Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 22 Juni 2026 | 18:03 WIB
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
Ilustrasi. DPR minta pemerintah evaluasi lapangan golf Senayan milik Otto Hasibuan. Penertiban aset negara diminta tak berhenti hanya pada kasus Hotel Sultan [suara.com/Oke Atmaja]
baca 10 detik
  • DPR minta pemerintah evaluasi lapangan golf Senayan milik Otto Hasibuan.
  • Penertiban aset negara diminta tak berhenti hanya pada kasus Hotel Sultan.
  • Aset Senayan dinilai harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk rakyat.

Suara.com - Penertiban aset negara di kawasan Senayan diminta tidak berhenti hanya pada eksekusi lahan dan bangunan eks Hotel Sultan. Pemerintah juga didorong untuk mengevaluasi dan mengambil alih aset negara lainnya yang diduga masih dikuasai pihak swasta setelah masa pengelolaannya berakhir.

Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, menegaskan pemerintah harus berani mengambil langkah serupa terhadap aset-aset negara lain di kawasan Senayan, termasuk lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club yang diketahui dikelola oleh Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Impas) Otto Hasibuan.

Menurut Rudianto, langkah tegas pemerintah mengeksekusi kawasan eks Hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) harus menjadi momentum untuk mengembalikan seluruh aset negara yang selama ini masih berada dalam penguasaan pihak swasta.

"Saya katakan tidak hanya di Hotel Sultan saja, tetapi juga pihak-pihak lain yang masih menguasai milik pemerintah atau aset negara lainnya di kawasan Senayan yang masih dipakai oleh swasta. Jika hak pengelolaannya sudah berakhir, pemerintah harus berani mengambil kembali," kata Rudianto, Senin (22/6/2026).

Ia menilai negara tidak boleh kalah dalam mempertahankan hak atas aset-aset yang menjadi milik pemerintah. Karena itu, seluruh aset yang masa kontrak atau hak pengelolaannya telah berakhir perlu dievaluasi dan dikembalikan ke pengelolaan negara.

"Tidak boleh negara kalah dari swasta-swasta tersebut karena itu menjadi hak negara atau hak pemerintah," ujarnya.

Rudianto berharap langkah pemerintah terhadap eks Hotel Sultan dapat menjadi alarm bagi penataan aset negara secara menyeluruh. Dengan begitu, aset-aset strategis yang selama ini dikelola swasta dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan publik dan memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi negara.

"Mudah-mudahan ini menjadi alarm baik dalam rangka pengembalian seluruh aset-aset milik pemerintah yang selama ini dikuasai oleh pihak swasta dan pengelolaannya sudah habis kontraknya," tuturnya.

Sebelumnya, sejumlah akademisi dari berbagai bidang juga mendesak pemerintah mengevaluasi keberadaan lapangan golf Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club. Mereka menilai aset tersebut perlu ditinjau kembali agar pemanfaatannya sejalan dengan kepentingan masyarakat luas.

baca juga

Desakan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang telah mengeksekusi lahan dan bangunan eks Hotel Sultan di kawasan GBK. Pemerintah menegaskan seluruh aset negara harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menegaskan pengelolaan aset negara harus berorientasi pada kepentingan publik dan kesejahteraan masyarakat.

"Aset ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat," kata Bambang.

Ia menambahkan pemerintah berkepentingan memastikan seluruh aset negara berada di bawah pengelolaan yang tepat dan dapat digunakan untuk mendukung kepentingan masyarakat. Bambang juga mengingatkan bahwa lahan eks Hotel Sultan merupakan aset negara yang dibebaskan pemerintah pada periode 1959-1962 untuk mendukung penyelenggaraan Asian Games IV di Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lapangan Golf Ottolima Dituding Tak Kena Pajak Daerah, Pakar Minta Audit dan Evaluasi Menyeluruh

Lapangan Golf Ottolima Dituding Tak Kena Pajak Daerah, Pakar Minta Audit dan Evaluasi Menyeluruh

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 06:05 WIB

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:58 WIB

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:38 WIB

Terkini

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Iran Klaim Dua Kapal Tanker Terbakar Dihantam Ranjau di Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia Terancam

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 07:20 WIB

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Cara Tambah Anggota Keluarga atau Bayi Baru Lahir di KK, Ini Syarat dan Prosedurnya

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:31 WIB

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

5 Rekomendasi Sampo Anti Ketombe yang Bisa Dipakai Setiap Hari, Tak Bikin Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 06:21 WIB

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Awan Panas Guguran Meluncur hingga 5 Kilometer

Foto | Sabtu, 07 November 2026 | 06:00 WIB

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

×