Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 15,7 Persen Saat Aksi Demo di Jakarta

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 27 Agustus 2026 | 11:24 WIB
Penumpang KRL Jabodetabek Anjlok 15,7 Persen Saat Aksi Demo di Jakarta
Suasana KRL saat buka jam sibuk masih terlihat kosong (DocPribadi/GarisTepi)
baca 10 detik
  • Pengguna KRL turun 15,7% menjadi 75.552 orang hingga pukul 08.00 WIB.
  • KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan per hari.
  • Sebanyak 126 personel amankan 5 stasiun dekat lokasi aksi.

Suara.com - Jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek mengalami penurunan signifikan pada Kamis (27/8/2026) pagi. Penurunan terjadi di tengah rencana aksi penyampaian aspirasi oleh sejumlah kelompok masyarakat di beberapa titik Jakarta.

KAI Commuter mencatat hingga pukul 08.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line mencapai 75.552 orang. Angka tersebut turun 15,7 persen dibandingkan periode yang sama pada Kamis pekan sebelumnya yang mencapai 89.620 pengguna.

Penurunan jumlah penumpang ini menunjukkan adanya perubahan mobilitas masyarakat Jabodetabek pada pagi hari ketika aktivitas aksi massa berpotensi memengaruhi akses dan pergerakan di sejumlah kawasan Jakarta.

Meski volume penumpang menurun, operasional Commuter Line tetap berjalan normal. KAI Commuter menyiagakan sebanyak 1.065 perjalanan kereta per hari dan memastikan kondisi di stasiun-stasiun jaringan Jabodetabek tetap lancar serta kondusif.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan perusahaan melakukan langkah antisipasi terhadap kemungkinan perubahan situasi di lapangan.

"KAI Commuter melakukan penambahan personel pengamanan di stasiun-stasiun strategis, dan jika diperlukan KAI Commuter juga akan melakukan pengaturan pola operasi perjalanan Commuter Line mengikuti situasi di lintas," ujar Karina dalam keterangannya, Kamis (27/8/2026).

Pengamanan diperketat di lima stasiun yang berada di sekitar lokasi aksi, yakni Stasiun Tanah Abang, Juanda, Sudirman, Palmerah, dan BNI City.

Sebanyak 126 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan di area stasiun. Personel tersebut terdiri dari unsur internal KAI Commuter serta TNI dan Polri.

Stasiun Tanah Abang menjadi salah satu titik dengan pengamanan paling banyak, yakni 37 personel. Sementara Stasiun Juanda dijaga oleh 28 personel.

baca juga

Selain personel keamanan, KAI Commuter juga menyiagakan mobil rescue, ambulans, serta tim medis sebagai bagian dari mitigasi apabila terjadi kondisi darurat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Ada Aksi Demo 27 Agustus Harga Emas Antam Langsung Ambruk

Ada Aksi Demo 27 Agustus Harga Emas Antam Langsung Ambruk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Terkini

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:46 WIB

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Bermodus COD, Polisi Sita 1.241 Butir Obat Keras Ilegal di Bekasi

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 18:44 WIB

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Sentimen Positif Market Global Dorong Pasar Derivatif Bursa Kripto CFX Naik 50% Sepanjang Agustus

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:43 WIB

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

Gantikan Purbaya Jadi Menkeu, Intip Rincian Harta Kekayaan Suahasil Nazara yang Tembus Rp138 Miliar

News | Senin, 14 September 2026 | 18:42 WIB

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Polda Jatim Siagakan Posko DVI, 20 Personel Disiapkan untuk Penanganan KM Virgo Transport 8

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:38 WIB

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

Pria di Cengkareng Cekoki Mahasiswi Obat Keras hingga Tewas Demi Senang-senang

News | Senin, 14 September 2026 | 18:37 WIB

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Taksi Listrik di Palembang Dipersoalkan, Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 18:34 WIB

×