Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:55 WIB
Modus Judi Online Makin Canggih, Terbaru Lewat QRIS hingga E-Wallet
Ilustrasi judi Online lewat QRIS. [ist]
baca 10 detik
  • OJK mengungkapkan bahwa bandar judi online kini menggunakan metode pembayaran digital canggih untuk menyulitkan pelacakan dan pemulihan aset.
  • Praktik jual beli rekening memfasilitasi pelaku dalam memindahkan dana hasil kejahatan serta mengubah modus operasional secara terus-menerus.
  • Dian Ediana Rae menegaskan judi online menyebabkan kerugian finansial, penurunan produktivitas nasional, serta mengancam integritas sistem keuangan masyarakat.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan modus judi online sudah semakin canggih. Apalagi, dengan adanya metode-metode pembayaran digital.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan dengan pemanfaatan VPN, QRIS ,serta berkembangnya instrumen pembayaran digital menjadi modus baru para bandar judi online. 

"Berkembangnya instrumen pembayaran digital  seperti dompet elektronik, virtual account, dan aset kriptoyang semakin menyulitkan proses identifikasi, perlacakan transaksi, maupun pemulihan aset hasil tindak pidananya," katanya di Gedung OJK, Rabu (15/7/2026).

Ilustrasi judi online. (Freepik)
Ilustrasi judi online. (Freepik)

Selain itu, modus lainnya adalah jual beli rekening. Hal ini, memberikan ruang bagi pelaku kejahatan untuk terus memindahkan dana dan mengubah modus operasinya.

"Penanganan perjudian online seharusnya tidak hanya berhenti pada pemblokiran akses titus ataupun rekening tetapo  mencakup keseluruhan rantai penanganan mulai dari deteksi dini, pertukaran data, mitigasi resiko, pengawasan transaksi, kemudian juga pemblokiran aset, pelaporan, hingga penegakan hukum," jelasnya.

Dia menambahkan kejahatan perjudian online tidak hanya berdampak pada kerugian finansial masyarakat, tetapi juga memicu persoalan sosial yang lebih luas.

Apalagi, terganggunya ketahanan keluarga, menurunnya produktivitas nasional hingga mengancam integritas sistem keuangan.

"Kejahatan perjudian online ini selain membawa dampak buruk dari sisi finansial, juga telah memberikan dampak bagi kehidupan sosial masyarakat," imbuhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komut BCA Dorong Investasi Emas Digital, Tekankan Pentingnya Diversifikasi Aset

Komut BCA Dorong Investasi Emas Digital, Tekankan Pentingnya Diversifikasi Aset

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:11 WIB

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

BEI Tiba-tiba Minta Investor Jangan Panik: Mohon Tenang dan Tetap Rasional!

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:06 WIB

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Transaksi Judi Online Naik 260 Persen di Bank, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Alasan SC Heerenveen Kontrak Mees Hilgers 2 Tahun Singgung Timnas Indonesia

Alasan SC Heerenveen Kontrak Mees Hilgers 2 Tahun Singgung Timnas Indonesia

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Belajar Menjaga Hutan dari Cara Masyarakat Dayak Iban Mengelola Api

Belajar Menjaga Hutan dari Cara Masyarakat Dayak Iban Mengelola Api

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:32 WIB

Paru-Paru Dunia dalam Kepungan Asap: Hak Bernapas di Tengah Krisis Karhutla

Paru-Paru Dunia dalam Kepungan Asap: Hak Bernapas di Tengah Krisis Karhutla

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Rumor Panas! Persija Bakal Gaet Bomber Timnas Kroasia Eks Parma, Bos Besar Buka Suara

Rumor Panas! Persija Bakal Gaet Bomber Timnas Kroasia Eks Parma, Bos Besar Buka Suara

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:28 WIB

Masyarakat Bisa Protes Jika Data Desil Tak Sesuai, Begini Caranya

Masyarakat Bisa Protes Jika Data Desil Tak Sesuai, Begini Caranya

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel

Kemarau Panjang Belum Usai, Hujan Mulai Turun di Musi Rawas dan Wilayah Sumsel

Sumsel | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Gaya Hidup Berkelanjutan Mulai Dilirik, Brand Ramah Lingkungan Punya Peluang Besar di Indonesia

Gaya Hidup Berkelanjutan Mulai Dilirik, Brand Ramah Lingkungan Punya Peluang Besar di Indonesia

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup

Jogja dan Mitos Slow Living: Ketika Kota Santai Harus Tegang Mengejar Hidup

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Daftar Motor Matik yang Sudah Dilengkapi USB Type C dari Honda Scoopy Sampai Yamaha NMAX

Daftar Motor Matik yang Sudah Dilengkapi USB Type C dari Honda Scoopy Sampai Yamaha NMAX

Otomotif | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:23 WIB

Hasil Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Gagal Jinakkan Malaysia, Buang Sejumlah Peluang Emas

Hasil Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Gagal Jinakkan Malaysia, Buang Sejumlah Peluang Emas

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 18:22 WIB

×