Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 15 Juli 2026 | 14:27 WIB
11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil
Pekerja memikul karung berisi beras saat bongkar muat di Gudang Bulog Ternate, Maluku Utara, Senin (6/4/2026). [ANTARA FOTO/Andri Saputra/sgd]
baca 10 detik
  • Bapanas memastikan ketersediaan 11 komoditas pangan strategis nasional aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat sepanjang tahun 2026.
  • Pemerintah menerapkan skema perdagangan terencana serta intervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga sesuai ketentuan HAP dan HET.
  • Realisasi penyaluran bantuan pangan, beras SPHP, dan dukungan jagung peternak terus berjalan efektif di seluruh wilayah Indonesia.

Suara.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memberikan jaminan bahwa ketersediaan komoditas pangan pokok secara nasional berada dalam postur yang aman.

Mengacu pada kalkulasi neraca logistik tahun 2026, setidaknya terdapat 11 macam komoditas pangan berkategori strategis yang diproyeksikan mampu mencukupi seluruh volume kebutuhan konsumsi masyarakat hingga akhir tahun.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, memaparkan bahwa sejumlah bahan pangan pokok seperti beras, jagung, cabai, gula untuk konsumsi, daging ayam, serta telur ayam posisinya terpantau masih mencatatkan surplus dalam skala nasional.

"Berdasarkan proyeksi neraca pangan 2026, secara umum ketersediaan 11 komoditas pangan strategis secara nasional berada dalam kondisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Beberapa komoditas utama seperti beras, jagung, gula konsumsi, cabai, telur ayam, dan daging ayam masih mencatatkan surplus," kata Edhy dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (15/7/2026).

Mengenai beberapa jenis bahan pangan yang kapasitas produksi domestiknya belum mampu menutupi angka kebutuhan di dalam negeri, Edhy memastikan bahwa pihak otoritas telah menyiapkan skema pemenuhan stok melalui jalur perdagangan yang terukur dan terencana.

"Sementara kebutuhan beberapa komoditas lainnya masih dipenuhi melalui mekanisme perdagangan yang telah direncanakan. Kondisi ini menjadi dasar bagi pemerintah dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan," ujarnya.

Ia mengimbuhkan bahwa tren pergerakan nilai jual bahan pokok strategis di tingkat nasional secara umum masih berada pada koridor yang aman. Kendati demikian, intervensi pasar secara aktif akan tetap dilakukan di beberapa wilayah yang menunjukkan indikasi lonjakan harga, agar nilai jual komoditas tersebut kembali masuk dalam batasan Harga Acuan Pemerintah (HAP) maupun Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Sebagian besar komoditas secara nasional masih berada dalam kondisi terkendali. Meskipun pada beberapa komoditas dan wilayah tertentu masih diperlukan langkah stabilisasi agar harga tetap berada dalam rentang HAP maupun HET," ucapnya.

Menurut penjelasannya, langkah intervensi pasar dilakukan secara hati-hati dengan menimbang faktor hambatan geografis serta sifat dari tiap-tiap bahan pangan, agar program stabilisasi tersebut dapat berjalan dengan efisiensi tinggi serta tepat sasaran.

baca juga

Hingga memasuki pekan pertama Juli 2026, program pendistribusian beras untuk Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) tercatat telah menembus angka 458.000 ton. Realisasi ini setara dengan 55,29 persen dari total kuota yang ditargetkan bergulir tahun ini, yakni sebesar 828.000 ton.

Di samping itu, penyerapan program bantuan logistik pangan fase pertama yang menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat persentasenya telah menyentuh angka 99,90 persen.

Sedangkan untuk inisiatif Gerakan Pangan Murah, pelaksanaannya sudah dieksekusi sebanyak lebih dari 6.000 kali yang tersebar di 38 provinsi serta 444 kabupaten/kota.

Pada sektor peternakan, realisasi penyaluran jagung SPHP yang dialokasikan bagi para peternak ayam petelur mandiri per tanggal 13 Juli 2026 dilaporkan telah menyentuh angka 74.699 ton, atau berkisar 35,04 persen dari keseluruhan alokasi pagu tahunan sebesar 213.200 ton. Langkah taktis ini dijalankan demi mengawal stabilitas harga komoditas telur di tingkat produsen hulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Anjlok hingga 13 Persen, Minyak Goreng dan Gula Justru Naik

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 10:35 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Harga Pangan Nasional: Cabai dan Bawang Merah Turun, Daging Ayam Ras Naik

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 11:10 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Kabar Baik! Harga Cabai, Beras, Daging Sapi hingga Minyak Goreng Turun Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:40 WIB

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:27 WIB

Terkini

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:25 WIB

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:23 WIB

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:21 WIB

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:15 WIB

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang

Sumsel | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:12 WIB

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:11 WIB

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:10 WIB

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:09 WIB

×