Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade

M Nurhadi

Selasa, 30 Juni 2026 | 11:51 WIB
Dolar AS Perkasa: Rupiah Tertekan, Yen Jepang Jatuh ke Level Terendah dalam 4 Dekade
Dolar AS. [Antara]
baca 10 detik
  • Pasar saham Asia bergerak fluktuatif pada Selasa (30/6/2026) saat dolar AS menguat hingga menekan nilai tukar yen dan rupiah.
  • Harga minyak mentah Brent melandai ke US$ 72,49 per barel karena kekhawatiran risiko perang global mulai terkikis di pasar.
  • Investor melakukan penataan ulang portofolio dengan mengalihkan modal dari sektor teknologi Asia ke bursa Eropa dan saham China.

Suara.com - Pasar saham di kawasan Asia bergerak fluktuatif pada sesi perdagangan Selasa (30/6/2026), menandai berakhirnya periode kuartal kedua yang penuh capaian historis.

Saat yang sama, kebangkitan indeks dolar AS kian tak terbendung, hingga sukses melempar mata uang yen Jepang ke titik terendahnya dalam empat dekade terakhir sekaligus bersiap mencetak kenaikan kuartalan empat kali berturut-turut.

Dari dalam negeri,nilai tukar rupiah pada Selasa pagi bergerak melemah 32 poin atau 0,18 persen menjadi Rp17.883 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.851 per dolar AS.

Sementara itu, indeks KOSPI Korea Selatan yang dimotori oleh korporasi semikonduktor sempat melemah 1 persen pada perdagangan hari ini.

Namun, secara kuartalan , KOSPI melesat hampir 65 persen , bahkan nilainya telah melonjak lebih dari dua kali lipat sejak awal tahun (year-to-date).

Kabar positif juga datang dari pasar komoditas energi. Kekhawatiran para pelaku pasar terhadap risiko perang global kini mulai terkikis.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata interim di Timur Tengah masih diwarnai ketegangan , harga minyak mentah acuan Brent justru melandai ke level sebelum perang , yakni di kisaran US$ 72,49 per barel.

"Melandainya harga minyak saat ini memperkuat pandangan kami mengenai arah pertumbuhan ekonomi dunia yang lebih stabil, dari yang kami perkirakan beberapa bulan lalu . Hal ini tentu berdampak positif bagi proyeksi pendapatan perusahaan ," kata Kerry Craig , Ahli Strategi J.P. Morgan Asset Management di Melbourne, seperti yang dikutip dari Reuters.

Di sisi lain, penguatan dolar AS terjadi akibat perubahan drastis pola pikir investor terhadap arah kebijakan moneter The Fed.

baca juga

Kuatnya indikator ekonomi serta masih adanya tekanan inflasi di AS memicu spekulasi bahwa bank sentral lebih berpotensi menaikkan suku bunga ketimbang memangkasnya .

Dominasi greenback ini berakibat pada anjloknya harga emas ke level penurunan kuartalan terdalamnya dalam sedekade . Kondisi pelik juga dialami yen Jepang yang tersungkur ke level 162,41 per dolar AS.

Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menyatakan bahwa otoritas moneter siap mengambil langkah intervensi yang tepat kapan pun diperlukan .

Fenomena Rebalancing Portofolio dan Geliat Sektor Manufaktur

Reli rekor yang dipimpin oleh saham-saham teknologi nyatanya melahirkan fenomena unik di kalangan investor institusi.

Melonjaknya bobot indeks produsen chip raksasa justru memicu investor asing gencar melakukan aksi jual . Langkah ini diambil untuk melakukan penataan ulang portofolio (rebalancing) demi menjaga aspek diversifikasi risiko .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

DPR Gelar Rapat Lintas Lembaga Bahas Stabilitas Ekonomi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 15:41 WIB

Terkini

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×