Kantongi Investment Grade, Inalum Genjot Hilirisasi Aluminium

Achmad Fauzi

Jum'at, 11 September 2026 | 17:14 WIB
Kantongi Investment Grade, Inalum Genjot Hilirisasi Aluminium
Ilustrasi produksi Alumunium oleh Inalum. [Dokumentasi Inalum].
baca 10 detik
  • S&P Global Ratings memberikan peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil kepada PT Inalum pada 7 September 2026.
  • Peringkat tersebut mendukung persiapan Inalum dalam memenuhi kebutuhan pendanaan proyek hilirisasi aluminium nasional periode 2026-2029.
  • Pengembangan proyek SGAR 2 dan Smelter 2 diproyeksikan mampu meningkatkan kapasitas produksi secara signifikan hingga 2030.

Suara.com - PT Inalum (Persero) memperoleh peringkat kredit internasional BBB- dengan outlook stabil dari S&P Global Ratings. Dalam laporan yang diterbitkan S&P Global Ratings pada 7 September 2026, lembaga pemeringkat tersebut menilai posisi strategis Inalum dalam Grup MIND ID.

Peringkat BBB- tersebut sekaligus menempatkan Inalum pada kategori investment grade di tingkat internasional. Sebelumnya, pada Agustus 2026, PEFINDO juga menaikkan peringkat domestik Inalum dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita mengatakan perolehan investment grade menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat fundamental bisnis di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi.

"Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat," ujarnya di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

PT Inalum (Indonesia Asahan Alumunium)
PT Inalum (Indonesia Asahan Alumunium)

Penguatan profil kredit tersebut terjadi saat Inalum mempersiapkan peningkatan kebutuhan pendanaan untuk mendukung berbagai proyek hilirisasi aluminium pada periode 2026-2029.

S&P Global Ratings menilai Inalum memiliki peran strategis dalam hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional. Keterkaitan secara strategis dan finansial dengan MIND ID juga dinilai memperkuat profil kredit perusahaan.

Siapkan SGAR 2 dan Smelter 2

Salah satu agenda besar Inalum adalah pengembangan Smelter-Grade Alumina Refinery (SGAR) 2 dan Smelter Aluminium 2. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional.

SGAR 2 direncanakan menambah kapasitas produksi alumina sekitar 1 juta ton per tahun. Dengan tambahan tersebut, kapasitas produksi alumina Inalum akan menjadi dua kali lipat dari kapasitas yang ada.

baca juga

Sementara itu, Smelter 2 dirancang memiliki kapasitas produksi sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun.

Saat ini, Inalum mengoperasikan smelter aluminium primer dengan kapasitas sekitar 275 ribu ton per tahun. Dengan pengembangan Smelter 2, total kapasitas smelter aluminium primer perusahaan akan meningkat lebih dari tiga kali lipat dari kapasitas saat ini.

Pengembangan kedua proyek tersebut juga diproyeksikan meningkatkan kapasitas serta potensi pendapatan Inalum secara signifikan hingga 2030.

Selain posisi strategis dalam grup usaha dan dukungan MIND ID, S&P Global Ratings juga menyoroti struktur biaya operasional Inalum.

Perusahaan disebut mampu beroperasi pada kuartil pertama kurva biaya global dibandingkan rata-rata industri pada 2026. Keunggulan tersebut didukung pasokan energi hidro yang stabil serta integrasi sumber bahan baku domestik. Kondisi itu dinilai dapat memberikan daya tahan bagi Inalum ketika menghadapi perubahan harga aluminium global.

Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air juga dinilai memberikan manfaat ganda bagi smelter Inalum. Selain membantu mengurangi emisi karbon, sumber energi tersebut turut mendukung efisiensi biaya produksi dan profitabilitas perusahaan.

Di sisi bahan baku, Inalum juga telah mengurangi ketergantungan terhadap impor alumina melalui kepemilikan mayoritas di PT Borneo Alumina Indonesia (BAI).

BAI mengoperasikan SGAR 1 di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan kapasitas sekitar 1 juta ton alumina per tahun.

"Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasionan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia," pungkas Melati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Raksasa Alumunium Rusia, Rusal Segera Garap Hilirisasi Bauksit di Kalimantan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:03 WIB

Tak Hanya Tambang, Hilirisasi Juga Menyasar ke Ekonomi Kreatif

Tak Hanya Tambang, Hilirisasi Juga Menyasar ke Ekonomi Kreatif

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 18:47 WIB

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Inalum Amankan Operasional Smelter Alumina dari Ancaman Karhutla Mempawah

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:45 WIB

Terkini

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×