3 Alasan Ngeri Kenapa 8 Bandara Tutup Total Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

Chyntia Sami Bhayangkara, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 07 September 2026 | 11:15 WIB
3 Alasan Ngeri Kenapa 8 Bandara Tutup Total Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau
Abu vulkanik dampak erupsi Gunung Anak Krakatau terlihat menempel di meja sebuah fasilitas umum di Bandarlampung, Minggu (6/9/2026). [Suara.com/Ira]
baca 10 detik
  • Kemenhub tutup 8 bandara imbas erupsi Gunung Anak Krakatau demi keselamatan.

  • Penutupan 8 bandara berdampak pada 1.558 penerbangan dan 170 ribu penumpang.

  • Bahaya silika abu vulkanik dapat membuat mesin pesawat mati total.

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi memperpanjang penutupan sementara delapan bandara terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau hingga Minggu (6/9/2026) pukul 00.00 WIB.

Keputusan penutupan bandara ini diambil demi keselamatan nyawa penumpang. Pasalnya, sebaran
abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut terpantau terus bergerak ke arah timur dengan kecepatan 5 knot pada ketinggian mencapai 15.000 kaki.

Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau bisa sebabkan mesin pesawat mati total di tengah udara jika dipaksakan beroperasi.

"Melihat informasi tersebut dan koordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan, maka kami memutuskan delapan bandara tersebut akan kami tutup sampai 24.00 WIB," ujar Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangannya, Minggu (6/9/2026).

Daftar Bandara yang Lumpuh dan Nasib Penumpang

Kebijakan ini tak pelak membuat kekacauan jadwal penerbangan. Tercatat ada 1.558 penerbangan yang terdampak, mengakibatkan sedikitnya 170.000 penumpang tertahan di bandara hingga Minggu sore.

Berikut daftar delapan bandara yang berhenti beroperasi sementara:

  1. Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
  2. Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta
  3. Bandara Radin Inten II, Lampung
  4. Bandara Husein Sastranegara, Bandung
  5. Bandara Budiarto, Curug
  6. Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan
  7. Bandara Taufik Kiemas, Pesisir Barat
  8. Bandara Atung Bungsu, Pagar Alam

Kenapa Abu Vulkanik Begitu Menakutkan Bagi Pesawat?

Banyak orang mungkin belum paham mengapa bandara harus tutup total dan penerbangan ditiadakan ketika hujan abu vulkanik.

Melansir penjelasan dari Kementerian ESDM di akun Thread @badan.geologi, abu vulkanik bukanlah debu jalanan biasa yang hanya membuat sesak napas.

Ada ancaman teknis yang bisa berakibat fatal bagi keselamatan penerbangan:

baca juga

1. Mengandung Silika Tajam

Partikel abu vulkanik mengandung silika yang sangat tajam. Karena ukurannya yang super kecil, partikel ini mudah terbawa angin hingga masuk ke jalur lintasan pesawat.

2. Musuh Tersembunyi Radar

Berbeda dengan awan mendung atau hujan, abu vulkanik seringkali tidak terdeteksi dengan jelas oleh radar cuaca pesawat.

Hal ini membuat pilot sulit menghindari sebaran abu jika memaksakan terbang.

3. Bisa Membuat Mesin Mati Total

Faktor ini adalah alasan paling krusial. Jika partikel silika masuk ke dalam turbin pesawat yang panas, abu tersebut bisa mencair dan kemudian membeku kembali, menyumbat aliran udara, hingga membuat mesin pesawat mati total di tengah udara.

"Jadi, kalau ada penundaan penerbangan karena erupsi, itu bukan tanpa alasan ya. Keselamatan penerbangan nomor satu!" tulis akun @badan.geologi tersebut.

Pihak Kemenhub akan terus memantau pergerakan abu vulkanik secara berkala sebelum memutuskan untuk membuka kembali operasional bandara-bandara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

Perlu Perlindungan Ekstra! 3,3 Juta Lansia Berisiko Kena Dampak Abu Vulkanik Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 09:39 WIB

BNPB Siapkan OMC untuk Luruhkan Abu Anak Krakatau, Pesawat Sudah Siaga di Pondok Cabe

BNPB Siapkan OMC untuk Luruhkan Abu Anak Krakatau, Pesawat Sudah Siaga di Pondok Cabe

News | Senin, 07 September 2026 | 09:18 WIB

Operasional Bandara Soetta dan Halim Masih Ditutup Hingga Jam 6 Sore

Operasional Bandara Soetta dan Halim Masih Ditutup Hingga Jam 6 Sore

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 09:10 WIB

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian

Abu Anak Krakatau Mengarah ke Jabar! Sekolah Terapkan PJJ, Kasus Kesehatan Dipantau Harian

News | Senin, 07 September 2026 | 08:56 WIB

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Meski Bandara Dibuka, Pesawat Tetap Tak Boleh Langsung Terbang

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:55 WIB

6 Cara Lindungi Bayi dan Balita dari Abu Vulkanik Akibat Anak Krakatau, Sesuai Anjuran Dokter Anak!

6 Cara Lindungi Bayi dan Balita dari Abu Vulkanik Akibat Anak Krakatau, Sesuai Anjuran Dokter Anak!

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 09:13 WIB

Terkini

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

DPR Desak Pidana Maksimal Korporasi Nakal Pelaku Karhutla Berulang

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:37 WIB

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Jogja | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Liburan ke Vietnam Bisa Jadi Awal Menjelajah Asia, Ada Promo Tiket Mulai Rp0 dari Vietjet

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:36 WIB

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

Rudal Houthi Guncang Riyadh Usai Serangan Mematikan Militer Saudi Saudi di Yaman

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:34 WIB

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Motorola Signature 27 Meluncur 5 November, Spesifikasi Terungkap di Geekbench

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:32 WIB

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Beban Ganda Perempuan Indonesia: Tubuh Diatur, Rahim Dipajaki

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Gebyar Pap Smear JKN, Upaya BPJS Lindungi Ibu dari Kanker Rahim

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

×