- Pemerintah Singapura pekan ini mengumumkan kenaikan gaji Perdana Menteri Lawrence Wong menjadi 3,6 juta dolar Singapura per tahun.
- Besaran gaji tersebut jauh melampaui pendapatan tahunan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang sekitar Rp815 juta.
- Singapura menerapkan standar gaji tinggi bagi pejabat politik guna menarik SDM terbaik dan mendukung jalannya pemerintahan yang baik.
Suara.com - Pemerintah Singapura pada pekan ini mengumumkan kenaikan gaji Perdana Menteri Lawrence Wong sebesar 1 juta dolar Singapura per tahun.
Dengan demikian gaji PM Wong kini totalnya 3,6 juta dolar Singapura per tahun atau sekitar Rp49,8 miliar. Jika dibandingkan dengan gaji Presiden Prabowo Subianto, jumlah gaji Wong jauh lebih besar.
Gaji Presiden Prabowo, seperti yang diatur dalam UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden Serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, sekitar Rp62.740.000 per bulan atau sekitar Rp815 juta per tahun, termasuk Tunjangan Hari Raya.
Gaji Presiden Prabowo itu terdiri dari gaji pokok Rp 30.240.000 per bulan dan tunjangan jabatan sebesar Rp 32.500.000.
Mengapa gaji PM Singapura besar?
Singapura adalah salah satu negara di dunia yang memberikan gaji besar untuk pejabat politik. Pemerintah negara itu mengatakan gaji besar untuk pejabat politik penting untuk memastikan jalannya pemerintahan yang baik (good governance) dan agar SDM terbaik tertarik untuk menduduki jabatan politik.
Bahkan sebelum naik, gaji PM Singapura sudah berada jauh di atas gaji pemimpin di negara-negara maju dunia lainnya. Gaji Presiden Amerika Serikat misalnya hanya 400.000 dolar AS atau sekitar Rp7 miliar per tahun.
Meski demikian, seperti dilansir dari The Guardian, PM Wong mengatakan akan mendonasikan sebagian gajinya untuk "tujuan-tujuan yang mulia".
Adapun Singapura selalu masuk dalam daftar negara dengan tingkat korupsi paling rendah di dunia.