Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?

Achmad Fauzi

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:00 WIB
Kupas Tuntas RANS Milik Raffi Ahmad, Seberapa Menarik Prospek Sahamnya?
Ilustrasi IPO RANS. [Gemini AI]
baca 10 detik
  • PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026 dengan kode saham RANS.
  • Perseroan menghimpun dana Rp429,25 miliar melalui penawaran 2,525 miliar saham baru dengan harga Rp170 per lembar saham.
  • Bisnis utama RANS bergerak di sektor media digital, hiburan, dan gaya hidup yang dikendalikan oleh Raffi Ahmad.

Suara.com - Artis kondang Raffi Ahmad resmi membawa perusahaan hiburannya, PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS), melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Emiten berkode saham RANS itu resmi mencatatkan saham perdana pada 10 Juli 2026.

Dalam aksi penawaran umum perdana saham (IPO), perseroan melepas 2,525 miliar saham baru atau sekitar 20,02 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Dari aksi korporasi tersebut, RANS menghimpun dana segar sekitar Rp429,25 miliar dengan harga penawaran Rp170 per saham.

Sebagai emiten pendatang baru, saham RANS langsung menjadi perhatian investor. Selain karena bergerak di industri hiburan dan media digital, perusahaan ini juga identik dengan sosok Raffi Ahmad yang dikenal sebagai figur publik sekaligus menjabat sebagai Utusan Presiden.

Lantas, bagaimana prospek saham RANS ke depan?

Struktur Pemegang Saham

Direktur Utama RANS Entertainment, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad di Gedung BEI, Jumat (10/7/2026). [Suara.com/Rina A]
Direktur Utama RANS Entertainment, Nagita Slavina dan Raffi Ahmad di Gedung BEI, Jumat (10/7/2026). [Suara.com/Rina A]

Meski Raffi Ahmad masih menjadi pemegang saham pengendali, daftar pemegang saham RANS juga diisi sejumlah nama yang dikenal di dunia bisnis maupun pemerintahan.

Di antaranya terdapat Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, pengusaha Sutanto Hartono, hingga putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Kaesang Pangarep. Selain itu, terdapat pula PT Indonesia Entertainmen Grup dan investor publik yang masuk melalui IPO.

Berikut komposisi kepemilikan saham RANS setelah IPO berdasarkan prospektus:

  1. Raffi Farid Ahmad: 62,93 persen
  2. PT Indonesia Entertainmen Grup: 7,23 persen
  3. Soultan Ariq Rachman: 2,74 persen
  4. Dony Oskaria: 2,74 persen
  5. Sutanto Hartono: 1,14 persen
  6. Nagita Slavina Mariana Tengker: 0,99 persen
  7. Kaesang Pangarep: 0,91 persen
  8. Hikmat Janika: 0,68 persen
  9. PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi: 0,61 persen
  10. Masyarakat (hasil IPO): 20,02 persen

Prospek Bisnis

baca juga

RANS mengandalkan bisnis utama di sektor media dan hiburan berbasis digital. Perseroan berencana memperkuat pertumbuhan melalui produksi konten digital, pengembangan intellectual property (IP), penyelenggaraan berbagai event, hingga monetisasi ekosistem digital.

Sebelumnya, RANS juga dikenal aktif menggelar berbagai acara berskala nasional, seperti Jajarans Festival di sektor kuliner.

Di luar bisnis media, perseroan mulai memperluas lini usaha ke sektor gaya hidup dan hiburan keluarga. Salah satunya melalui pengembangan taman bermain anak Cipung Land, serta sejumlah proyek berbasis IP yang diharapkan menjadi sumber pendapatan baru.

Dalam prospektusnya, RANS juga menyebutkan akan memperkuat bisnis melalui diversifikasi sumber pendapatan agar tidak hanya bergantung pada bisnis talent maupun produksi konten.

Kondisi Keuangan

Nagita Slavina
Nagita Slavina

Berdasarkan prospektus yang dilampirkan perseroan, sebenarnya kinerja keuangan RANS biasa saja dan tak bagus-bagus amat. Walapun, pada tahun 2025, RANS mencatatakan laba tahun berjalan sebesar Rp56,69 miliar.

Berikut ringkasan kinerja keuangan perseroan:

Pendapatan

  • 2025: Rp353,38 miliar
  • 2024: Rp410,47 miliar
  • Turun 13,91 persen

Laba tahun berjalan

  • 2025: Rp56,69 miliar
  • 2024: Rp97,07 miliar
  • Turun 41,60 persen

Total aset

  • 2025: Rp461,03 miliar
  • 2024: Rp590,77 miliar
  • Turun 21,96 persen

Total liabilitas

  • 2025: Rp120,23 miliar
  • 2024: Rp156,53 miliar
  • Turun 23,19 persen

Total ekuitas

  • 2025: Rp340,80 miliar
  • 2024: Rp434,24 miliar
  • Turun 21,52 persen

Sementara itu, rasio keuangan perseroan masih menunjukkan kondisi yang relatif sehat, antara lain:

  • ROE: 16,63 persen
  • ROA: 12,30 persen
  • Current Ratio: 2,63 kali
  • Debt to Equity Ratio (DER): 0,35 kali
  • Rasio liabilitas terhadap aset: 0,26 kali
  • Interest Coverage Ratio (ICR): 19,96 kali
  • Debt Service Coverage Ratio (DSCR): 4,79 kali

Bagaimana Prospek Sahamnya?

Poster RANS Carnival Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Halaman Kantor Gubernur Riau Pekanbaru, 6-7 Juni 2026. [Instagram]
Poster RANS Carnival Raffi Ahmad dan Nagita Slavina di Halaman Kantor Gubernur Riau Pekanbaru, 6-7 Juni 2026. [Instagram]

Saat debut di BEI, saham RANS langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) dengan kenaikan 34,12 persen ke level Rp228 per saham.

Namun euforia tersebut tidak berlangsung lama. Berbeda dengan sejumlah saham IPO yang mampu mencatatkan ARA beruntun selama beberapa hari, saham RANS terkoreksi 10,53 persen menjadi Rp204 pada 13 Juli 2026. Sehari kemudian, saham ini kembali bangkit dan ditutup menguat 6,86 persen ke level Rp218.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta Utama menilai antusiasme investor terhadap saham RANS saat ini masih didorong oleh kekuatan merek (brand) Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, bukan semata-mata karena fundamental perusahaan.

"Dalam jangka menengah hingga panjang, arah saham RANS akan lebih ditentukan oleh kemampuan perseroan mengonversi popularitas merek menjadi pertumbuhan pendapatan dan laba yang berkelanjutan. Investor akan menunggu realisasi penggunaan dana IPO, ekspansi bisnis, peningkatan monetisasi intellectual property (IP), serta konsistensi pertumbuhan kinerja keuangan," ujarnya kepada Suara.com.

Menurut Nafan, industri hiburan juga sangat dipengaruhi daya beli masyarakat, belanja iklan, perkembangan platform digital, serta perubahan preferensi konsumen. Karena itu, perlambatan belanja iklan dapat berdampak terhadap pertumbuhan pendapatan perseroan.

Meski demikian, ia menilai RANS memiliki model bisnis yang cukup terdiversifikasi, mulai dari media digital, event, talent management, lisensi IP, hingga bisnis gaya hidup dan produk konsumen.

"Dengan kata lain, RANS perlu membuktikan bahwa perusahaan mampu bertransformasi dari sekadar brand story menjadi earnings story," katanya.

Sementara itu, Investment Specialist KISI Sekuritas Ahmad Faris Mu'tashim melihat secara teknikal saham RANS masih berada di area pivot Rp264-Rp270.

Ia menyarankan investor mencermati area support di Rp246-Rp250, sedangkan level resistance berada di kisaran Rp278-Rp284.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Dana Asing Masuk Lagi ke Pasar Saham Rp54,47 Miliar, RANS dan ANTM Diborong

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:28 WIB

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

IHSG Masih Betah di Level 6.000 pada Sesi I, BMRI dan BBCA Diserbu

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 13:08 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×