Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap

Liberty Jemadu, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 21 September 2026 | 14:02 WIB
Prabowo Minta Batu Bara Diubah Jadi Bensin, Bahlil: Kami Siap
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana hilirisasi batu bara jadi bensin. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana hilirisasi batu bara menjadi bensin.
  • Kebijakan pengolahan batu bara berkalori rendah menjadi minyak ini bertujuan untuk menekan ketergantungan impor energi dan memperkuat ketahanan nasional.
  • Pemerintah memanfaatkan perkembangan teknologi canggih yang telah diterapkan di Tiongkok serta menyambut penawaran kerja sama dari berbagai perusahaan.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan akan menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana hilirisasi batu bara menjadi bensin.

Sebelumnya, saat menghadiri peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia akan memproduksi bensin yang bersumber dari batu bara.

Bahlil menyebut mengubah batubara menjadi bensin menjadi salah satu upaya untuk mengoptimalkan sumber daya energi dalam negeri, guna menekan ketergantungan impor. 

"Kami sebagai Menteri ESDM akan menindaklanjuti setiap perintah arahan Bapak Presiden terkait dengan optimalisasi dalam rangka meningkatkan ketahanan energi dengan memakai sumber-sumber energi dalam negeri. Tujuannya agar tidak lagi kita impor, devisa kita bisa ada dalam negeri," kata Bahlil saat ditemui wartawan di Jakarta pada Senin (21/9/2026). 

Bahlil menjelaskan, rencana pengolahan batu bara menjadi bensin juga merupakan langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi ketidakpastian global yang dapat mempengaruhi ketersediaan energi nasional.

Menurut Bahlil, pemanfaatan energi alternatif tersebut didukung oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan batu bara berkalori rendah diolah menjadi gas dan minyak. 

"Sekarang teknologinya itu sudah canggih di mana batu bara yang low kalori itu bisa menghasilkan gas maupun minyak. Nah, tapi ini kan kita akan menindaklanjuti terus apa yang disampaikan oleh Bapak Presiden," katanya.

Ia menambahkan bahwa teknologi serupa telah diterapkan di Tiongkok, sementara sejumlah perusahaan juga telah menyampaikan penawaran kerjasama kepada pemerintah mengingat besarnya cadangan batu bara kalori rendah di Indonesia.

"Dan beberapa perusahaan-perusahaan yang sudah melakukan penawaran kepada kami untuk melakukan kerja sama. Dan kita tahu bahwa potensi batu bara kita untuk low kalori itu sangat besar sekali. Ini mungkin yang dimaksudkan oleh Bapak Presiden," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

Harga Bensin Tembus Rp 42 Ribu Per Liter, Krisis BBM di Depan Mata di Prancis

News | Kamis, 17 September 2026 | 13:23 WIB

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

ESDM Ungkap Alasan RKAB BYAN Belum Terbit, Masih Dievaluasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 15:33 WIB

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Batu Bara Masih Jadi Andalan, Transisi Energi Disiapkan Bertahap ke Gas dan Hidrogen

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 14:01 WIB

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

El Nino Picu Krisis Listrik di Sulawesi, Kementerian ESDM Akan Panggil PLN

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:57 WIB

Terkini

Demonstran di Mabes Polri Minta Kapolda Jateng Segera Dicopot, Polisi Tindaklanjuti

Demonstran di Mabes Polri Minta Kapolda Jateng Segera Dicopot, Polisi Tindaklanjuti

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:46 WIB

KPK Duga Uang Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Berasal dari Tersangka Korupsi Pertamina

KPK Duga Uang Rp 2 Miliar dari Dirut KAI Berasal dari Tersangka Korupsi Pertamina

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:45 WIB

Penuh Kehangatan, Mark Lee Ungkap Arti Kebahagiaan Sejati di Lagu Happiest

Penuh Kehangatan, Mark Lee Ungkap Arti Kebahagiaan Sejati di Lagu Happiest

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:45 WIB

Viral CCTV Ibu Kandung Aniaya Anak 4 Tahun di Kalbar, Pelaku Diduga Kabur ke Jakarta

Viral CCTV Ibu Kandung Aniaya Anak 4 Tahun di Kalbar, Pelaku Diduga Kabur ke Jakarta

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:40 WIB

Uang Rp2 Miliar Disita KPK, Dirut KAI Bobby Rasyidin: Saya Sangat Sedih

Uang Rp2 Miliar Disita KPK, Dirut KAI Bobby Rasyidin: Saya Sangat Sedih

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:39 WIB

Periksa Dua Pejabat ATR/BPN, KPK Cecar Soal Aliran Dana dari PT Summarecon

Periksa Dua Pejabat ATR/BPN, KPK Cecar Soal Aliran Dana dari PT Summarecon

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:35 WIB

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

Bongkar Dosa Bos Nikel Arif Kurniawan: Kuasai 6 Tambang di Sultra hingga Diduga Suap Pejabat

News | Jum'at, 06 November 2026 | 18:33 WIB

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni  Infantino sebagai Presiden FIFA

Kans Eks Ketum PSSI-nya Jepang Gantikan Gianni Infantino sebagai Presiden FIFA

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 18:25 WIB

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

4 Smart TV 4K 50 Inci dengan Visual Super Jernih dan Termurah untuk Ruang Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 18:23 WIB

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

The Enchanted Garden 2: Petualangan Seru Menyelamatkan Kebun Ajaib!

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 18:15 WIB

×