Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB
Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI
Ilustrasi. Biofarma resmi mengantongi Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk Bio-RV, vaksin rotavirus neonatal yang dikembangkan bersama Murdoch Children’s Research Institute (MCRI). Foto Alvian-Suara.com
baca 10 detik
  • Bio Farma kantongi izin BPOM untuk vaksin rotavirus neonatal Bio-RV.
  • Bio-RV bisa diberikan sejak usia 0–5 hari untuk mencegah diare akibat rotavirus.
  • Produksi lokal Bio-RV diharapkan kurangi ketergantungan vaksin impor.

Suara.com - PT Bio Farma (Persero) mencatat tonggak baru dalam pengembangan industri vaksin nasional. Perusahaan farmasi pelat merah tersebut resmi mengantongi Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk Bio-RV, vaksin rotavirus neonatal yang dikembangkan bersama Murdoch Children’s Research Institute (MCRI).

NIE Bio-RV diterbitkan BPOM pada 2 September 2026. Izin tersebut menjadi penanda bahwa vaksin telah melewati evaluasi regulator terkait aspek keamanan, khasiat, dan mutu sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi Bio Farma, capaian ini bukan sekadar menambah portofolio produk vaksin. Bio-RV juga menjadi bukti penguatan kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan memproduksi vaksin melalui kolaborasi riset global hingga manufaktur di dalam negeri.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengatakan proses lahirnya Bio-RV merupakan perjalanan panjang yang mencakup penelitian, pengembangan proses, uji praklinis dan klinis, alih teknologi, registrasi, hingga persiapan manufaktur.

“Bio-RV bukan hanya tentang hadirnya satu produk vaksin baru. Di balik pencapaian ini terdapat perjalanan panjang pengembangan ilmu pengetahuan, pengembangan proses, uji praklinis dan klinis, alih teknologi, registrasi, serta penyiapan manufaktur,” ujar Shadiq.

Menurut dia, seluruh proses tersebut melibatkan peneliti, akademisi, industri, serta mitra global. Kolaborasi itu dinilai menjadi fondasi penting untuk membangun kemampuan industri vaksin nasional.

Bio-RV memiliki karakteristik yang berbeda karena merupakan vaksin rotavirus hidup yang dilemahkan secara alami dan diberikan melalui oral.

Vaksin ini ditujukan untuk mencegah gastroenteritis atau diare akut akibat infeksi rotavirus. Pemberiannya terdiri dari tiga dosis, yakni dosis pertama pada usia 0-5 hari, dosis kedua pada usia 8-10 minggu, dan dosis ketiga pada usia 12-14 minggu.

Dengan jadwal tersebut, imunisasi dapat dimulai sejak periode neonatal. Hal ini membuka peluang perlindungan terhadap rotavirus sejak fase awal kehidupan bayi.

baca juga

Kehadiran vaksin tersebut menjadi penting karena rotavirus masih menjadi salah satu penyebab utama diare berat pada bayi dan balita. Berdasarkan data Indonesia Rotavirus Surveillance Network periode 2001-2017 yang dirujuk Kementerian Kesehatan, rotavirus menyebabkan sekitar 41%-58% kasus diare pada balita yang menjalani rawat inap.

Diare yang berulang juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan pada anak.

Shadiq mengatakan kemampuan Bio-RV untuk diberikan sejak periode neonatal menjadi salah satu nilai strategis vaksin tersebut.

“Yang ingin kami hadirkan adalah perlindungan sedini mungkin bagi anak-anak Indonesia, sekaligus memastikan bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk menjamin keberlanjutan pasokan vaksin secara mandiri,” katanya.

Pengembangan Bio-RV berawal dari kandidat vaksin RV3-BB, vaksin berbasis strain rotavirus neonatal yang dikembangkan MCRI.

Jejak riset tersebut bahkan telah berlangsung selama puluhan tahun. Rotavirus pada manusia pertama kali diidentifikasi pada 1973 oleh Profesor Ruth Bishop dari MCRI bersama Profesor Ian Holmes dari University of Melbourne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 18:05 WIB

Giliran Adhi Karya Diminta Danantara Lepas 18 Anak Usaha

Giliran Adhi Karya Diminta Danantara Lepas 18 Anak Usaha

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 16:28 WIB

Terkini

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Review The Mongoose: Ketika Veteran Tangguh Menghadapi Fitnah dan Maut!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

Dihadiri Titiek Soeharto, Momen Prabowo Pimpin Siswa SD Gaungkan Sumpah Pemuda di Perpustakaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

Sopir Angkot Kritik Prabowo: MBG Buang-buang Makanan, BPJS Bikin Warga Gagal Berobat!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:51 WIB

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

PPP: Anak Muda Harus Jadi Pemimpin Masa Depan, Bukan Cuma Objek Politik 2029

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:43 WIB

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

IPO Anthropic Sita Perhatian Wall Street, Target Valuasi Tembus Rp36 Kuadriliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

Demo Sumpah Pemuda di Malioboro Ricuh, Terduga Provokator Bawa Sajam dan Mabuk Miras Ditangkap

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:37 WIB

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

Pakar Hukum Soroti Ferry Yanto: Disebut Pemeras Tan Kian, Kenapa Dilindungi LPSK?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:34 WIB

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:30 WIB

×