- Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatan Gubernur Bank Indonesia.
- Total harta kekayaan Perry Warjiyo mencapai Rp80,5 miliar tanpa utang.
- Aset harta kekayaan Perry Warjiyo didominasi 14 properti dan mobil mewah.
Suara.com - Perry Warjiyo secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI), mengakhiri perjalanan panjangnya selama delapan tahun memimpin bank sentral.
Surat pengunduran diri Perry Warjiyo tersebut kabarnya telah diterima oleh Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, pada Minggu (26/7/2026).
Mundurnya ekonom senior asal Sukoharjo ini menandai berakhirnya pengabdian lebih dari empat dekade di Bank Indonesia.
Lantas, berapa total kekayaan yang dikantongi Perry Warjiyo selama menjabat sebagai orang nomor satu di BI?
Total Kekayaan Fantastis dan Tanpa Utang
Berdasarkan penelusuran dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025 yang dilaporkan pada Maret 2026, Perry Warjiyo tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp80.500.957.247 atau sekitar Rp80,5 miliar.
Satu hal yang mencuri perhatian adalah catatan utangnya. Di tengah total aset puluhan miliar tersebut, Perry tercatat sama sekali tidak memiliki utang.
![Gubernur BI Perry Warjiyo pada Rabu (22/4/2026) mengumumkan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di level 4,75 persen. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/04/22/30103-gubernur-bi-perry-warjiyo.jpg)
Koleksi 14 Properti Mewah Tersebar di Berbagai Daerah
Sebagian besar harta kekayaan Perry didominasi oleh aset tanah dan bangunan. Tak main-main, nilainya mencapai Rp52,3 miliar.
Ia diketahui memiliki 14 aset properti yang tersebar di lokasi-lokasi strategis. Beberapa di antaranya yang bernilai fantastis adalah:
- Tanah dan Bangunan Seluas 253 m2/257 m2 di Jakarta Selatan Rp7,2 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 250 m2/110 m2 di Tangerang Selatan Rp1,45 miliar.
- Tanah Seluas 1000 m2 di Sukoharjo dari hasil warisan Rp130 juta.
- Tanah Seluas 799 m2 di Sleman dari hasil warisan Rp1,2 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 436 m2/260 m2 di Sleman dari hasil warisan Rp900 juta.
- Bangunan Seluas 54 m2 di Jakarta Pusat Rp1,1 miliar.
- Bangunan Seluas 76 m2 di Jakarta Pusat Rp1,3 miliar.
- Bangunan Seluas 35 m2 di Jakarta Selatan Rp1,1 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 700 m2/540 m2 di Jakarta Selatan Rp24 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/96 m2 di Jakarta Selatan Rp4,5 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 55 m2/55 m2 di Jakarta Selatan Rp2,75 miliar.
- Tanah dan Bangunan Seluas 55 m2/55 m2 di Jakarta Pusay Rp3,8 miliar.
- Tanah Seluas 60 m2 di Karawang Rp800 juta.
- Tanah Seluas 255 m2 di Karawang Rp2 miliar.
Koleksi Mobil Mewah dan Surat Berharga
Tak hanya properti, isi garasi Perry Warjiyo juga cukup mentereng. Ia melaporkan kepemilikan satu unit mobil mewah Mercedes-Benz S450 tahun 2023 dengan nilai taksiran mencapai Rp2,08 miliar.
Selain itu, sumber kekayaan lainnya berasal dari:
- Surat Berharga: Rp20,87 miliar
- Kas dan Setara Kas: Rp2,19 miliar
- Harta Bergerak Lainnya: Rp1,03 miliar
- Harta Lainnya: Rp1,98 miliar
Jejak Karier Empat Dekade
Mundurnya Perry dari BI merupakan akhir dari perjalanan panjang. Sebelum menjabat sebagai Gubernur BI selama dua periode (2018-2023 dan 2023-2026), ia telah menduduki berbagai posisi strategis.
Ia pernah menjabat sebagai Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter (2009-2013) hingga Deputi Gubernur BI (2013-2018).
Untuk sementara, kursi yang ditinggalkan Perry akan diisi oleh Deputi Gubernur Senior, Destry Damayanti, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) hingga ada gubernur definitif yang ditetapkan sesuai mekanisme Undang-Undang.
Pemerintah melalui Mensesneg memastikan bahwa proses pemberhentian akan dilakukan secara hormat melalui Keputusan Presiden (Keppres).