Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB
Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI
Ilustrasi. Biofarma resmi mengantongi Nomor Izin Edar (NIE) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk Bio-RV, vaksin rotavirus neonatal yang dikembangkan bersama Murdoch Children’s Research Institute (MCRI). Foto Alvian-Suara.com
baca 10 detik
  • Bio Farma kantongi izin BPOM untuk vaksin rotavirus neonatal Bio-RV.
  • Bio-RV bisa diberikan sejak usia 0–5 hari untuk mencegah diare akibat rotavirus.
  • Produksi lokal Bio-RV diharapkan kurangi ketergantungan vaksin impor.

Tak lama kemudian, Profesor Bishop dan Profesor Barnes dari MCRI berkolaborasi dengan Profesor Yati Soenarto dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Kolaborasi tersebut turut berperan dalam mengonfirmasi pentingnya rotavirus sebagai penyebab diare berat dan rawat inap pada anak di Indonesia.

Pada 1982, Profesor Bishop mengidentifikasi RV3, strain rotavirus unik yang dapat menginfeksi bayi baru lahir tanpa menyebabkan penyakit dan diketahui memberikan perlindungan terhadap diare berat akibat rotavirus di kemudian hari.

Riset tersebut kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Profesor Julie Bines dari MCRI menjadi RV3-BB, vaksin oral hidup yang dapat diberikan kepada bayi sejak periode neonatal.

Pengembangan dilakukan melalui tahapan klinis di Australia, Selandia Baru, dan Indonesia. Hasil pengembangan tersebut kemudian menjadi landasan bagi Bio-RV milik Bio Farma.

Kolaborasi Bio Farma dan MCRI juga melibatkan sejumlah institusi, termasuk UGM, Universitas Airlangga melalui Airlangga Integrated Research Clinic (AIRC), serta PATH.

Bagi Indonesia, kerja sama ini memiliki nilai lebih besar daripada sekadar menghasilkan satu produk vaksin baru.

Penguasaan proses pengembangan dan manufaktur Bio-RV di dalam negeri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan produksi vaksin nasional, menjaga ketersediaan pasokan, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Kemampuan tersebut juga menjadi modal penting untuk mendukung keberlanjutan Program Imunisasi Nasional.

Bio Farma menilai pengembangan Bio-RV sekaligus memperkuat ekosistem inovasi vaksin Indonesia karena mempertemukan institusi riset global, akademisi, dan industri nasional dalam satu rantai pengembangan produk.

baca juga

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, Bio Farma juga menempatkan pengembangan Bio-RV sebagai bentuk pemanfaatan aset dan kapabilitas strategis nasional untuk menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Merger PT Adhi Karya dan PT PP Rampung Desember 2026, Siapa yang Akan Bertahan?

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 19:35 WIB

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Merger Adhi-PTPP Masih Belum Jelas, Skemanya Belum Ditentukan

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 18:05 WIB

Giliran Adhi Karya Diminta Danantara Lepas 18 Anak Usaha

Giliran Adhi Karya Diminta Danantara Lepas 18 Anak Usaha

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 16:28 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×