DSI Ditantang Turunkan Biaya Kepatuhan Eksportir, Bukan Sekadar Awasi Ekspor

Achmad Fauzi

Senin, 07 September 2026 | 18:26 WIB
DSI Ditantang Turunkan Biaya Kepatuhan Eksportir, Bukan Sekadar Awasi Ekspor
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • PT Danantara Sumberdaya Indonesia mulai menerapkan pelaporan ekspor komoditas tertentu ke CEISA 4.0 sejak 1 Juni 2026.
  • KADIN Indonesia menilai dua bulan pertama penerapan harus menjadi masa transisi untuk menekan biaya kepatuhan dunia usaha.
  • Sistem integrasi data lintas lembaga ini berpotensi menjadi sumber data tunggal perdagangan nasional jika berjalan stabil.

Suara.com - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) memasuki fase awal implementasi pelaporan ekspor dengan tantangan bukan hanya memastikan pengawasan perdagangan berjalan, tetapi juga menekan biaya kepatuhan yang ditanggung dunia usaha.

Pelaporan ekspor melalui DSI mulai diterapkan sejak 1 Juni 2026. Pada tahap awal, integrasi data mencakup tiga komoditas, yakni batu bara, kelapa sawit, dan ferroalloy ke dalam CEISA 4.0.

Direktur Insight KADIN Indonesia Institute, Fakhrul Fulvian, mengatakan dua bulan pertama penerapan DSI sebaiknya dipandang sebagai masa transisi. Menurutnya, keberhasilan sistem tidak harus diukur dari tidak adanya kendala, melainkan dari kemampuan pemerintah mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan tanpa mengganggu aktivitas ekspor.

"Saya melihat dua bulan pertama ini memang harus diperlakukan sebagai masa transisi. Ukuran keberhasilannya bukan apakah tidak ada masalah sama sekali, tetapi apakah setiap masalah implementasi dapat ditemukan, diselesaikan dengan cepat, dan tidak mengganggu kegiatan ekspor," ujarnya seperti dikutip, Senin (7/9/2026).

Danantara Indonesia mulai berbisnis Kendaraan listrik dengan menggandeng Grup Bakrie. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Danantara Indonesia mulai berbisnis Kendaraan listrik dengan menggandeng Grup Bakrie. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Menurut Fakhrul, salah satu indikator paling fundamental dalam keberhasilan DSI adalah penurunan biaya kepatuhan bagi dunia usaha.

Pasalnya, integrasi sistem lintas kementerian dan lembaga jangan sampai hanya memindahkan proses birokrasi dari sistem manual ke digital. Pelaku usaha justru harus mendapatkan proses pelaporan yang lebih sederhana dan efisien.

Fakhrul menilai tantangan terbesar DSI berada pada integrasi data antara Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian ESDM.

Masalahnya bukan sekadar menghubungkan sistem secara teknologi, tetapi juga menyatukan definisi serta referensi data yang digunakan oleh masing-masing lembaga.

Karena itu, ia mendorong penerapan prinsip single submission and single reference. Dengan mekanisme tersebut, eksportir tidak perlu menyampaikan data yang sama berulang kali kepada berbagai instansi.

baca juga

Menurutnya, penyederhanaan tersebut penting agar keberadaan DSI tidak menciptakan beban administratif baru bagi eksportir.

Sebelum memperluas cakupan DSI ke komoditas lainnya, pemerintah juga disarankan memastikan sistem yang ada telah berjalan stabil.

Fakhrul menyebut prinsip yang perlu digunakan adalah stabilize first, simplify second, expand third, atau stabilkan terlebih dahulu, sederhanakan kemudian, lalu perluas.

Dalam jangka panjang, Fakhrul melihat fungsi DSI dapat berkembang jauh melampaui sekadar instrumen monitoring ekspor.

Jika dibangun dengan tepat, DSI berpotensi menjadi infrastruktur data perdagangan nasional yang memberikan pemerintah gambaran lebih cepat dan akurat mengenai volume perdagangan, harga, komoditas, pembayaran ekspor hingga pergerakan devisa.

"Nilai ekonominya jauh lebih besar apabila DSI akhirnya menjadi single source of truth mengenai perdagangan Indonesia," kata pria yang juga Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Hanya Danantara, Purbaya Mau Undang Kadin dan Swasta ke Rapat KSSK

Tak Hanya Danantara, Purbaya Mau Undang Kadin dan Swasta ke Rapat KSSK

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:18 WIB

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

PGN Sulap Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi, Omzet Tembus Rp3,6 M

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:58 WIB

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB

Terkini

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 15:27 WIB

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Belum Turunkan Skuad Terbaik, Shin Tae-yong Bongkar Kondisi Persija Jelang Hadapi Java United

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:26 WIB

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

Petaka Bakar Sampah Ditinggal di Manggarai, Bedeng dan Dua Mobil Ludes Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

×