- IHSG berpotensi melakukan rebound teknikal pada Kamis, 30 Juli 2026, setelah sebelumnya ditutup melemah.
- Wall Street melemah karena The Fed menahan suku bunga dan terbebani sektor teknologi.
- Sejumlah emiten domestik telah merilis laporan kinerja keuangan mereka untuk Semester I-2026.
AKRA: Lakukan pembelian di area 1.440–1.465, dengan titik cutloss di bawah 1.440. Target harga terdekat di 1.480–1.510.
ESSA: Lakukan pembelian di area 600–615, dengan titik cutloss di bawah 600. Target harga terdekat di 630–660.
AADI: Lakukan pembelian di area 8.650–8.850, dengan titik cutloss di bawah 8.500. Target harga terdekat di 9.000–9.100.
ISAT: Lakukan pembelian di area 1.880–1.900, dengan titik cutloss di bawah 1.860. Target harga terdekat di 1.920–1.950.
Kabar Emiten Domestik (Market Flash)
Turut mewarnai pergerakan pasar hari ini, sejumlah emiten telah merilis laporan kinerjanya pada Semester I-2026:
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan raihan positif dengan membukukan laba bersih sebesar Rp607,48 miliar pada paruh pertama 2026.
PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) menyebutkan bahwa kinerja perseroan pada Semester I-2026 terdorong kuat oleh strategi diversifikasi dan ekspansi.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan penjelasan terkait terjadinya penurunan marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM) sebesar 50 basis poin (bps) di sepanjang Semester I-2026.
Anak usaha PT Bumi Resources Tbk (BUMI), yaitu KPC dan Arutmin, bersiap mengeksekusi proyek hilirisasi pemrosesan batu bara menjadi metanol (coal to methanol).
PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS) berekspansi dengan membentuk anak usaha baru yang bergerak di lini bisnis pariwisata dan real estat.
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) melaporkan pertumbuhan pendapatan sebesar 16,7% pada paruh pertama tahun 2026.
Pendapatan emiten PT Chandra Daya Investasi (CDIA) melonjak 22% secara semesteran, kendati laba bersih perseroan tercatat anjlok sebesar 74%.