Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan

Liberty Jemadu

Rabu, 02 September 2026 | 14:55 WIB
Awas Inflasi Pangan di September, Beras Melimpah Tak Jadi Jaminan
Peneliti CORE Eliza Mardian menyatakan risiko inflasi pangan September bersifat moderat tanpa krisis pasokan nasional. [Antara]
baca 10 detik
  • Peneliti CORE Eliza Mardian menyatakan risiko inflasi pangan September  bersifat moderat tanpa krisis pasokan nasional.
  • Bank Indonesia mencatat inflasi volatile food dipicu oleh kenaikan harga beras, cabai rawit, serta daging ayam ras.
  • Pemerintah disarankan menyelamatkan tanaman terdampak kekeringan serta memindahkan pasokan pangan dari daerah surplus ke wilayah defisit.

Suara.com - Risiko inflasi pangan September 2026 tetap moderat dan selektif dengan beras, cabai rawit dan daging ayam ras sebagai komoditas yang paling perlu diwaspadai.

Peneliti Center of Reform on Economics atau CORE Indonesia Eliza Mardian mengatakan tekanan harga pangan masih perlu dicermati, tetapi kondisi tersebut belum menunjukkan krisis pasokan secara nasional karena faktor yang memengaruhi setiap komoditas berbeda.

Ia mengatakan komoditas pangan seperti beras memang melimpah saat ini, tapi distribusi yang kurang lancar bisa memicu kenaikan harga. Sementara cabai rawit rentan terhadap cuaca dan daging ayam dipengaruhi perkembangan permintaan.

“Perkiraan risiko inflasi pangan September 2026 moderat, bukan krisis pasokan nasional. Tekanan ada, tetapi belum lepas kendali,” kata Eliza di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Bank Indonesia (BI) mencatat kelompok pangan bergejolak (volatile food) mengalami inflasi 0,88 persen secara bulanan pada Agustus 2026, setelah pada Juli mengalami deflasi 1,68 persen. Inflasi tersebut terutama disumbang daging ayam ras, cabai rawit, dan beras.

Secara tahunan, inflasi kelompok pangan bergejolak pada Agustus mencapai 4,06 persen, meningkat dari 2,52 persen pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, pada Rabu harga cabai rawit merah rata-rata mencapai Rp82.850 per kilogram (kg) atau naik 11,96 persen, sedangkan daging ayam ras segar Rp42.600 per kg dan beras berkisar Rp14.650–Rp17.850 per kg sesuai kualitas.

Eliza mengingatkan tekanan pada ketiga komoditas itu memiliki karakter berbeda karenanya dampak terhadap inflasi tak bisa dipukul rata.

“Menyamakan semuanya sebagai dampak kemarau adalah analisis yang terlalu simplifikasi untuk dijadikan dasar kebijakan,” ujarnya.

baca juga

Memasuki September, Eliza menilai cabai rawit menjadi komoditas paling rentan mengalami tekanan harga karena sifatnya yang mudah rusak dan sensitif terhadap kondisi cuaca.

“Komoditas paling rentan di September itu cabai rawit, lalu daging ayam. Cabai mudah rusak, tidak bisa disimpan lama, dan sangat peka cuaca panas. Karena itu harganya bisa naik cepat,” katanya.

Sementara pada daging ayam, ia melihat tekanan lebih banyak berasal dari faktor fundamental pasar, antara lain biaya pakan, bibit ayam umur sehari (DOC), perkembangan permintaan, serta keterbatasan fasilitas penyimpanan dingin.

Eliza menilai karakter ayam pedaging yang tidak dapat disimpan lama membuat perubahan antara pasokan dan permintaan lebih cepat memengaruhi harga.

Peternak mandiri juga menghadapi tekanan biaya dari pakan dan DOC di sisi hulu sekaligus harus segera menjual ayam hidup ketika memasuki masa panen.

Adapun pada beras, Eliza menilai risiko pada September lebih berkaitan dengan kelancaran penyaluran pasokan ke wilayah yang membutuhkan dibandingkan dengan kekurangan stok secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:00 WIB

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:13 WIB

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Mendag Bongkar Masalah Beras Fortifikasi: 93% Tak Lulus Uji Laboratorium

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Awas Beredar Beras Fortifikasi Abal-abal, Klaim Ada Vitamin

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Terkini

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 06:30 WIB

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

×