6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI

M Nurhadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 08:22 WIB
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI
ARSIP-Pekerja memantau grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Treasury BTN, Jakarta, Senin (2/2/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj]
baca 10 detik
  • IHSG dibayangi tren pelemahan akibat aksi jual bersih asing sebesar Rp492 miliar pada perdagangan awal pekan ini.
  • Bursa saham Asia menguat serentak pada Senin (27/7) karena meredanya konflik Teluk dan penurunan harga minyak dunia.
  • Wall Street ditutup bervariasi karena investor bersiap menanti rilis kinerja keuangan kuartal kedua dari raksasa teknologi.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibayangi tren pelemahan pada awal pekan ini setelah ditutup turun 0,17 persen pada perdagangan sebelumnya. Pelemahan indeks domestik ini turut diwarnai oleh aksi jual bersih (net sell) dari investor asing yang mencapai sekitar Rp492 miliar.

Berdasarkan data pasar, lima saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing meliputi PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS/EMAS), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).

Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, memproyeksikan bahwa secara teknikal IHSG memang memiliki peluang untuk menguji level resisten di 6.220. Namun, setelah pengujian tersebut, indeks dinilai rentan untuk kembali mengalami koreksi.

"Target menengah (middle term) koreksi IHSG berada di rentang 6.050 hingga 6.150. Rentang ini sekaligus menjadi area support saat ini, dengan resisten di 6.200 hingga 6.220," jelas Fanny.

Di tengah bayang-bayang koreksi IHSG, Fanny memberikan sejumlah gagasan perdagangan (trading idea) untuk beberapa saham yang dapat dicermati oleh investor hari ini:

  • NCKL: Speculative Buy dengan area beli di 840, cutloss jika turun di bawah 830. Target terdekat di rentang 860–890.
  • INDY: Buy if Break 2.630 dengan target terdekat di 2.680–2.770. Lakukan cutloss jika harga turun di bawah 2.540.
  • BFIN: Speculative Buy dengan area beli di 765–780, cutloss di bawah 750. Target terdekat berada di 805–835.
  • BIPI: Speculative Buy dengan area beli di 143–146, cutloss di bawah 141. Target terdekat di 150–154.
  • MINA: Speculative Buy dengan area beli di 274, cutloss di bawah 268. Target terdekat di 280–288.
  • INET: Buy on Weakness dengan area beli di 216–226, cutloss di bawah 208. Target terdekat di 230–234.

Bursa Asia Menguat Seiring Meredanya Ketegangan Teluk

Berbeda dengan IHSG, mayoritas bursa saham kawasan Asia justru mencatatkan penguatan pada perdagangan awal pekan, Senin (27/7). Penguatan ini didorong oleh meredanya konflik di kawasan Teluk yang berimbas pada penurunan harga minyak mentah dunia.

Kondisi ini meredakan kekhawatiran pasar terhadap lonjakan inflasi, memperkuat pasar obligasi, serta menyuntikkan optimisme bagi para investor.

Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat naik 0,5 persen, disusul Topix yang melesat 1,4 persen. Di Korea Selatan, Kospi menguat 0,97 persen dan Kosdaq naik 2,2 persen.

baca juga

Penguatan juga terjadi di Hang Seng Hong Kong (0,98 persen), CSI 300 (1,15 persen), ASX 200 Australia (1,39 persen), Straits Times Singapura (0,57 persen), dan FTSE Malaysia (0,71 persen). Tercatat hanya Taiex Taiwan yang mengalami koreksi tipis sebesar 0,05 persen.

Sentimen positif di Asia ini dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebutkan adanya "pembicaraan yang baik" dengan Iran, membuka peluang kesepakatan damai.

Iran pada Minggu (26/7) menyatakan siap menghentikan serangan militernya jika AS mengambil langkah serupa. Meski demikian, ketegangan belum sepenuhnya usai lantaran kelompok Houthi di Yaman masih melancarkan serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi.

Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup secara bervariasi (mixed). Investor cenderung mengambil sikap wait and see menjelang rilis panduan dan kinerja keuangan kuartal kedua (Q2) dari sejumlah raksasa teknologi (Big Tech) seperti Microsoft, Amazon, Meta, dan Apple pada pekan ini.

Pada penutupan bursa, Indeks S&P 500 naik tipis 0,02 persen, Dow Jones Industrial Average menguat 0,51 persen, sedangkan Nasdaq Composite tergelincir 0,18 persen.

Beberapa saham non-teknologi mencatatkan penguatan, seperti Walmart (2,1 persen) dan Johnson & Johnson (1 persen). Di sektor teknologi, Microsoft bertambah 1,9 persen, meskipun pada pekan sebelumnya laporan Tesla dan Alphabet memicu kekhawatiran akibat besarnya beban pengeluaran untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Di sektor energi, penurunan harga minyak global akibat meredanya tensi AS-Iran langsung menekan saham-perusahaan migas. Saham Occidental Petroleum anjlok 4,1 persen dan Exxon Mobil melemah 1,4 persen.

DISCLAIMER
Artikel ini disajikan murni sebagai sarana informasi pasar modal dan bukan merupakan ajakan, perintah, maupun rekomendasi mutlak untuk membeli atau menjual efek tertentu. Keputusan investasi dan trading sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi setiap investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara

Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara

News | Senin, 27 Juli 2026 | 17:01 WIB

IHSG Ditutup Runtuh Dengar Kabar Perry Warjiyo Mundur

IHSG Ditutup Runtuh Dengar Kabar Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 16:55 WIB

Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor

Usai Perry Warjiyo Mundur, Saham Perbankan dan Properti Harus Diwaspadai Investor

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 16:41 WIB

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 15:23 WIB

Pasca Perry Warjiyo Mundur, Investasi Asing Langsung Hengkang di Sesi I

Pasca Perry Warjiyo Mundur, Investasi Asing Langsung Hengkang di Sesi I

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:27 WIB

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 10:45 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×