Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB
327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin (tengah) di Gedung BEI, Kamis (9/7/2026). [Suara.com/Rina A]
baca 10 detik
  • Bursa Efek Indonesia mencatat 327 emiten belum memenuhi ketentuan minimum free float 15 persen per 31 Mei 2026.
  • Jumlah emiten tersebut relatif stabil dibandingkan data Maret 2026 yang mencatat sebanyak 323 perusahaan belum patuh.
  • BEI menerapkan langkah strategis seperti sosialisasi, pembentukan satgas, dan roadshow untuk meningkatkan likuiditas serta kepatuhan emiten tersebut.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan masih terdapat ratusan emiten yang belum memenuhi ketentuan minimum free float 15 persen.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, mengatakan berdasarkan data sementara Laporan Bulanan Registrasi Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat per 31 Mei 2026, terdapat 327 perusahaan tercatat atau sekitar 35,82 persen yang belum memenuhi ketentuan minimum free float sebesar 15 persen.

Jumlah tersebut relatif stabil dibandingkan posisi per 31 Maret 2026 yang tercatat sebanyak 323 perusahaan. BEI, free float 15 persen, dan emiten di Bursa Efek Indonesia menjadi fokus utama dalam menjaga likuiditas serta meningkatkan daya tarik pasar modal nasional.

"Berdasarkan data sementara dari Laporan Bulanan Registrasi Kepemilikan Saham Perusahaan Tercatat per 31 Mei 2026, terdapat sejumlah 327 Perusahaan Tercatat atau sekitar 35,82 persen yang belum memenuhi ketentuan minimum Free Float 15 persen. Jumlah ini relatif tidak banyak berubah dari periode 31 Maret 2026 yaitu 323 Perusahaan Tercatat," ujar Saidu Solihin di Gedung BEI, Kamis (9/7/2026).

Ia menambahkan, BEI masih akan melakukan pemantauan lanjutan terhadap pemenuhan ketentuan free float berdasarkan laporan posisi 30 Juni 2026 yang wajib disampaikan oleh seluruh perusahaan tercatat paling lambat pada 10 Juli 2026.

Selain itu, BEI telah menyiapkan sejumlah program. Salah satunya adalah sosialisasi perubahan Peraturan I-A yang telah dilaksanakan pada 8 April 2026.

Selain itu, BEI secara berkala mengirimkan pengingat kepada masing-masing perusahaan tercatat selama masa transisi pemenuhan free float. Bursa juga mengumumkan status kepatuhan free float kepada publik setiap tiga bulan sekali sebagai bentuk transparansi.

"Bursa terus mendukung upaya pemenuhan Free Float perusahaan tercatat melalui berbagai langkah, mulai dari sosialisasi perubahan peraturan, penyampaian reminder kepada perusahaan tercatat, hingga pengumuman status pemenuhan Free Float kepada publik secara rutin setiap tiga bulanan," kata Saidu.

Untuk mempercepat pemenuhan aturan tersebut, BEI menyiapkan berbagai langkah strategis mulai dari sosialisasi, pembentukan satuan tugas (satgas), hingga roadshow kepada investor domestik dan internasional.

baca juga

Upaya ini menjadi bagian dari penguatan pasar modal Indonesia, peningkatan free float emiten, serta kualitas perusahaan tercatat di BEI.

BEI juga rutin menggelar sosialisasi peraturan kepada perusahaan tercatat. Khusus bagi emiten yang belum memenuhi ketentuan free float, sosialisasi telah dimulai sejak 5 Juni 2026 dan akan dilaksanakan secara berkala setiap dua bulan.

Sebagai bentuk dukungan lebih lanjut, BEI menyediakan layanan hot desk yang dapat dimanfaatkan perusahaan tercatat maupun masyarakat untuk memperoleh informasi dan konsultasi terkait ketentuan free float.

Selain itu, bursa juga mengadakan program capacity building guna meningkatkan kualitas kinerja perusahaan tercatat serta memperkuat fungsi investor relations agar komunikasi dengan investor semakin optimal.

Langkah lainnya adalah pembentukan Satgas Monitoring Free Float yang beranggotakan BEI, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Asosiasi Emiten Indonesia (AEI), dan Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI). Satgas tersebut telah menggelar pertemuan perdana pada Juli 2026 dan akan melakukan pertemuan rutin setiap tiga bulan.

Tak hanya itu, BEI juga telah menyelenggarakan Public Expose Live pada 9 hingga 11 Juni 2026 yang diikuti delapan perusahaan tercatat dengan free float di bawah 15 persen. Program tersebut akan kembali digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Pasar Modal Indonesia pada September 2026.

Untuk memperluas basis investor, BEI juga akan menggelar roadshow perusahaan tercatat kepada investor di dalam maupun luar negeri mulai Agustus 2026.

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. [Antara]
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. [Antara]

Berbagai langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pemenuhan free float 15 persen, meningkatkan likuiditas perdagangan saham, serta memperkuat daya saing pasar modal Indonesia di mata investor global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Perhatian Pemegang Saham GGRM, Dividen Rp800 per Saham Cair 23 Juli 2026

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:47 WIB

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Proyeksi Laba Hingga Target Harga Turun, Saham Grup Salim Masih Layak Dibeli?

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:29 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Ole Romeny Absen 2 Laga Usai Pasrah Terima Sanksi Kartu Merah KNVB

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 21:05 WIB

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

GEMPAR Hidupkan Pasar Godean, Pengunjung Naik 150 Persen

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:59 WIB

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

5 HP Murah dengan Performa Flagship, Nomor 1 Paling Ganas

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

Tukang Becak Masuk Desil 9, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Khusus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:42 WIB

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

6 Zodiak Bakal Ketiban Untung dan Rezeki Tak Terduga pada 26 Agustus 2026

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Posisi Tidur Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui dan Islam

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sehari Usai Rakor Prabowo, 15 Hektar Lahan Semi Gambut Ogan Ilir Terbakar

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:19 WIB

4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai

4 Dampak Buruk Menggunakan Sunscreen Kedaluwarsa, Cek Sebelum Dipakai

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:18 WIB

Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan

Demi Meninggalkan Jalanan, Ia Menukar Namanya dengan Sebuah Petualangan

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:15 WIB

4 HP Tecno Paling Murah untuk Gaming, Baterai Badak hingga Layar 144 Hz

4 HP Tecno Paling Murah untuk Gaming, Baterai Badak hingga Layar 144 Hz

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 20:15 WIB

×