- IHSG ditutup turun 0,17 persen ke level 6.185 di Bursa Efek Indonesia pada Senin, 27 Juli 2026.
- Pelemahan IHSG dipicu oleh sentimen negatif pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo yang meningkatkan ketidakpastian pasar.
- Nilai tukar rupiah di pasar spot turut ditutup melemah sebesar 0,26 persen ke level Rp18.009 per dolar AS.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ambruk lagi setelah sempat menguat di awal sesi. IHSG pada Senin, 27 Juli 2026, ditutup turun 10,65 poin atau 0,17 persen ke level 6.185.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG dipicu sentimen negatif dari pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang meningkatkan ketidakpastian pasar di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Sepanjang perdagangan, indeks bergerak di rentang 6.144 hingga 6.219, dengan pembukaan di level 6.185.
Nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp12,08 triliun dengan volume perdagangan 25,69 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1.766.038 kali.
![IHSG merosot tajam pada perdagangan sesi I hari ini. [ANTARA].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/12/79563-ihsg.jpg)
Phintraco Sekuritas menjelaskan, pasar merespons negatif pengunduran diri Perry Warjiyo karena memunculkan ketidakpastian dalam jangka pendek terkait proses transisi kepemimpinan Bank Indonesia.
"Pengunduran diri Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo secara mendadak direspon negatif oleh pasar karena dalam jangka pendek meningkatkan ketidakpastian pasar akibat transisi kepimpinan yang baru di tengah depresiasi Rupiah serta potensi tren kenaikan suku bunga," tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Meski demikian, tekanan terhadap IHSG tidak semakin dalam karena mendapat penopang dari koreksi harga minyak mentah dunia.
"Namun koreksi harga minyak mentah membatasi pelemahan IHSG," lanjut Phintraco Sekuritas.
Sejalan dengan sentimen tersebut, nilai tukar rupiah di pasar spot juga ditutup melemah 0,26 persen ke level Rp18.009 per dolar Amerika Serikat (AS).
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menilai histogram positif MACD mulai menyempit dan indikator Stochastic RSI melanjutkan pelemahan di area pivot. Kendati demikian, IHSG masih bertahan di atas level Moving Average (MA) 20 dan MA50.
"Histogram positif MACD kembali menyempit dan Stochastic RSI berlanjut melemah di pivot area. Namun IHSG masih bertahan di atas level MA20 dan MA50. Sehingga diperkirakan IHSG akan cenderung berkonsolidasi pada kisaran 6080-6250," tulis Phintraco Sekuritas.
Pada perdagangan hari ini, saham perbankan masih mendominasi daftar saham dengan nilai transaksi terbesar.
Top Value
- BMRI naik 0,73 persen ke 4.160
- BBCA naik 0,40 persen ke 6.300
- BBRI turun 0,34 persen ke 2.950
Top Volume
- BUMI turun 0,58 persen ke 170
- BNBR naik 0,95 persen ke 106
- COCO turun 8,33 persen ke 110
Top Gainers LQ45