Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 07 September 2026 | 07:13 WIB
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund
Pesawat Transnusa. [TransNusa]
baca 10 detik
  • TransNusa menyesuaikan penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta serta Radin Inten II pada 6 September 2026.
  • Penyesuaian operasional dilakukan akibat sebaran abu vulkanik dari peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
  • Maskapai menyediakan opsi penjadwalan ulang, pengalihan rute, pengembalian dana, serta fasilitas bagi penumpang terdampak.

Suara.com - TransNusa melakukan penyesuaian sejumlah operasional penerbangan, menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak pada penerbangan.

Penyesuaian dilakukan terhadap sejumlah penerbangan TransNusa dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) serta Bandara Internasional Radin Inten II (TKG) pada 6 September 2026.

Dalam pernyataan resminya, TransNusa menyebut keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional.

"Setiap keputusan terkait operasional penerbangan, termasuk penundaan, pembatalan, maupun pengalihan rute, dilakukan berdasarkan kondisi terkini, informasi dari otoritas terkait, serta regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku," tulis TransNusa dalam keterangannya, dikutip Minggu (6/9/2026).

TransNusa terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dengan berkoordinasi bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, BMKG, dan VAAC Darwin.

Maskapai itu menyatakan penyesuaian operasional dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari wilayah yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik.

Foto udara Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) petang. ANTARA/HO Badan Geologi
Foto udara Gunung Anak Krakatau, Sabtu (5/9/2026) petang. [ANTARA/HO Badan Geologi]

"Penyesuaian tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menghindari area yang berpotensi terdampak sebaran abu vulkanik, dengan mengacu pada NOTAM serta informasi dan arahan dari otoritas penerbangan terkait," ucap TransNusa.

Akibat gangguan tersebut, TransNusa juga menyiapkan sejumlah opsi bagi penumpang yang terdampak perubahan jadwal penerbangan.

Penumpang dapat melakukan penjadwalan ulang ke tanggal lain tanpa biaya tambahan sesuai ketentuan. Selain itu, maskapai juga membuka kemungkinan pengalihan rute melalui bandara alternatif yang masih beroperasi normal.

baca juga

TransNusa turut menyediakan opsi pengembalian dana sesuai ketentuan yang berlaku serta layanan makanan, minuman, dan akomodasi bagi penumpang yang memenuhi ketentuan akibat keterlambatan penerbangan.

"TransNusa berkomitmen untuk memberikan penanganan kepada penumpang yang terdampak sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tulis maskapai tersebut.

TransNusa meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat penyesuaian operasional tersebut.

Maskapai juga terus berkoordinasi dengan pengelola bandara, AirNav Indonesia, dan otoritas terkait untuk meminimalkan dampak gangguan terhadap jaringan penerbangan.

"Berbagai penyesuaian operasional terus dievaluasi berdasarkan perkembangan situasi dan kondisi ruang udara, dengan tetap mengacu pada arahan otoritas serta standar keselamatan penerbangan," kata TransNusa.

Informasi terkait penanganan penumpang terdampak dapat diperoleh melalui Call Center TransNusa di +62 21 6310 888 serta website dan kanal media sosial resmi TransNusa.

TransNusa memastikan akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan melakukan penyesuaian operasional apabila diperlukan.

Pesawat terbang Trans Nusa. [transnusa.co.id]
Pesawat terbang Trans Nusa. [transnusa.co.id]

"Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang akan selalu menjadi dasar bagi TransNusa dalam setiap keputusan operasional," tulis TransNusa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Ganggu 467 Penerbangan, 150 Ribu Penumpang Terdampak

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 17:36 WIB

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Singapore Airlines Batalkan 18 Penerbangan Jakarta

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 16:35 WIB

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan 6 Bandara Diperpanjang 4 Jam

Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan 6 Bandara Diperpanjang 4 Jam

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 16:10 WIB

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau,  Waspada Cat Baret dan Karat!

7 Cara Membersihkan Mobil dari Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Waspada Cat Baret dan Karat!

Otomotif | Minggu, 06 September 2026 | 13:04 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Erupsi Anak Krakatau, Aktivitas Penyeberangan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Video | Minggu, 06 September 2026 | 13:30 WIB

Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Kondisi Terkini Kota Lampung

Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Kondisi Terkini Kota Lampung

Video | Minggu, 06 September 2026 | 11:51 WIB

Terkini

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Tebing 10 Meter di Lumajang Runtuh, Ayah dan Anak 9 Tahun Tewas Tertimbun

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Awas Kena PHP Perusahaan! Ini Bahaya Terselubung Tren Ghost Job bagi Pencari Kerja

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Harga Emas Antam Anjlok Rp33.000 dalam Dua Hari

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Jebakan WA Berujung Bui: Polisi Nyamar Jadi Pelanggan, Mami Prostitusi di Metro Tak Berkutik

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:59 WIB

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Sering Dilakukan Tanpa Sadar, 5 Kebiasaan Pemotor saat Hujan Ini Ternyata 'Undang' Maut

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Thriller hingga Romcom, 5 Rekomendasi Drama yang Dibintangi Kim Young Kwang

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:40 WIB

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Bawa Pesan dari Mandalika, 5 Pembalap Muda Indonesia Siap 'Ngamuk' di Sepang

Sport | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Pemerintah Rela Tak Pungut Pajak Rp632 Triliun pada 2027, Siapa yang Diuntungkan?

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

Bachtiar Nasir Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Soroti Keberpihakan ke Israel

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:31 WIB

×