Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Senin, 20 Juli 2026 | 14:55 WIB
Kredit Tumbuh, Tapi Bank Perketat Syarat Pinjaman di Tengah Ketidakpastian
Pekerja menyusun uang rupiah di cash center Bank Mandiri, Jakarta, Selasa (27/9).
baca 10 detik
  • Bank perketat syarat kredit meski penyaluran pembiayaan meningkat.
  • Suku bunga hingga plafon pinjaman jadi lebih selektif.
  • Akses pembiayaan berpotensi lebih sulit bagi debitur baru.

Suara.com - Pertumbuhan penyaluran kredit baru pada triwulan II 2026 ternyata tidak sepenuhnya menjadi kabar baik bagi dunia usaha maupun masyarakat. Di balik peningkatan kredit, hasil Survei Perbankan Bank Indonesia (BI) justru mengungkap bank-bank semakin berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan, sehingga berpotensi membuat akses kredit menjadi lebih ketat.

Hasil Survei Perbankan BI menunjukkan penyaluran kredit baru pada triwulan II 2026 memang meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya. Hal itu tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kredit baru yang mencapai 93,08 persen, melonjak dibandingkan 38,74 persen pada triwulan I 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan Denny, mengatakan peningkatan tersebut terjadi pada seluruh jenis pembiayaan, mulai dari Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, hingga Kredit Konsumsi.

"Pertumbuhan kredit baru terjadi pada seluruh jenis penggunaan, tecermin dari nilai SBT yang meningkat pada Kredit Modal Kerja, Kredit Investasi, dan Kredit Konsumsi," ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (20/7/2026).

Namun, di saat permintaan pembiayaan meningkat, survei BI juga menunjukkan perbankan justru memperketat standar penyaluran kredit. Kondisi tersebut tercermin dari Indeks Lending Standard (ILS) yang tetap berada di zona positif sebesar 1,03 persen pada triwulan II 2026.

Sikap konservatif perbankan terlihat dari pengetatan pada sejumlah aspek penting, mulai dari penetapan suku bunga kredit, besaran plafon pinjaman, isi perjanjian kredit, jangka waktu pembiayaan, hingga biaya persetujuan kredit. Kebijakan ini mengindikasikan bank semakin selektif dalam memilih debitur di tengah berbagai risiko ekonomi yang masih membayangi.

"Kebijakan penyaluran kredit yang lebih berhati-hati tersebut antara lain pada aspek suku bunga kredit, plafon kredit, perjanjian kredit, jangka waktu kredit, dan biaya persetujuan kredit," jelas Ramdan.

Kondisi tersebut berpotensi menjadi tantangan bagi pelaku usaha, khususnya sektor yang membutuhkan tambahan modal kerja maupun investasi. Meskipun dana perbankan tersedia, syarat yang lebih ketat dapat menghambat realisasi pembiayaan dan memperlambat ekspansi bisnis.

Meski demikian, BI memperkirakan penyaluran kredit pada triwulan III 2026 masih akan tumbuh dengan SBT sebesar 84,65 persen. Bahkan, standar penyaluran kredit diperkirakan mulai lebih longgar dengan ILS negatif sebesar 2,25 persen.

baca juga

Selain itu, responden survei juga memperkirakan outstanding kredit hingga akhir 2026 tetap meningkat. Optimisme tersebut didukung prospek ekonomi dan moneter yang dinilai masih positif serta risiko penyaluran kredit yang dipandang tetap terkendali.

Meski prospek pelonggaran mulai terlihat pada paruh kedua tahun ini, kehati-hatian bank sepanjang triwulan II menunjukkan bahwa sektor perbankan masih mengutamakan pengelolaan risiko dibandingkan mengejar pertumbuhan kredit secara agresif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Dana SAL Jadi Buffer Fiskal, Kebijakan Menkeu Purbaya Diklaim Sudah Benar

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 12:48 WIB

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Rupiah Keok Lawan Dolar AS Pagi Ini, Jadi Mata Uang Paling Loyo di Asia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 10:08 WIB

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Tak Hanya Kejar Bisnis, J Trust Bank Mau Lebih Dekat dengan Nasabah

Bisnis | Minggu, 19 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

5 Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari Pria yang Tepat agar Nyaman dan Terhindar dari Lecet

5 Cara Memilih Ukuran Sepatu Lari Pria yang Tepat agar Nyaman dan Terhindar dari Lecet

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB

Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?

Posisi Duduk Gibran Bergeser di Sidang Kabinet, Sinyal Hubungan Tak Lagi Satu Irama dengan Prabowo?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB

Investor Asing Mulai Ragu, Purbaya Mulai Berburu Dana ke Pasar Obligasi China

Investor Asing Mulai Ragu, Purbaya Mulai Berburu Dana ke Pasar Obligasi China

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:32 WIB

Ketika Alam Dikorbankan demi Penerimaan Negara yang Tak Sebanding

Ketika Alam Dikorbankan demi Penerimaan Negara yang Tak Sebanding

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:30 WIB

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

Bahlil Yakin Mobil Hidrogen Bakal Saingi Kendaraan Listrik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:15 WIB

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Simfoni Mobilitas Jakarta: Menemukan Ketenangan Lewat Integrasi Transportasi Publik

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:14 WIB

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

Cegah Gugatan Berulang di MK, DPR Matangkan RUU Pemilu agar Lebih Sempurna

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

2 Juta Warga Tumpah Ruah di Madrid Sambut Timnas Spanyol Kampiun Piala Dunia 2026

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:10 WIB

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Rupiah Paling Kuat se-Asia, Tembus Level Rp17.888 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:06 WIB

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Jakarta IP Market 2026 Hadir untuk Mendorong Lahirnya Kolaborasi dan Peluang Bisnis Baru

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 16:04 WIB

×