Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 01 September 2026 | 15:20 WIB
Manufaktur Indonesia Kembali Terpuruk, PMI Jatuh di Bawah 50
Proses produksi di pabrik Isuzu Karawang. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • PMI manufaktur Agustus turun ke 49,8, kembali masuk zona kontraksi.
  • Produksi dan tenaga kerja manufaktur kembali mengalami tekanan.
  • Permintaan mulai pulih, tapi masih tertahan daya beli dan persaingan ketat.

Suara.com - Industri manufaktur Indonesia kembali terpuruk. Setelah sempat mencatat ekspansi tipis pada Juli 2026, aktivitas manufaktur kembali terperosok ke zona kontraksi pada Agustus.

Berdasarkan survei S&P Global, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada Agustus 2026 turun menjadi 49,8, dari 50,2 pada Juli. Angka di bawah 50 menunjukkan aktivitas industri manufaktur kembali mengalami kontraksi.

Ekonom S&P Global Market Intelligence Maryam Baluch mengatakan, penurunan PMI terutama disebabkan kembali melemahnya output dan ketenagakerjaan.

“Data PMI terbaru menunjukkan sedikit penurunan kondisi sektor manufaktur Indonesia, karena penurunan kembali pada output dan penyerapan tenaga kerja membalikkan perbaikan yang tercatat pada bulan sebelumnya,” ujar Baluch dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Masalah terbesar terlihat dari kinerja produksi dan tenaga kerja. Berdasarkan survei S&P Global, produksi manufaktur Indonesia tercatat menurun dalam lima dari enam periode survei terakhir.

Penurunan output pada Agustus memang masih tergolong moderat. Namun, kondisi tersebut menunjukkan industri masih kesulitan meningkatkan kapasitas produksinya di tengah tekanan pasar.

Sejumlah pelaku industri mengeluhkan persaingan yang semakin ketat, permintaan yang masih lesu, serta kenaikan harga barang yang menghambat aktivitas produksi.

Tekanan terhadap produksi kemudian merembet ke pasar tenaga kerja. Sejumlah perusahaan kembali melakukan pengurangan jumlah karyawan.

Tidak hanya melalui pemutusan atau pengurangan tenaga kerja, perusahaan juga menghadapi persoalan lain berupa sulitnya mempertahankan pekerja akibat pengunduran diri secara sukarela.

baca juga

Di tengah berbagai tekanan tersebut, terdapat sedikit kabar baik dari sisi permintaan.

Indeks pesanan baru yang telah disesuaikan secara musiman kembali masuk zona ekspansi untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir.

Namun, pemulihan tersebut masih sangat tipis. Indeks pesanan baru hanya berada sedikit di atas level netral 50.

Sejumlah perusahaan memang melaporkan adanya peningkatan permintaan pelanggan. Akan tetapi, perbaikan itu masih tertahan oleh lemahnya permintaan, persaingan yang semakin sengit, serta penurunan daya beli konsumen.

Perusahaan manufaktur relatif mempertahankan aktivitas pembeliannya pada Agustus. Kondisi ini berbeda dengan lima bulan sebelumnya ketika aktivitas pembelian terus mengalami penurunan.

Meningkatnya pesanan baru mendorong sebagian perusahaan mulai kembali membeli bahan baku. Persediaan input pun meningkat untuk pertama kalinya dalam lima bulan, meski pertumbuhannya masih tipis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Tarif Impor 50 Persen AS Bikin Toyota serta Honda Terancam Tutup Pabrik

Ancaman Tarif Impor 50 Persen AS Bikin Toyota serta Honda Terancam Tutup Pabrik

Otomotif | Selasa, 01 September 2026 | 14:10 WIB

Industri Alas Kaki Ambruk Usai Musim Sekolah Lewat

Industri Alas Kaki Ambruk Usai Musim Sekolah Lewat

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:59 WIB

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Pabrik BYD di Subang Diresmikan Pekan Depan

Otomotif | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Brace Balsa Sekulic Bawa Persib Hajar Melbourne FC, Maung Bandung Sempurna di ACL Two

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Dramatis! Timnas Indonesia Singkirkan Moldova 9-8, Garuda Muda Tembus 16 Besar Piala Dunia U-15

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Demo di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-kacir

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Niat Liburan Berubah Mencekam: Cerita Keluarga Terjebak Demo Rusuh Malioboro hingga Dievakuasi

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:23 WIB

×