Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:28 WIB
Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp18.129 per Dolar AS, Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.129 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 14 Juli 2026 pagi.
  • Pelemahan mata uang disebabkan oleh memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak mentah.
  • Keputusan S&P mempertahankan rating kredit Indonesia diharapkan mampu mencegah pelemahan rupiah yang lebih tajam ke depannya.

Suara.com - Rupiah melanjutkan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan hari ini .

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Selasa 14 Juli 2026 dibuka ke level Rp18.129 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 20 poin atau 0,11 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.109 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah disebabkan situasi di Timur Tengah memanas. Hal ini memicu kenaikan harga minyak.

"Rupiah diperkirakan kembali melemah terhadap dolar AS di tengah situasi di Timur Tengah yang memanas memicu kenaikan tajam pada harga minyak mentah dunia dan indeks dolar AS," katanya saat dihubungi Suara.com.

Namun, keputusan S&P mempertahankan rating kredit Indonesia diharapkan bisa sedikit banyak menahan perlemahan yang lebih tajam. Sehingga, mata uang garuda tidak terlalu melemah.

"Range rupiah hari ini diperdagangkan di level 18050-18200," tambahnya.

Ilustrasi uang ringgit Malaysia. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)
Ilustrasi uang ringgit Malaysia. (Pexels.com/Polina Tankilevitch)

Sementara itu, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,34 persen. Disusul, peso Filipina turun 0,18 persen.

Selanjutnya, ada baht Thailand terkoreksi 0,07 persen dan yuan China tertekan 0,05 persen. Lalu, dolar Singapura yang tergelincir 0,02 persen. Kemudian ada dolar Hong Kong melemah tipis 0,003 persen terhadap the greenback.

Sedangkan, won Korea Selatan kembali menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melesat 0,2 persen. Berikutnya, yen Jepang naik 0,02 persen dan dolar Taiwan yang terkerek 0,003 persen di pagi ini.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Rupiah Ambruk Lawan Dolar AS ke Level Rp17.984

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:44 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:03 WIB

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Cek Harga Dolar AS di Bank Himbara dan Swasta, Ada yang Jual Rp18.050

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:53 WIB

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Terkini

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Rivalitas Melebur di GBT: Bonek Targetkan Sejuta Masker untuk Korban Karhutla Sumatra-Kalimantan

Jatim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:36 WIB

BRI Berikan Cashback 35% di Vilo Gelato untuk Pengguna BRImo

BRI Berikan Cashback 35% di Vilo Gelato untuk Pengguna BRImo

Bri | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:35 WIB

8 Rekomendasi Sunscreen Niacinamide Lokal Mencerahkan Wajah Kusam

8 Rekomendasi Sunscreen Niacinamide Lokal Mencerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Pasar Cimanggis Lengang Usai Ledakan, Ruko-Ruko Tutup Pintu

Pasar Cimanggis Lengang Usai Ledakan, Ruko-Ruko Tutup Pintu

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

Bukan Lagi Jogya, Pramono Klaim Jakarta Jadi Kota Pelajar Terbaik di Indonesia

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Dimash Qudaibergen Siap Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Tren Slow Living dan Digital Detox: Bisakah Gen Z Benar-benar Melakukannya?

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Gandeng BRI, Menko Pangan Luncurkan KDKMP di Lampung: Didukung Ribuan Agen BRILink

Gandeng BRI, Menko Pangan Luncurkan KDKMP di Lampung: Didukung Ribuan Agen BRILink

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Empat Kali Ganti Kepala Dalam Dua Tahun, Bakom Dinilai Telah Kehilangan Arah

Empat Kali Ganti Kepala Dalam Dua Tahun, Bakom Dinilai Telah Kehilangan Arah

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri

Dirut PLN Dicopot di Tengah Blackout Kepri

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 13:29 WIB

×