Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Senin, 14 September 2026 | 13:03 WIB
Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro
Leni, Ketua Bank Sampah Dayung Habibah, sehari-hari mengolah sampah yang ada di Danau Sipin, tengah berbicara di depan komunitasnya didampingi PNM. (Dok: PNM)

Suara.com - Di tepi Danau Sipin, Jambi, ada perempuan yang pernah kehilangan hampir segalanya, dan memilih untuk tetap mendayung. Namanya Leni. Ia adalah Ketua Bank Sampah Dayung Habibah, sehari-hari mengolah sampah yang ada di Danau Sipin, sekaligus mantan atlet nasional dayung yang dulu membesarkan mimpinya justru di danau yang sama.

Sebelum dikenal sebagai penggerak lingkungan, Leni adalah anak kampung yang menjadikan Danau Sipin sebagai gerbang mimpinya, tempat pertama kali ia mengikuti ajang pencarian bakat atlet muda Jambi dan keluar sebagai juara. Dari kemenangan kecil di tepi danau itulah jalannya mulai terbuka lebar.

Kemenangan itu membawanya jauh dari Danau Sipin. Leni diberangkatkan ke Jakarta untuk pemusatan latihan menuju kejuaraan Asia, dunia, hingga SEA Games, sebuah pencapaian yang seharusnya menjadi puncak kariernya. Namun di tengah jalan menuju puncak itu, hidup menyiapkan ujian yang tidak pernah ia duga sebelumnya.

Sebagai bekal masa depan keluarganya, Leni (kanan)  juga mulai menabung emas lewat Tabungan Emas Pegadaian, yang kini semakin mudah diakses dan dipantau lewat aplikasi digital.(Dok: PNM)
Sebagai bekal masa depan keluarganya, Leni (kanan) juga mulai menabung emas lewat Tabungan Emas Pegadaian, yang kini semakin mudah diakses dan dipantau lewat aplikasi digital.(Dok: PNM)

Pada 2010, ujian itu datang lewat kelahiran anaknya yang mengidap kondisi kulit langka, kulit yang mudah terluka setiap kali tersentuh sinar matahari. Demi biaya pengobatan, Leni sempat rela melepas medali-medali yang telah diperjuangkannya bertahun-tahun, keputusan yang membuatnya jadi sorotan publik sekaligus titik paling berat dalam hidupnya. Justru dari titik paling berat itulah, panggilan baru muncul.

Menpora mengundangnya menjadi pelatih dayung di Jambi, dan tawaran itu membawanya pulang, kembali ke Danau Sipin yang saat itu porak-poranda, dipenuhi sampah yang menumpuk di setiap sudutnya. Danau yang dulu membesarkan mimpinya kini justru menyambutnya dalam kondisi yang jauh dari kata baik, dan dari sanalah babak baru dalam hidup Leni benar-benar dimulai.

Di tengah kondisi itu, Leni mendirikan Dayung Habibah, gabungan dari kecintaannya pada dayung dan nama sang anak, Habibah. Niat sederhana mengumpulkan sampah perlahan tumbuh menjadi cita-cita mendirikan bank sampah, meski jalan menuju ke sana tidak semudah yang ia bayangkan. Warga sekitar sempat memandang sebelah mata, bahkan mempertanyakan mengapa anak-anak dilibatkan dalam pekerjaan yang dianggap rendah, sebuah penolakan yang nyaris membuat usahanya berhenti sebelum benar-benar dimulai.

Di tengah usaha yang nyaris terhenti itu, dan biaya pengobatan anak yang tak kunjung ringan, titik balik sesungguhnya datang pada 2018. Leni bertemu program pembiayaan dan pemberdayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Pembiayaan ultra mikro tanpa agunan yang dirancang khusus bagi perempuan dengan usaha kecil seperti dirinya. Modal awal Rp2.500.000 menjadi benih yang tumbuh bertahap hingga Rp10.000.000, sejalan dengan usaha pengolahan sampah yang kini mempekerjakan empat karyawan tetap.

Modal itu tidak berhenti mengubah usahanya saja, tetapi juga mengubah wajah komunitas di sekitarnya. Lima belas perempuan yang mulanya bergabung dan menjalani proses pembekalan sebelum pencairan dana kini menjelma kelompok yang perlahan menggerakkan ekonomi warga sekitar Danau Sipin. Kepercayaan yang tumbuh dari sana membuka pintu lebih lebar bagi Leni untuk terus berkembang, bukan hanya sebagai penerima modal, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem layanan keuangan yang lebih luas.

Dari Mekaar, langkah Leni berlanjut ke layanan lain dalam satu ekosistem yang sama.

baca juga
Leni (paling kanan) bertemu program pembiayaan dan pemberdayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan mengikuti pembiayaan ultra mikro tanpa agunan yang dirancang khusus bagi perempuan dengan usaha kecil (Dok: PNM)
Leni (paling kanan) bertemu program pembiayaan dan pemberdayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) dan mengikuti pembiayaan ultra mikro tanpa agunan yang dirancang khusus bagi perempuan dengan usaha kecil (Dok: PNM)

"Sekarang alhamdulillah sayang dapat tambahan pemasukan jadi agen BRILink Mekaar, tetangga yang mau bayar listrik dan biaya sekolah anak tidak perlu jauh-jauh ke kota," ceritanya.

Selain itu, sebagai bekal masa depan keluarganya, Leni juga mulai menabung emas lewat Tabungan Emas Pegadaian, yang kini semakin mudah diakses dan dipantau lewat aplikasi digital. Tiga layanan, tiga entitas, satu ekosistem yang sama, hadir dalam satu perjalanan hidup yang dulu nyaris putus asa.

Kerja keras yang dulu dipandang sebelah mata kini menuai pengakuan, termasuk penghargaan Kalpataru. Namun bagi Leni, penghargaan sesungguhnya bukan piala di atas rak, melainkan danau yang kembali hidup dan anak-anak yang memiliki masa depan lebih cerah.

"Saya menangis, kenapa Allah punya cerita untuk saya begitu. Jadi saya bisa membantu teman-teman," ujarnya, mengenang perjalanan yang berawal dari satu perahu dan satu genggam sampah.

Perjalanan Leni yang berawal dari satu perahu dan satu genggam sampah itu, pada akhirnya bukan cerita tunggal. Ia adalah cerminan dari perjalanan lebih besar yang tengah dirayakan tahun ini. Tanggal 13 September menjadi tanggal bersejarah bagi ekosistem keuangan mikro Indonesia, sebab lima tahun lalu di tanggal yang sama, Holding Ultra Mikro lahir dari sinergi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero), dengan satu cita-cita sederhana, memastikan tidak ada lagi pengusaha kecil yang berjuang sendirian.

Group CEO BRI Hery Gunardi menegaskan bahwa lima tahun pertama Holding Ultra Mikro merupakan fondasi untuk membangun fase pertumbuhan berikutnya. Dengan skala ekosistem yang telah terbentuk, fokus selanjutnya adalah memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih dalam dari integrasi BRI, Pegadaian, dan PNM.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lima Tahun Holding UMi, BRI Dorong 2,3 Juta Debitur Naik Kelas

Lima Tahun Holding UMi, BRI Dorong 2,3 Juta Debitur Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 10:50 WIB

Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar Raih Mimpi

Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar Raih Mimpi

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:02 WIB

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Film "Istimewa" Segera Tayang, Mathias Muchus Sampaikan Pesan Menyentuh dan Berbagi Kisah Syuting

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 17:18 WIB

Jangkau Tanah Baduy, PNM Tegaskan Komitmen Pemberdayaan hingga Pelosok Kanekes

Jangkau Tanah Baduy, PNM Tegaskan Komitmen Pemberdayaan hingga Pelosok Kanekes

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 14:01 WIB

Kehilangan Rumah dan Tempat Usaha, Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Ditemani PNM Lewati Masa Sulit

Kehilangan Rumah dan Tempat Usaha, Nasabah PNM Mekaar di Desa Sade Ditemani PNM Lewati Masa Sulit

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:27 WIB

Dari Penghasilan Menjadi Harapan, PNM Bantu Tika Gerakkan Ekonomi Keluarga dan Buka Lapangan Kerja

Dari Penghasilan Menjadi Harapan, PNM Bantu Tika Gerakkan Ekonomi Keluarga dan Buka Lapangan Kerja

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:59 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×