- Dokter Riyanny Meisha Tarliman menyatakan bahwa satu dari empat orang dewasa di Indonesia mengalami obesitas dengan kerugian ekonomi mencapai lebih dari Rp 78 triliun per tahun.
- Perempuan memiliki risiko obesitas lebih tinggi sebesar 36,4 persen yang dapat memengaruhi kesehatan reproduksi serta memicu gangguan seperti PMOS.
- Novo Nordisk Indonesia meluncurkan situs edukasi NovoCare.id untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi medis akurat dan menemukan dokter yang tepat dalam penanganan obesitas.
Lebih dari sekadar menurunkan angka di timbangan, terapi ini juga mendukung quality weight loss, yaitu penurunan massa lemak dengan tetap mempertahankan massa otot, berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 20 persen, serta memperbaiki parameter kesehatan metabolik lainnya.
Pilihan terapi obesitas perlu ditentukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan individual pasien oleh dokter. Pengelolaan obesitas dapat menjadi bagian dari pendekatan kesehatan yang menyeluruh bagi perempuan, termasuk bagi mereka yang hidup dengan PMOS.
dr. Riyanny menilai, obesitas bukan sekadar persoalan penampilan, melainkan kondisi kesehatan yang dapat memengaruhi kualitas hidup perempuan di berbagai fase kehidupan.
"Perempuan perlu memiliki informasi yang tepat agar dapat mengenali risikonya, mencari bantuan medis saat diperlukan, dan memperoleh penanganan yang sesuai bersama tenaga kesehatan," beber dia.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Novo Nordisk Indonesia menghadirkan situs NovoCare.id, platform edukasi yang menyediakan informasi berbasis sains mengenai obesitas.
Informasi itu mulai dari kalkulator BMI untuk skrining awal obesitas, fakta tentang obesitas sebagai penyakit kronis, dampaknya terhadap kesehatan, hingga pentingnya konsultasi dengan dokter dan mencari pilihan pengelolaan bersama tenaga kesehatan.
"Selain menyediakan informasi medis yang akurat, NovoCare.id juga membantu masyarakat untuk menemukan bantuan profesional dengan mencari dokter untuk memulai langkah pengelolaan berat badan yang tepat,” jelas Riyanny.