- Analis Kiwoom dan MNC Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak menguat terbatas pada perdagangan Senin, 10 Agustus 2026.
- Pelaku pasar mencermati sentimen domestik seperti data keyakinan konsumen, nilai tukar rupiah, serta laporan kinerja emiten kuartal II 2026.
- Sentimen global meliputi data inflasi Amerika Serikat, inflasi China, harga komoditas emas, dan perkembangan geopolitik Timur Tengah.
"Investor akan mencermati rilis data inflasi China yang diperkirakan akan relatif melandai, penguatan harga komoditas emas dan diperkirakan akan diikuti oleh minyak dunia terkait dengan kondisi geopolitik Timur Tengah," kata Herditya.
Investor juga akan mencermati laporan kinerja emiten untuk kuartal II 2026 serta pembagian dividen interim yang berpotensi memengaruhi pergerakan saham di pasar.
Untuk perdagangan hari ini, Herditya merekomendasikan investor mencermati sejumlah saham, yakni PT Bumigas Energi Tbk (BULL) pada rentang 494–520, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada level 194–210, serta PT Multipolar Tbk (MLPL) pada rentang 108–113.
Sementara itu, Oktavianus merekomendasikan beberapa saham pilihan berdasarkan analisis teknikal. Saham PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) direkomendasikan buy on break pada level 645, dengan support 605 dan resistance 685.
Untuk PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), investor dapat mempertimbangkan strategi trading buy, dengan support 2.090 dan resistance 2.400.
![IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026). [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/03/93185-ihsg.jpg)
Adapun PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) masuk dalam rekomendasi speculative buy, dengan support 2.830 dan resistance 3.130.