ESDM Uji CNG 3 Kg, Pengganti LPG Subsidi Mulai Dites ke UMKM

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 01 September 2026 | 14:42 WIB
ESDM Uji CNG 3 Kg, Pengganti LPG Subsidi Mulai Dites ke UMKM
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • ESDM uji coba CNG 3 kg sebagai alternatif LPG subsidi.
  • Evaluasi penggunaan CNG ditargetkan rampung September 2026.
  • CNG diharapkan tekan impor LPG dan hemat devisa ratusan triliun.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menguji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) dalam tabung 3 kilogram sebagai alternatif LPG bersubsidi. Pemerintah menargetkan evaluasi menyeluruh program tersebut rampung pada September 2026.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, uji coba CNG skala kecil tersebut telah memasuki tahap penggunaan langsung setelah sebelumnya dilakukan pengujian ketahanan tabung.

"September ini kita akan dapatkan hasil evaluasi bukan hanya dari sisi kinerja tabung tapi juga dari sisi bagaimana dimanfaatkan oleh masyarakat," kata Laode saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Uji coba berlangsung selama satu bulan. Namun, pemanfaatan CNG pada tahap awal masih dilakukan secara terbatas di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di lingkungan internal Balai Besar Pengujian Migas (Lemigas).

Pemerintah memilih tabung CNG berkapasitas 3 kilogram sebagai fokus awal pengujian. Ukuran tersebut sengaja disesuaikan dengan tabung LPG 3 kilogram yang selama ini banyak digunakan masyarakat.

Laode menjelaskan, pengembangan ukuran tabung CNG lainnya masih terbuka di masa mendatang. Namun, pemerintah saat ini mengikuti arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memprioritaskan ukuran 3 kilogram.

"Itu terbuka ke depan, tapi sekarang arahan Menteri ESDM fokus 3 kilo karena yang sebanding dengan LPG 3 kilo," ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mencari alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap LPG impor.

Pengembangan CNG memiliki konsekuensi ekonomi yang cukup besar karena pemerintah ingin memanfaatkan pasokan gas alam domestik sebagai pengganti sebagian konsumsi LPG.

baca juga

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya menyebut ketersediaan bahan baku CNG di dalam negeri cukup melimpah. Karena itu, konversi dari LPG menuju CNG dinilai berpotensi mengurangi kebutuhan impor LPG.

Bahlil bilang jika implementasinya berhasil dalam skala luas, penggunaan CNG domestik diharapkan dapat menekan beban impor sekaligus menghemat devisa negara hingga ratusan triliun rupiah per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyaluran B50 Baru 80 Persen

Penyaluran B50 Baru 80 Persen

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:36 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 dan Upaya Formalisasi Usaha Bagi UMKM

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 dan Upaya Formalisasi Usaha Bagi UMKM

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Merawat Tradisi Masyarakat Adat Baduy, Menembus Pasar Digital

Merawat Tradisi Masyarakat Adat Baduy, Menembus Pasar Digital

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Terkini

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Dari Menabung hingga Pantau Emisi Karbon, Inovasi Baru Perbankan Digital

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

Tanah Diklaim Bank Tanah, Perempuan Adat Pekurehua Ungkap Ancaman Penggusuran dan Hilangnya Kebun

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Dibumbui Komedi Absurd, GJLS: Berapi-api Ceritakan Perjuangan Petugas Damkar

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Tembus Sejuta Unit dalam Dua Tahun! Ini Rahasia Geely EX2, Spek Lengkap, dan Beda Harganya

Otomotif | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:44 WIB

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Sering Pakai AI untuk Kerja? Hati-Hati Jangan Sembarangan Memasukkan Data Perusahaan

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:41 WIB

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD DIY, Soroti Karhutla Hingga Program MBG

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:40 WIB

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

Diduga Dicari-cari Kesalahannya, 6 Aktivis Greenpeace Masih Ditahan Polisi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:36 WIB

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Vietnam Lebih Maju, Kapal Tanker RI Kebanyakan Impor

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Atap Miring hingga Lantai Becek, 13.945 Keluarga di Sragen Masih Huni Rumah Tak Layak

Lifestyle | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:31 WIB

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

It Didn't Start with You: Menelusuri Luka Keluarga yang Membentuk Diri Kita

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:30 WIB

×