Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank

Achmad Fauzi

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:11 WIB
Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank
Gubernur Bank Indonesa Perry Warjiyo (tengah) didampingi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti (kanan), Deputi Gubernur Doni Primanto Joewono (kiri) menyampaikan paparan saat konferensi pers hasil rapat Dewan Gubernur di Gedung Thamrin Bank Indonesia, Jakarta. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/Spt/aa.
baca 10 detik
  • Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen guna menjaga stabilitas rupiah dan mengendalikan inflasi.
  • Kebijakan suku bunga acuan tersebut menjadi acuan perbankan dalam menetapkan besaran bunga pinjaman serta deposito bagi masyarakat.
  • Kenaikan suku bunga acuan berpotensi meningkatkan cicilan kredit masyarakat, melemahkan daya beli, dan membatasi ekspansi dunia usaha.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus memastikan inflasi tetap berada dalam sasaran.

Meski pengumuman BI-Rate kerap dianggap hanya menjadi perhatian pelaku pasar dan perbankan, kebijakan ini sebenarnya memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki pinjaman atau berencana mengajukan kredit ke bank.

Pasalnya, BI-Rate menjadi salah satu acuan utama perbankan dalam menentukan suku bunga kredit. Ketika BI-Rate naik, bunga kredit umumnya ikut meningkat. Sebaliknya, jika BI-Rate turun, bunga kredit juga berpeluang turun.

Apa Itu BI-Rate

Fokus kebijakan moneter jangka pendek pada stabilitas nilai tukar Rupiah karena meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global
Deretan Pejabat Bank Indonesia saat mengumumkan BI-Rate.

Mengutip situs resmi Bank Indonesia, BI-Rate merupakan suku bunga kebijakan yang menjadi acuan bagi lembaga keuangan di Indonesia, termasuk dalam menentukan bunga deposito maupun kredit.

Besaran BI-Rate ditetapkan melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang digelar secara rutin setiap bulan selama dua hari.

Jika BI-Rate naik, suku bunga deposito dan kredit di perbankan juga cenderung meningkat. Sebaliknya, ketika BI-Rate turun, bunga kredit biasanya ikut menyesuaikan.

Dampak BI-Rate Naik

Peneliti LPEM FEB UI, Teuku Riefky, mengatakan kenaikan BI-Rate memiliki dampak yang erat dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

baca juga

Meski pada rapat kali ini BI mempertahankan suku bunga di level 5,75 persen, secara kumulatif BI telah menaikkan BI-Rate sebesar 100 basis poin sejak awal tahun.

Menurut Riefky, kenaikan tersebut akan memengaruhi biaya pinjaman masyarakat karena BI-Rate menjadi batas bawah dalam penentuan suku bunga kredit oleh perbankan.

Berikut sejumlah dampak yang dapat dirasakan apabila BI-Rate meningkat:

  1. Bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kredit konsumsi lainnya akan meningkat secara bertahap.
  2. Daya beli masyarakat berpotensi melemah karena cicilan kredit menjadi lebih mahal.
  3. Dunia usaha akan lebih berhati-hati melakukan ekspansi karena biaya pinjaman korporasi meningkat.
  4. Suku bunga deposito berpotensi ikut naik sehingga menjadi lebih menarik bagi sebagian investor.

Riefky menjelaskan, kenaikan BI-Rate sebenarnya tidak otomatis membuat bunga kredit langsung naik. Perbankan umumnya membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk melakukan penyesuaian.

Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]
Ilustrasi perumahan/KPR. [Antara]

Namun, dalam praktiknya, tidak sedikit bank yang lebih cepat menaikkan bunga kredit setelah BI mengumumkan kenaikan BI-Rate.

Cara Mengantisipasi Kenaikan BI-Rate

Platform perencana keuangan Zapfinance menilai salah satu produk yang paling terdampak kenaikan BI-Rate adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Hal ini karena bank memiliki ruang untuk menyesuaikan bunga KPR mengikuti perkembangan suku bunga acuan.

Mengutip akun Instagram resmi @zapfinance, berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghadapi kenaikan BI-Rate:

  1. Menyiapkan dana darurat minimal 12 kali pengeluaran bulanan.
  2. Berkomunikasi dengan bank mengenai potensi perubahan suku bunga kredit.
  3. Melakukan negosiasi bunga kredit dengan pihak bank.
  4. Membandingkan bunga kredit yang ditawarkan bank lain.
  5. Mencari sumber pendapatan tambahan untuk menjaga kondisi keuangan.

Senada dengan Zapfinance, memang masyarakat perlu mewaspadai tekanan ekonomi yang dihasilkan dari kenaikan BI-Rate.

Namun, ia peringatkan masyarakat perlu mengeluarkan konsumsi sesuai kebutuhan, karena besar-kecilnya dampak itu tergantung dari kubutuhan masing-masing individu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:05 WIB

Likuiditas KPR Mengalir Deras, SMF Salurkan Pembiayaan Rp141,61 Triliun hingga Semester I 2026

Likuiditas KPR Mengalir Deras, SMF Salurkan Pembiayaan Rp141,61 Triliun hingga Semester I 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:55 WIB

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:20 WIB

Terkini

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:09 WIB

Fundamental Kuat Bawa BRI Raih Peringkat Elit Perbankan Versi The Banker

Fundamental Kuat Bawa BRI Raih Peringkat Elit Perbankan Versi The Banker

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:08 WIB

Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027

Flyover Bojonggede Hingga Embarkasi Haji, Ini Deretan Proyek Strategis Bogor di 2027

Bogor | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:07 WIB

Duet Militer-Akademisi: Donny Ermawan dan Prof. Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

Duet Militer-Akademisi: Donny Ermawan dan Prof. Yos Sunitiyoso Pimpin Universitas Republik Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:06 WIB

Bukan Cuma Latihan, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Jadi Rahasia Performa Atlet Profesional

Bukan Cuma Latihan, 6 Kebiasaan Sederhana Ini Jadi Rahasia Performa Atlet Profesional

Health | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:06 WIB

Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam

Siswa SMK di Pekanbaru Meninggal usai Kelahi dengan Teman, Kencing Berwarna Hitam

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:06 WIB

Tagih Utang Hampir Rp1 Miliar, Mak Vera Eks Manajer Olga Syahputra Semprot Stasiun TV

Tagih Utang Hampir Rp1 Miliar, Mak Vera Eks Manajer Olga Syahputra Semprot Stasiun TV

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:06 WIB

Baru Sehari Dilantik Jadi Deputi BGN, Ketut Sumedana Langsung Sambangi Gedung Kejagung, Ada Apa?

Baru Sehari Dilantik Jadi Deputi BGN, Ketut Sumedana Langsung Sambangi Gedung Kejagung, Ada Apa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:04 WIB

Diangkat Jadi Kepala BGN, Sudaryono Akan Mundur dari Jabatan Wamen Pertanian

Diangkat Jadi Kepala BGN, Sudaryono Akan Mundur dari Jabatan Wamen Pertanian

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:03 WIB

Sudaryono Jadi Kepala BGN, DPR Minta Tak Ada Lagi Kasus Keracunan di Program MBG

Sudaryono Jadi Kepala BGN, DPR Minta Tak Ada Lagi Kasus Keracunan di Program MBG

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:00 WIB

×