Haji Isam Minta Low Tuck Kwong Serahkan Bayan dengan Harga Super Murah

Liberty Jemadu

Rabu, 09 September 2026 | 19:15 WIB
Haji Isam Minta Low Tuck Kwong Serahkan Bayan dengan Harga Super Murah
Haji Isam menawar 62 persen saham PT Bayan Resources milik Low Tuck Kwong. Minta diskon hingga 80 persen. [Instagram Sekretaris Kabinet]
baca 10 detik
  • Haji Isam menawar 62 persen saham PT Bayan Resources milik Low Tuck Kwong senilai 3 miliar dolar AS.
  • Tawaran tersebut bernilai sangat murah karena mencakup diskon hingga 80 persen dari nilai kapitalisasi pasar perusahaan.
  • Keluarga Low berpotensi melepas saham akibat terbatasnya porsi publik serta tekanan transisi energi dan pembatasan produksi batu bara.

Suara.com - Konglomerat asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad - yang akrab disapa Haji Isam - dikabarkan meminta taipan Low Tuck Kwong dan puterinya Elaine Low untuk menyerahkan raksasa bisnis batu bara PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dengan harga murah.

Haji Isam, yang dikenal dekat dengan Presiden Prabowo Subianto, menawarkan 3 miliar dolar Amerika Serikat tunai kepada Low dan puterinya untuk membeli 62 persen saham BYAN.

Harga ini sangat murah, jauh di bawah harga pasar. Saat ini nilai kapitalisasi pasar BYAN di Bursa Efek Indonesia adalah sekitar 26 miliar dolar AS, sementara dengan tawaran Haji Isam nilai total BYAN hanya sekitar 4.8 miliar dolar AS.

Dengan kata lain Haji Isam meminta diskon hingga 80 persen untuk menguasai salah satu perusahaan tambang batu bara terbesar di Indonesia tersebut.

Meski demikian, menurut Bloomberg, saham keluarga Low di BYAN sejak lama diperkirakan akan dilepas dengan harga murah. Ada dua alasan dalam hal ini.

Pertama, porsi saham publik (free float) yang relatif terbatas pada akhirnya akan memaksa Low untuk melepas sebagian saham sesuai tuntutan regulator. Tingginya harga BYAN saat ini, sekitar Rp13.775 per lembar, disebabkan karena pemegang saham terkonsentrasi di keluarga Low.

Kedua industri tambang batu bara saat ini dibayangi prospek moderat, seiring transisi ke arah energi bersih. Selain itu di dalam negeri industri batu bara sedang tertekan karena pemerintah membatasi kuota produksi.

Saat ini kabarnya Haji Isam dan keluarga Low sedang bernegosiasi. BYAN sendiri belum memberikan keterangan resmi, demikian juga kubu Haji Isam.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Haji Isam Akan Caplok Saham Bayan dengan Harga Murah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Istana: Isu Haji Isam Jadi Koordinator Tangani Karhutla Kalimantan Tidak Benar!

Istana: Isu Haji Isam Jadi Koordinator Tangani Karhutla Kalimantan Tidak Benar!

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:53 WIB

Mendagri Jawab Isu Haji Isam Koordinir Karhutla Kalsel Atas Mandat Prabowo

Mendagri Jawab Isu Haji Isam Koordinir Karhutla Kalsel Atas Mandat Prabowo

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:14 WIB

Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula

Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen

Saham BYAN Anjlok Parah Usai Isu Akusisi Dibantah Manajemen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Terkini

Naik 2 Kali Lipat, Ekspor UMKM Tembus USD333 Juta Hingga Juli

Naik 2 Kali Lipat, Ekspor UMKM Tembus USD333 Juta Hingga Juli

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:14 WIB

Solidaritas Jurnalis Banten Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang Kontak

Solidaritas Jurnalis Banten Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang Kontak

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 19:12 WIB

Demo Buruh Besok, Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta Jadi Titik Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan

Demo Buruh Besok, Balai Kota dan DPRD DKI Jakarta Jadi Titik Aksi Kawal RUU Ketenagakerjaan

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:09 WIB

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

Hampir 8 Jam Diperiksa, Eks Dirut BJB: Semua Sudah Saya Sampaikan ke BPK

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Belanja di ALAND Dapat Diskon 20% Setiap Senin-Kamis Pakai BRI

Belanja di ALAND Dapat Diskon 20% Setiap Senin-Kamis Pakai BRI

Bri | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Trakindo Pamerkan Solusi Deteksi Risiko Tambang di Mining Expo 2026

Trakindo Pamerkan Solusi Deteksi Risiko Tambang di Mining Expo 2026

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:07 WIB

Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi

Ruang Gizi RS Saiful Anwar Malang Terbakar, 19 Pasien Anak Dievakuasi

Jatim | Rabu, 09 September 2026 | 19:06 WIB

Cerita Mikha Tambayong Jadikan Skincare Malam sebagai Me Time, Bukan Sekadar Rutinitas

Cerita Mikha Tambayong Jadikan Skincare Malam sebagai Me Time, Bukan Sekadar Rutinitas

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 19:05 WIB

Fakta Mengejutkan! Tteokbokki Ternyata Dulunya Makanan Mewah Kaum Bangsawan

Fakta Mengejutkan! Tteokbokki Ternyata Dulunya Makanan Mewah Kaum Bangsawan

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 19:04 WIB

Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media

Geger Pria Tewas di Kawasan GBK, Tinggalkan Pesan Perpisahan Menyentuh di Sosial Media

News | Rabu, 09 September 2026 | 19:03 WIB

×