Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Terdampak

Galih Prasetyo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 06 September 2026 | 17:36 WIB
Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Terdampak
Pesawat komersial parkir di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym]
baca 10 detik
  • Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 6 September 2026, menyebabkan penutupan enam bandara.
  • Dampak penutupan enam bandara tersebut mengganggu 467 penerbangan serta merugikan sekitar 150.000 penumpang.
  • Pemerintah berfokus meminta maskapai menjamin hak pengembalian dana tiket dan menyampaikan informasi pembatalan penerbangan.

Suara.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak besar terhadap sektor penerbangan.

Kementerian Perhubungan mencatat sekitar 467 penerbangan terganggu dengan jumlah penumpang terdampak mencapai 150.000 orang.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan gangguan tersebut terjadi setelah enam bandara ditutup sementara akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Enam bandara yang ditutup yakni Bandara Radin Inten II Lampung, Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Pondok Cabe, Bandara Budiarto Curug, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

"Sejauh ini 150.000 (penumpang) dampak penerbangan yang terdampak sekitar 460-an, 467 (penerbangan) kalau tidak salah," kata Dudy kepada wartawan, Minggu (6/9/2026).

Abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), membuat sejumlah kendaraan warga tertutup endapan abu cukup tebal. [Dok @txtdrjkt]
Abu vulkanik yang terbawa hingga wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), membuat sejumlah kendaraan warga tertutup endapan abu cukup tebal. [Dok @txtdrjkt]

Dudy mengatakan pemerintah saat ini masih fokus menangani para penumpang yang penerbangannya terdampak.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah memastikan maskapai memenuhi hak penumpang, termasuk proses pengembalian dana atau refund tiket.

"Kami sudah menyampaikan kepada airline bahwa karena ini merupakan pembatalan, jadi hak-hak penumpang untuk melakukan refund itu harus dijamin," ujarnya.

Kemenhub juga meminta maskapai segera menyampaikan informasi pembatalan kepada penumpang agar mereka tidak perlu datang ke bandara di tengah penutupan sementara operasional penerbangan.

baca juga

Menurut Dudy, langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penumpukan penumpang di bandara.

Pemerintah meminta maskapai mempercepat proses pemberian informasi dan pengembalian dana kepada penumpang.

"Kami sudah sampaikan kepada airline supaya penumpang tidak datang ke bandara karena dilakukan penutupan sementara ini, kemudian dilakukan proses pengembalian tiket yang sudah dibayarkan oleh para penumpang," katanya.

Dudy mengatakan dampak finansial akibat gangguan penerbangan tersebut belum dihitung.

Pemerintah dan pemangku kepentingan penerbangan saat ini masih memprioritaskan penanganan terhadap penumpang.

"Belum dihitung. Jadi kita fokusnya sekarang ini adalah bagaimana kita menangani penumpang supaya hak-haknya bisa dijamin pengembalian tiketnya," ujar Dudy.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk menentukan kelanjutan operasional sejumlah bandara yang terdampak.

"Setiap 4 jam akan melakukan update terkait dengan kondisi penanganan dampak dari erupsi Gunung Anak Krakatau," pungkas Dudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Presiden Prabowo Buka Suara: Semoga Allah SWT Berikan Perlindungan

News | Minggu, 06 September 2026 | 17:19 WIB

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

Singapore Airlines Kena Imbas Erupsi Anak Gunung Krakatau, Batalkan 19 Penerbangan ke Jakarta

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:44 WIB

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Tanpa Tsunami dan Korban Jiwa, Kenapa Erupsi Anak Krakatau Tetap Bisa Lumpuhkan Indonesia?

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 16:36 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 16:35 WIB

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

Abu Vulkanik Menyebar ke Jakarta, Transjakarta Setop Lift dan Eskalator di Seluruh Halte

News | Minggu, 06 September 2026 | 16:31 WIB

Terkini

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

×