Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global

M Nurhadi

Kamis, 17 September 2026 | 08:57 WIB
Rekomendasi Saham dan Analisis Teknikal IHSG Hari Ini di Tengah Gejolak Global
Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • The Fed menaikkan suku bunga pada Rabu (16/9/2026) untuk menekan inflasi, yang mengakibatkan pelemahan bursa saham Wall Street.
  • Bursa saham Asia-Pasifik justru mencatat penguatan pada Rabu (16/9/2026) karena investor menantikan rilis kebijakan suku bunga Bank of Japan.
  • IHSG diproyeksikan bergerak melemah akibat derasnya aliran modal asing keluar menjelang kenaikan suku bunga The Fed.

Suara.com - Keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, untuk mengerek level suku bunga acuan berdampak langsung pada pelemahan bursa saham di kawasan Wall Street pada penutupan perdagangan Rabu (16/9/2026). Langkah agresif yang diambil untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir ini bertujuan menjinakkan lonjakan inflasi yang dipicu oleh tingginya harga minyak dunia.

Indeks utama di bursa AS kompak memerah. Dow Jones Industrial Average terperosok 631,33 poin atau sekitar 1,21%, diikuti oleh pelemahan indeks S&P 500 yang turun 33,59 poin (0,44%). Indeks padat teknologi Nasdaq Composite juga harus rela ditutup sedikit lebih rendah dengan koreksi tipis 3,15 poin (0,01%).

Pelemahan ini sangat terasa pada deretan emiten sektor energi. Saham raksasa energi seperti Chevron dan Exxon Mobil masing-masing mengalami kontraksi sebesar 2,9% dan 3,5%.

Bahkan, saham Devon Energy serta ConocoPhillips terpuruk lebih dalam dengan penurunan menembus angka 5%. Pada saat yang bersamaan, kontrak harga minyak mentah jenis Brent di pasar komoditas juga ditutup terkoreksi sebesar 2,7%.

Di tengah tren negatif tersebut, anomali positif justru dicatatkan oleh sektor semikonduktor. Saham Intel terpantau melonjak hingga 4,0% di tengah beredarnya laporan mengenai negosiasi kerja sama produksi cip memori di Amerika Serikat dengan perusahaan asal Korea Selatan, SK Hynix.

Saham SK Hynix yang diperdagangkan di bursa AS turut meraup penguatan sebesar 0,6%. Sebaliknya, saham IBM harus rela anjlok 4,4% seusai perusahaan mengumumkan bahwa unit bisnis cip mereka, Anderon, telah meneken perjanjian pendanaan bersama pemerintah AS.

Pernyataan resmi yang dirilis oleh dewan kebijakan The Fed menegaskan bahwa keputusan penaikan suku bunga ini disepakati secara bulat. Otoritas moneter AS tersebut juga melemparkan sinyal kuat mengenai potensi pengetatan kebijakan lebih lanjut dalam waktu dekat guna menekan laju inflasi lebih cepat.

Menyikapi hal tersebut, Ketua The Fed Kevin Warsh menyatakan bahwa kondisi perekonomian AS sejatinya telah menguat sejak pertemuan The Fed sebelumnya, meski tren inflasi baru memperlihatkan perbaikan yang relatif minim.

Bursa Asia-Pasifik Catat Rebound Jelang Keputusan BOJ

baca juga

Berbanding terbalik dengan gejolak di Amerika Serikat, pasar saham di kawasan Asia-Pasifik justru menunjukkan ketahanan yang solid. Mayoritas indeks utama di Asia berhasil berbalik menguat (rebound) pada perdagangan Rabu (16/9/2026) setelah sempat tersungkur pada hari sebelumnya.

Di bursa Jepang, indeks Nikkei 225 dan Topix kompak menguat masing-masing sebesar 0,7% dan 0,6%. Sentimen positif ini mengekor rilis data neraca perdagangan Negeri Sakura yang menunjukkan lonjakan nilai ekspor sebesar 19,3% secara tahunan (YoY). Meski demikian, beban biaya energi yang tinggi memicu impor melesat 28%, sehingga Jepang harus membukukan defisit perdagangan senilai 1,106 triliun yen atau setara US$ 7,5 miliar.

Penguatan juga terjadi di berbagai bursa utama Asia lainnya. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,2%, Taiex Taiwan terangkat 0,7%, sementara indeks Kospi di Korea Selatan memimpin penguatan dengan melesat 1,4%. Indeks ASX 200 Australia dan NZX 50 Selandia Baru juga membukukan rapor hijau, masing-masing bertambah 0,3% dan 0,9%. Tercatat hanya indeks Straits Times Singapura yang melemah tipis 0,06%, sementara bursa FTSE Malaysia tidak beroperasi karena libur peringatan Hari Malaysia.

Meskipun mencatatkan rebound, para pelaku pasar di kawasan ini tetap menerapkan sikap kehati-hatian (wait and see). Konsentrasi investor kini tertuju pada rilis kebijakan suku bunga dari Bank of Japan (BOJ) yang dijadwalkan pada Jumat (18/9/2026). BOJ diproyeksikan akan mengekor langkah The Fed untuk mengetatkan likuiditas.

Kewaspadaan pasar global juga dipengaruhi oleh situasi di Benua Eropa. Rilis angka inflasi Inggris bulan Agustus 2026 secara mengejutkan melompat ke level 3,1%, menyentuh titik tertingginya dalam lima bulan terakhir, dibandingkan inflasi bulan Juli yang berada di kisaran 2,9%. Data krusial ini muncul hanya sehari sebelum pengumuman kebijakan moneter oleh Bank of England (BOE).

Analisis Teknikal IHSG: Peluang Sideways di Tengah Hengkangnya Asing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

7 Perusahaan Lagi Antre IPO Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:42 WIB

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Aturan Saham Gocap Berakhir! BEI Hapus Batas Bawah Harga Menjadi Rp1

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 07:51 WIB

MNC Umumkan Kerja Sama dengan Republikorp, Ini Rinciannya

MNC Umumkan Kerja Sama dengan Republikorp, Ini Rinciannya

News | Rabu, 16 September 2026 | 18:05 WIB

Terkini

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

×