Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan

Liberty Jemadu

Rabu, 02 September 2026 | 14:55 WIB
Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan
Peneliti CORE Eliza Mardian menyatakan risiko inflasi pangan September bersifat moderat tanpa krisis pasokan nasional. [Antara]
baca 10 detik
  • Peneliti CORE Eliza Mardian menyatakan risiko inflasi pangan September  bersifat moderat tanpa krisis pasokan nasional.
  • Bank Indonesia mencatat inflasi volatile food dipicu oleh kenaikan harga beras, cabai rawit, serta daging ayam ras.
  • Pemerintah disarankan menyelamatkan tanaman terdampak kekeringan serta memindahkan pasokan pangan dari daerah surplus ke wilayah defisit.

BPS memproyeksikan produksi beras untuk konsumsi penduduk sepanjang Januari–September 2026 mencapai 28,71 juta ton, meningkat tipis 0,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog mencapai 5,25 juta ton hingga 12 Agustus 2026.

“Stok beras 5 juta ton lebih adalah prestasi cadangan, bukan jaminan harga di pasar tradisional,” tutur Eliza.

Menurutnya, besarnya stok perlu diikuti kemampuan mendistribusikan beras secara cepat ke wilayah yang mengalami kekurangan pasokan atau kenaikan harga.

Dari sisi cuaca, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memproyeksikan 169 zona musim atau sekitar 25,41 persen luas daratan Indonesia mengalami puncak musim kemarau pada September 2026.

Meski demikian, Eliza menilai dampak kekeringan perlu dilihat berdasarkan kondisi masing-masing daerah dan komoditas sehingga tidak serta-merta menunjukkan adanya gangguan pasokan pangan secara nasional.

Kementerian Pertanian mencatat luas pertanaman padi yang terdampak kekeringan secara nasional sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai 44.694 hektare. Dari jumlah tersebut, seluas 12.304 hektare mengalami gagal panen.

Pemerintah telah melakukan mitigasi melalui pemetaan daerah rawan kekeringan serta optimalisasi sumber air dari bendungan, jaringan irigasi, sungai, mata air, dan air tanah. Pemanfaatannya antara lain dilakukan melalui pompanisasi, perpipaan, sumur, embung, dan irigasi perpompaan.

Untuk mencegah tekanan harga berkembang lebih luas, Eliza menyarankan pemerintah memastikan pasokan air bagi tanaman yang masih dapat dipertahankan, memindahkan pasokan pangan dari daerah surplus ke daerah defisit, serta menyalurkan stok beras ke wilayah yang mengalami kenaikan harga.

baca juga

"Langkah paling mendesak bukan operasi pasar setelah harga sudah mahal. Pemerintah perlu selamatkan tanaman yang masih ada dengan pompa dan air irigasi, pindahkan pasokan dari daerah surplus ke daerah defisit, dan salurkan stok beras ke wilayah-wilayah yang harganya sudah naik,” ucap dia.

Ia juga menilai harga di tingkat petani, disparitas harga antarkota, curah hujan di sentra produksi, dan arus barang menuju pasar perlu dipantau secara berkala sebagai indikator untuk mendeteksi tekanan harga sejak dini.

Dalam jangka lebih panjang, Eliza menilai ketahanan sistem pangan terhadap perubahan cuaca perlu diperkuat melalui infrastruktur air dan logistik, fasilitas penyimpanan komoditas mudah rusak, serta penguatan posisi petani dan peternak dalam rantai pasok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:13 WIB

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Terkini

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Masih Ada BPR yang Bakal Ditutup, Bagaimana Nasib Tabungan Nasabah?

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:15 WIB

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

'Alasannya Mengada-ada!' Sudaryono Batalkan Proyek LED Rp535 M BGN Era Dadan Cs

News | Kamis, 03 September 2026 | 22:02 WIB

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Ketidakpastian Global Masih Tinggi, Gubernur BI Baru Pastikan Fokus Jaga Stabilitas Ekonomi

Video | Kamis, 03 September 2026 | 21:55 WIB

×