Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB
Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia
Presiden Indonesia Prabowo Subianto mencuri perhatian peserta Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok. [Dok Kremlin]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pembuatan masterplan mitigasi bencana komprehensif untuk merespons krisis nasional.

  • Pemerintah meningkatkan alokasi anggaran penanganan bencana guna membeli armada udara, pemadam, dan ekskavator.

  • Bencana gempa Flores, erupsi Gunung Anak Krakatau, dan karhutla mendorong percepatan perombakan sistem mitigasi.

Suara.com - Media Singapura menyoroti aksi Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan penyusunan masterplan mitigasi bencana secara komprehensif guna memperkuat kesiapsiagaan nasional menghadapi rentetan krisis alam. Langkah tegas ini diambil saat Indonesia tengah digempur bencana alam gempa bumi, lonjakan aktivitas gunung api, hingga kebakaran hutan.

Pemerintah pusat tengah mempercepat pemulihan di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, sekaligus menanggulangi gangguan penerbangan akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau. Di saat bersamaan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta Sumatra dilaporkan telah meluas hingga menyelimuti wilayah Malaysia, Brunei, dan Filipina.

Keputusan perombakan sistem mitigasi ini diambil demi menghentikan pola penanganan darurat yang dinilai terlambat dan pasif. Letak geografis Indonesia di kawasan Pacific Ring of Fire menuntut pemerintah memiliki kemampuan respons bencana yang jauh lebih matang.

Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Lampung, saat erupsi, Sabtu (5/9/2026).
Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Lampung, saat erupsi, Sabtu (5/9/2026).

“Ini adalah takdir kita sebagai negara yang berada di Cincin Api, memaksa kita untuk selalu siap menghadapi situasi seperti ini setiap saat,” kata Prabowo yang dimuat CNA.

Presiden menegaskan agar jajaran menteri dan pejabat terkait menyiagakan seluruh personel serta peralatan keselamatan jauh sebelum bencana terjadi. Strategi ini mencakup intensifikasi operasi modifikasi cuaca menggunakan pesawat hingga penjajakan penggunaan drone pemadam api berkapasitas berat.

Demi merealisasikan skema baru tersebut, pemerintah berencana memperbesar alokasi anggaran penanggulangan bencana dalam APBN. Penambahan dana ini diprioritaskan untuk pengadaan armada helikopter, pompa air, mobil pemadam kebakaran, serta ekskavator kecil yang lincah menembus wilayah pedesaan.

Dalam rapat evaluasi tersebut, Kepala Negara juga menagih laporan perkembangan terkini terkait penanganan darurat di Flores, Gunung Anak Krakatau, dan kawasan karhutla. Setiap pemerintah daerah dan lembaga nasional diwajibkan memberikan pemutakhiran data secara transparan dan berkala.

Rangkaian krisis terkini diawali oleh guncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang menerjang Pulau Flores pada 15 Agustus lalu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat peristiwa tragis tersebut merenggut 129 korban jiwa serta merusak lebih dari 98.000 rumah warga.

Erupsi susulan Gunung Anak Krakatau pada Jumat malam kemudian memperparah kondisi dengan semburan lava cair dan abu vulkanik pekat. Akibatnya, sebanyak delapan bandara di sekitar lokasi letusan sempat menghentikan seluruh operasional penerbangan demi alasan keselamatan.

baca juga

Rentetan penutupan jalur udara tersebut sempat mengganggu sekitar 3.000 jadwal penerbangan dan berdampak langsung pada 341.000 penumpang. Hingga Selasa pagi, Bandara Internasional Soekarno-Hatta bersama lima bandara lainnya telah kembali beroperasi normal, sementara dua bandara sisanya masih ditutup.

Wilayah Indonesia secara geologis berdiri di atas pertemuan tiga lempeng tektonik aktif yang memicu kerentanan tinggi terhadap gempa dan erupsi. Selain itu, kondisi iklim tropis serta pembukaan lahan secara masif terus memicu ancaman kebakaran hutan berulang setiap tahunnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

Prabowo Pertimbangkan BMKG dan Badan Geologi Diintegrasikan

News | Senin, 07 September 2026 | 20:39 WIB

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Video | Senin, 07 September 2026 | 19:00 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×