Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 09 Juli 2026 | 07:49 WIB
Harga Anjlok, Direksi AMMN Malah Serok Saham Rp17 Miliar, Ada Apa?
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
baca 10 detik
  • Jajaran direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk melakukan aksi beli saham AMMN secara bertahap selama periode Juli 2026.
  • Transaksi investasi pribadi tersebut dilaporkan kepada BEI dan OJK sebagai wujud keyakinan manajemen terhadap prospek bisnis perusahaan.
  • Langkah direksi mencerminkan optimisme kolektif di tengah tekanan pasar, didukung target pertumbuhan pendapatan signifikan serta solidnya fundamental operasional.

Suara.com - Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) kembali menjadi sorotan setelah jajaran direksi kompak melakukan aksi pembelian saham di tengah tekanan pasar modal domestik.

Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa manajemen memiliki keyakinan tinggi terhadap fundamental perusahaan dan prospek bisnis AMMN dalam jangka panjang.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat aksi pembelian saham oleh sejumlah direksinya secara bertahap.

Direktur Utama AMMN, Arief Sidarto, membeli 1,6 juta saham pada 30 Juni 2026 dengan harga Rp3.105 per saham atau senilai sekitar Rp4,97 miliar.

Selanjutnya, Direktur Anthony Mathias mengakumulasi 1,69 juta saham pada 1–2 Juli 2026 di kisaran harga Rp3.120 hingga Rp3.510 per saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,6 miliar.

Aksi serupa juga dilakukan oleh dua direksi lainnya. Aditya Sasmito membeli 850.000 saham pada 6 Juli 2026 dengan harga Rp3.530 per saham atau senilai Rp3 miliar.

Sementara itu, Lal Naveen Chandra mengakumulasi 1 juta saham pada harga Rp3.565 per saham, sehingga total kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 53.161.300 lembar.

Seluruh transaksi tersebut telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia sesuai dengan Peraturan OJK Nomor 4 Tahun 2024. Dalam keterbukaan informasi tersebut, tujuan transaksi secara tegas disebutkan sebagai investasi pribadi.

Dalam siaran pers perusahaan disebutkan bahwa aksi pembelian saham oleh jajaran direksi merupakan bentuk keyakinan terhadap prospek bisnis perseroan di masa depan.

baca juga

"Jajaran direksi PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menunjukkan sinyal optimisme dan keyakinan penuh terhadap fundamental serta prospek masa depan perusahaan. Hal ini dibuktikan melalui aksi nyata berupa akumulasi pembelian saham AMMN oleh pucuk pimpinan perusahaan di tengah tekanan pasar modal domestik yang terjadi belakangan ini," demikian kutipan dalam siaran pers.

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, menilai gelombang pembelian saham oleh para direksi AMMN tidak dapat dipandang sebagai aksi individual semata, melainkan mencerminkan optimisme kolektif terhadap masa depan perusahaan.

"Gerakan borong saham yang dilakukan jajaran direksi AMMAN ini bisa mengindikasikan bahwa manajemen melihat prospek masa depan perusahaan yang positif, dengan kinerja bisnis yang solid. Terlebih saat ini pasar sedang tertekan oleh sentimen makro dan capital outflow asing, yang tidak mencerminkan fundamental atau kondisi bisnis perusahaan yang sebenarnya," ujar Nafan, Rabu (8/7/2026).

Optimisme tersebut juga sejalan dengan laporan riset BRI Danareksa Sekuritas yang memberikan rekomendasi buyterhadap saham AMMN dengan target harga Rp6.000 per saham.

Analis BRI Danareksa, Andhika Audrey Eko Nugroho, menilai AMMN memasuki fase pertumbuhan yang signifikan pada 2026, didukung peningkatan produksi Fase 8 Tambang Batu Hijau serta optimalisasi fasilitas hilirisasi berupa smelter tembaga dan Precious Metal Refinery (PMR).

Dalam riset tersebut, pendapatan AMMN pada 2026 diproyeksikan mencapai sekitar 4 miliar dolar AS atau meningkat 117 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:27 WIB

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:27 WIB

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

IHSG Mulai Betah di Zona Hijau, Pagi Bergerak di Level 5.800-an

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 09:18 WIB

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Tekanan Pasar Tenaga Kerja AS Mereda, Investor Saham Bisa Lebih Tenang?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 08:10 WIB

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Asing Kabur Bawa Duit 5 Miliar Dolar, Investor Ritel Jadi Pahlawan IHSG

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:51 WIB

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Saham Dinilai Sudah Terlalu Murah, Gimana Nasib BBNI?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 16:12 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×