- Warganet membandingkan anggaran pengadaan suvenir HUT RI ke-81 sebesar Rp22 miliar dengan dana darurat gempa NTT Rp44 miliar.
- Kemensetneg melakukan pengadaan suvenir dan merpati senilai total sekitar Rp21,7 miliar melalui sistem e-katalog tanpa tender panjang.
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa dana Rp44 miliar merupakan bantuan darurat umum untuk seluruh daerah.
Sebagai langkah taktis, Kemenkeu telah menginstruksikan pemda di NTT untuk memaksimalkan likuiditas yang sudah ada guna mempercepat distribusi bantuan ke lapangan.
"Kita lihat nanti. Saya bilang ke Pak Bupati, pakai dulu itu. Nanti kalau kurang, katakan ke kami, nanti kami laporkan ke Bapak Presiden. Nanti Presiden pasti akan menyiapkan anggaran lebih untuk daerah yang terkena bencana seperti ini," urai Purbaya lebih lanjut.
Kementerian Keuangan bersama instansi terkait saat ini tengah berada dalam tahap kalkulasi intensif mengenai nilai kebutuhan riil pascabencana.
"Di pusat mulai mengalkulasi hal itu, dan sedang menyiapkan anggaran sesuai yang dibutuhkan, tentunya dengan persetujuan Bapak Presiden. Kita menunggu persetujuan Bapak Presiden," pungkasnya.
Menteri Dalam Negeri dilaporkan juga telah mengajukan besaran anggaran rekonstruksi spesifik kepada Kemenkeu tanpa mengancam postur fiskal nasional.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Sabtu (22/8/2026), jumlah korban jiwa atas bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 skala richter di Nusa Tenggara Timur (NTT) mencapai 87 orang.