Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 23 Juni 2026 | 13:23 WIB
Finex: Kepatuhan dan Edukasi Lebih Penting daripada Janji Untung Trading
Pekerja mengamati layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (21/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/wsj]
baca 10 detik
  • Finex raih rating A+++ Bappebti delapan kali berturut-turut.
  • Kepercayaan dan kepatuhan jadi faktor utama pilih pialang.
  • Edukasi dan perlindungan nasabah dinilai kunci industri sehat.

Suara.com - Meningkatnya akses masyarakat terhadap berbagai instrumen keuangan mendorong semakin banyak investor ritel mencoba peruntungan di dunia trading. Namun, di tengah pertumbuhan tersebut, aspek kepercayaan dan perlindungan nasabah dinilai menjadi faktor yang semakin penting dalam memilih perusahaan pialang.

Di tengah maraknya promosi dan kemudahan pembukaan akun trading, banyak masyarakat yang terjun ke pasar tanpa memahami risiko, mekanisme pergerakan harga, maupun pentingnya memilih perusahaan pialang yang memiliki tata kelola yang baik. Karena itu, penilaian dari regulator menjadi salah satu acuan penting bagi calon trader dalam menentukan pilihan.

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) baru-baru ini merilis hasil penilaian terhadap 67 perusahaan pialang berjangka aktif di Indonesia untuk periode Januari–Maret 2026. Penilaian tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari kepatuhan terhadap regulasi, stabilitas perusahaan, proses internal, pengawasan transaksi, hingga perlindungan nasabah.

Dalam pemeringkatan tersebut, Finex kembali meraih peringkat tertinggi A+++, sekaligus menjadi capaian kedelapan kalinya secara berturut-turut.

CEO Finex, Agung Wisnuaji, mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjaga standar tata kelola dan kepatuhan di industri perdagangan berjangka.

“Rating ini bukan sekadar pencapaian perusahaan. Ia mencerminkan kerja konsisten kami dalam menjaga tata kelola, kepatuhan, dan kualitas layanan. Bagi kami, kepercayaan trader harus dibangun melalui proses yang transparan dan berkelanjutan,” ujar Agung dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Menurut Agung, pengakuan dari regulator menjadi bukti penting bagi publik untuk menilai kualitas sebuah perusahaan pialang secara objektif. Ia menilai indikator yang diterbitkan regulator memberikan gambaran yang lebih komprehensif dibanding sekadar promosi atau penawaran fitur perdagangan.

Selain mempertahankan peringkat tertinggi dari Bappebti, Finex juga mengklaim mencatat volume transaksi tertinggi di Jakarta Futures Exchange dalam beberapa bulan terakhir. Capaian tersebut disebut menjadi indikator meningkatnya aktivitas dan kepercayaan nasabah terhadap layanan perusahaan.

Agung menegaskan fokus perusahaan tidak hanya pada penyediaan akses transaksi, tetapi juga pada penguatan edukasi dan transparansi bagi para trader. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan upaya regulator, termasuk Bappebti, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Bank Indonesia, dalam memperkuat perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan.

baca juga

Ia menambahkan, perkembangan industri perdagangan berjangka yang sehat tidak seharusnya hanya bertumpu pada promosi agresif atau janji keuntungan semata. Menurutnya, kepatuhan, transparansi, edukasi, dan perlindungan nasabah perlu menjadi pertimbangan utama dalam memilih pialang.

"Kepatuhan, transparansi, edukasi, dan perlindungan nasabah layak menjadi kriteria utama. Metrik yang dipublikasikan regulator memberi dasar penilaian yang berbasis bukti, bukan sekadar iklan," katanya.

Meski demikian, Agung mengingatkan bahwa tidak ada sistem yang dapat menghilangkan risiko dalam aktivitas trading. Namun, keberadaan perusahaan yang menerapkan tata kelola yang baik diyakini dapat membantu menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Menurutnya, tujuan utama industri bukan hanya menarik lebih banyak masyarakat untuk berinvestasi, tetapi juga memastikan para trader memahami risiko yang dihadapi dan dapat mempercayai perusahaan tempat mereka bertransaksi.

"Itu cara bertumbuh yang lebih lambat. Tetapi boleh jadi, itulah satu-satunya cara bertumbuh yang bertahan lama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

IHSG Kembali Terperosok 1,29% di Sesi I, ANTM hingga INCO Jadi Pemberat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:41 WIB

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Daftar Pemegang Saham RANS Entertainmen, Ini Gurita Bisnis yang Mau IPO

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:28 WIB

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

DSI Diam-diam Bertemu ke Sekuritas, Ini Dampaknya ke Saham Komoditas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

Amuk Si Jago Merah di Kebayoran Lama Hanguskan Rumah, 85 Personel Damkar Diturunkan

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:41 WIB

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Wajah Baru Harvest, dari Kue Perayaan hingga Roti dan Pastry untuk Menemani Keseharian

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 21:31 WIB

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:24 WIB

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 21:06 WIB

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Winger PSM Rizky Eka Dipanggil John Herdman, Dean James dan Calvin Verdonk Belum Nongol

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Voice Cloning: Modus Scam Baru yang Bikin Pejabat Pun Kena Tipu

Video | Selasa, 22 September 2026 | 21:05 WIB

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Presiden FAM Wanti-wanti Pemain Malaysia: Jangan Bikin Malu Main di Indonesia

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 21:04 WIB

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

Mahfud MD Soal Gugatan Pendidikan Gibran: Kalau Saya Hakimnya, Saya Mau Buat Terobosan

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:51 WIB

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

9 Rekomendasi HP Murah untuk Live TikTok dan Shopee Tidak Cepat Panas

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 20:50 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

×