Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak

Achmad Fauzi

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:37 WIB
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
Ilustrasi kecelakaan motor. [Suaralampung.id/Agus Susanto]
baca 10 detik
  • PT Jasa Raharja menyalurkan santunan kecelakaan lalu lintas sebesar Rp3,22 triliun kepada 153.141 korban sepanjang tahun 2025.
  • Sepeda motor menjadi penyumbang korban kecelakaan terbanyak dengan total nilai santunan mencapai sekitar Rp1,79 triliun di Indonesia.
  • Dirut Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menilai penguatan standar keselamatan kendaraan diperlukan guna menekan angka fatalitas di jalan.

Suara.com - Sepeda motor masih menjadi moda transportasi yang menyumbang korban kecelakaan lalu lintas terbanyak di Indonesia. Sehingga, perlu adanya penguatan standar keselamatan kendaraan guna menekan angka fatalitas di jalan raya.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, upaya perlindungan masyarakat tidak cukup hanya dilakukan melalui penyaluran santunan setelah kecelakaan terjadi. Menurutnya, langkah pencegahan sejak awal justru menjadi kunci untuk mengurangi korban kecelakaan.

"Karena kami yang berada di ujung penanggungan risiko, kami paling memahami dampak akhir dari setiap kecelakaan, dan itulah yang membuat kepentingan kami sepenuhnya sejalan dengan kepentingan masyarakat," ujar Awaluddin di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Ilustrasi kecelakaan motor. [Dok. Suara.com]
Ilustrasi kecelakaan motor. [Dok. Suara.com]

Sepanjang 2025, Jasa Raharja menyalurkan santunan sebesar Rp3,22 triliun kepada 153.141 korban kecelakaan lalu lintas atau meningkat 3,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari jumlah tersebut, kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua menjadi penyumbang terbesar. Nilai santunan untuk korban kecelakaan sepeda motor mencapai sekitar Rp1,79 triliun, terdiri atas Rp588,03 miliar bagi korban meninggal dunia dan Rp1,2 triliun untuk korban luka-luka.

Menurut Awaluddin, tingginya angka kecelakaan roda dua tidak terlepas dari posisi sepeda motor sebagai moda transportasi utama masyarakat Indonesia. Karena itu, persoalan keselamatan tidak bisa hanya dibebankan kepada perilaku pengendara semata.

Ia menilai faktor kualitas kendaraan, infrastruktur, hingga regulasi keselamatan juga memiliki peran penting dalam menentukan tingkat fatalitas kecelakaan.

"Kami sepakat bahwa standar kendaraan yang lebih baik bekerja pada titik yang paling menentukan, yaitu tingkat keparahan cedera. Sementara fitur perlindungan lainnya dapat menekan fatalitas pada momen kecelakaan yang tidak dapat dihindari," imbuh Awaluddin.

Ia menambahkan, berbagai negara telah membuktikan bahwa penerapan standar keselamatan kendaraan yang bersifat wajib mampu menurunkan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.

baca juga

Indonesia sendiri dinilai telah memiliki pengalaman serupa melalui penerapan kewajiban penggunaan helm berstandar SNI. Ke depan, penguatan standar keselamatan kendaraan dapat diperluas, mulai dari peningkatan kualitas sistem pencahayaan hingga teknologi pengereman.

"Namun, arah kebijakan seperti itu akan kami dukung penuh," katanya.

Pandangan tersebut sejalan dengan pengamat kebijakan publik Agus Pambagio. Menurutnya, tingginya risiko kecelakaan sepeda motor juga dipengaruhi oleh belum kuatnya regulasi mengenai standar keselamatan kendaraan.

Ia menilai kehadiran Indonesian Road Safety Rating (IDRS) merupakan langkah awal yang baik. Namun, efektivitasnya akan jauh lebih besar apabila dijadikan bagian dari regulasi nasional sehingga mampu mendorong peningkatan standar keselamatan kendaraan sekaligus memberikan informasi yang lebih jelas kepada konsumen.

Tanpa adanya aturan yang mengikat, penerapan standar keselamatan masih bergantung pada komitmen masing-masing produsen kendaraan.

"Kalau ada rating sejak awal, awareness ikut naik," ujar Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

BRI Gelar Aksi Sosial Ramadan 1447 Hijriah, 8.500 Anak Yatim Terima Santunan Nasional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:43 WIB

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Bisnis | Minggu, 08 Maret 2026 | 20:36 WIB

Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja

Muhammad Awaluddin Diangkat Jadi Dirut Jasa Raharja

Bisnis | Jum'at, 02 Januari 2026 | 21:03 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×