 'nyantrik' di lingkungan pesantren. Sebagai contoh, peserta yang mengambil konsentrasi peracikan kopi akan dimagangkan langsung di jaringan coffee shop terkemuka. Langkah ini dinilai vital untuk membuktikan kesiapan mental bertarung mereka di ekosistem pasar sesungguhnya .

baca juga

"Nah kalau sudah lulus dapat sertifikasi lagi. Setelah itu baru dikasih modal. Modalnya belakangan," kata Perry menegaskan regulasi baru tersebut.

Pendekatan berbasis kurikulum berlapis ini diyakini mampu melahirkan pelaku usaha yang jauh lebih tangguh dan memiliki rasio kegagalan bisnis yang minim. Pengurangan risiko ini sekaligus memastikan bahwa setiap rupiah dana pembiayaan yang digulirkan jatuh ke tangan yang tepat.

"Jadi betul-betul inilah bedanya yang pertama, kenapa ini beda, tahun ini beda. Ini makanya transformasinya terpadu. Kewirausahaan terpadu," terang Perry.

Untuk tahun ini, Program Transformasi Kewirausahaan UMKM Terpadu akan memfokuskan pembinaan pada empat klaster sektor utama :

  • Program Cangkir Barista: Fokus pada industri kreatif pengolahan kopi hilir.
  • Citra Nusantara: Program khusus pengembangan UMKM di bidang kerajinan wastra tradisional.
  • Air Berkah Indonesia: Optimalisasi unit usaha air minum berbasis pesantren.
  • Tani Berkah: Akselerasi modernisasi sektor pertanian dan pangan di lingkungan komunitas pesantren .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 16:40 WIB

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:37 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Piala Dunia 2026 Datang, Waktunya UMKM Panen Cuan Gila-gilaan dari Nobar!

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:20 WIB

Terkini

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Tak Mau Disalahkan, Bahlil Serahkan Urusan Mati Lampu ke PLN

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:13 WIB

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Listrik Byar Pet, Pengamat UGM: PLN Jangan Jadi 'Perusahaan Lilin Negara'

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 13:09 WIB

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

IHSG Loyo Nyaris ke Level 5.900, 501 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:54 WIB

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Harga Minyakita Naik? Pengamat Ungkap Penyebabnya Hingga Langka di Pasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:36 WIB

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PLN Tegaskan Listrik Jawa Sudah Pulih, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 12:03 WIB

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Kejar Penerimaan Pajak, DJP Akui Coretax Bisa Pantau Transaksi Bank hingga Konsumsi Listrik Warga

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:54 WIB

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Daftar Harga Pangan Hari Ini: Hampir Semua Komoditas Kompak Meroket!

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:40 WIB

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 11:11 WIB

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Investor Patriot Bond dan Merah Putih Bond Dapat Perlindungan Hukum Khusus dari Danantara

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:49 WIB

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Rupiah Kembali Melemah Meski BI-Rate Naik 100 bps, Pakar Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 10:12 WIB