7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB
7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi. Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • Otoritas Jasa Keuangan mencatat tujuh perusahaan berada dalam proses penawaran umum perdana saham per enam September dua ribu dua puluh enam.
  • Tujuh perusahaan tersebut memiliki perkiraan target dana maksimum yang akan dihimpun mencapai empat koma nol dua triliun rupiah.
  • Penghimpunan dana di pasar modal Indonesia telah mencapai seratus empat puluh delapan koma tiga triliun rupiah hingga September dua ribu dua puluh enam.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merasa yakin banyak perusahaan yang melantai bursa di tengah ketidakpastian ini. Tercatat saat ini, ada tujuh perusahaan yang berada dalam daftar proses penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi mengatakan, tujuh perusahaan tersebut memiliki perkiraan target dana maksimum yang akan dihimpun mencapai Rp4,02 triliun.

"Per 6 September 2026 terdapat tujuh perusahaan yang sedang dalam pipeline proses pendaftaran IPO, dengan perkiraan target dana maksimum sebesar Rp4,02 triliun," kata Hasan dalam jawaban tertulis yang dikutip,Kamis (17/9/2026).

Ilustrasi IHSG Bursa Efek Indonesia [Ist]
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia [Ist]

Adapun, sepanjang tahun 2026 ini baru tujuh perusahaan yang telah melantai bursa di Bursa Efek Indonesia (BEI). Jumlah realisasi IPO tahun ini masih lebih rendah dibandingkan periode-periode sebelumnya.

Hasan menjelaskan, perlambatan realisasi IPO tidak terlepas dari sejumlah faktor, terutama dinamika kondisi pasar global dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

Kondisi tersebut turut memengaruhi keputusan perusahaan dalam menentukan waktu yang tepat untuk melaksanakan penawaran umum.

"Penurunan calon perusahaan untuk melakukan IPO dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain dinamika kondisi pasar global, termasuk meningkatnya ketidakpastian geopolitik yang memengaruhi timing perusahaan untuk melaksanakan penawaran umum," jelasnya.

Selain faktor eksternal, OJK mencatat masih terdapat sejumlah rencana IPO saham yang belum memperoleh persetujuan. Hal ini disebabkan perusahaan masih perlu meningkatkan kualitas keterbukaan informasi sebelum melanjutkan proses penawaran umum.

Meski demikian, OJK menegaskan bahwa fokus regulator tidak semata-mata mengejar jumlah perusahaan yang melantai di bursa. OJK juga melihat keseluruhan penghimpunan dana di pasar modal sebagai bagian dari pencapaian target tahun ini.

baca juga

Sebagaimana disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK dalam PTIJK 2026, OJK menetapkan target penghimpunan dana di pasar modal sebesar Rp250 triliun sepanjang 2026.

Hingga 6 September 2026, penghimpunan dana di pasar modal telah mencapai Rp148,3 triliun. OJK pun tetap menekankan pentingnya kualitas keterbukaan informasi dan kesiapan calon emiten dalam proses menuju IPO.

"Fokus OJK tidak hanya pada pencapaian jumlah IPO, namun atas keseluruhan penghimpunan dana di pasar modal," pungkas Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Influencer Promosikan Investasi Ilegal Dipanggil OJK, Kode Referral Berhadiah Jadi Sorotan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

BEI Siapkan Short Selling, Tak Semua Saham LQ45 Bisa Diperdagangkan

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:41 WIB

Dapat 'Surat Cinta' dari BEI, Reaksi 3 Saham Ini Justru Jomplang Banget!

Dapat 'Surat Cinta' dari BEI, Reaksi 3 Saham Ini Justru Jomplang Banget!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:40 WIB

Terkini

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Hilirisasi Agro Berpotensi Tambah PDB hingga 10 Kali Lipat, Ini Strateginya

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:39 WIB

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

7 Cara Memakai Air Mawar sebagai Setting Spray agar Makeup Tidak Crack

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 08:36 WIB

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Jenius Catat Transaksi Valas hingga Nabung Jadi Andalan Pengguna

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:35 WIB

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jateng Rawan Bencana, Wakil Ketua DPRD Usulkan Pelajaran Mitigasi Masuk Kurikulum Sekolah dari PAUD

Jawa Tengah | Kamis, 17 September 2026 | 08:22 WIB

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

10 Hal yang Sebaiknya Tidak Disampaikan lewat Telepon

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:20 WIB

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

QRIS Tembus 68 Juta Pengguna, Keamanan Transaksi Jadi Sorotan

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 08:09 WIB

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Pengamat Sebut Kalkulasi Partai Menuju 2029 Berubah

News | Kamis, 17 September 2026 | 08:08 WIB

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Review Cherophobia: Takut Bahagia Justru Menjauhkan Kita dari Kebahagiaan

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Tembus Pelosok! 90 Dapur Makan Bergizi Gratis Resmi Berdiri di Wilayah 3T Lampung

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 07:58 WIB

×