Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 17 September 2026 | 08:49 WIB
Kuota Produksi Vale Dipangkas, Bahlil: Mereka Buat Laporan Sembarangan!
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta pada Rabu (16/7/2026). [Suara.com/Yaumal]
baca 10 detik
  • Vale jadi satu-satunya perusahaan yang RKAB 2026 dipangkas.
  • Pemerintah baru menyetujui sekitar 30% kuota yang diajukan Vale.
  • Tambahan kuota Vale bergantung pada evaluasi kinerja perusahaan.

Suara.com - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menjadi satu-satunya perusahaan yang terkena pemangkasan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026. Pemerintah menyebut Vale sebelumnya telah mendapatkan kuota, tetapi kemudian mengajukan tambahan produksi.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan tidak ada perusahaan BUMN yang mengalami pemangkasan RKAB. Menurut dia, persoalan Vale muncul setelah perusahaan meminta tambahan kuota produksi.

"Menyangkut Vale, saya tahu tidak ada BUMN yang kita potong RKAB-nya. Cuma Vale saja. Vale itu bukan memotong. Kita kasih, tetapi dia minta tambah. Jadi, tahap pertama kita sudah kasih, jangan dia kasih laporan sembarang-sembarang," kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Bahlil mengatakan pemerintah masih membuka peluang penambahan kuota bagi Vale. Namun, keputusan tersebut akan bergantung pada kinerja perusahaan.

"Aku fair-fair saja kok. Kita udah kasih tapi dia minta tambah. Tapi kita memberikan tambah itu kan sesuai amal perbuatan. Kalau amal perbuatannya bagus, kita kasih bagus," ujarnya.

Menurut Bahlil, Kementerian ESDM menerapkan perlakuan yang sama terhadap perusahaan dalam proses pengajuan RKAB 2026. Ia menyebut perusahaan seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga mendapatkan kuota produksi.

"Karena negara ini bukan mau-mau kita aja kita mau urus, harus semuanya equal treatment, kira-kira itu. PTBA, PT Antam semuanya kita kasih. Enggak ada yang enggak kita kasih," tegasnya.

Sebelumnya, Vale memang telah meminta pemerintah mengevaluasi kembali kuota produksi 2026. Pada Januari 2026, perusahaan mengajukan revisi RKAB setelah pemerintah hanya menyetujui sekitar 30% dari total kuota produksi yang diajukan.

Vale menilai kuota yang disetujui tersebut belum mencukupi kebutuhan operasional perusahaan secara keseluruhan. Perseroan kemudian berharap pemerintah memberikan ruang evaluasi agar pasokan dan kegiatan hilirisasi nikel tetap dapat berjalan optimal.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Ada Menkeu Baru, Rencana Dividen BUMN Rp120 Triliun ke APBN Dinego Lagi

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 08:21 WIB

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Gagal Bayar Bunga Obligasi, Fitch Turunkan Peringkat Utang Pos Indonesia Jadi C

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 18:46 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

Polemik Film 'Pesta Babi' Dandhy Laksono, Menteri HAM Dorong Polisi Tempuh Restorative Justice

News | Minggu, 01 November 2026 | 12:20 WIB

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Sinopsis Gajab Raat, Film Kriminal Manoj Bajpayee di Netflix

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:15 WIB

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Konser 30 Tahun Ungu: Tennis Indoor Jadi Panggung Karaoke Massal

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 12:11 WIB

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Harga Pangan Awal November: Cabai dan Daging Ayam Kompak Turun, Beras Naik

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 12:02 WIB

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Review Buku The Hate U Give: Suara Saksi Seseorang yang Tak Mau Diam

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 12:00 WIB

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

7 Bedak Lokal untuk 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan dan Garis Halus

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:52 WIB

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Anime Our Last Crusade Season 3 Resmi Diumumkan, Tujuh Seiyuu Utama Kembali

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:30 WIB

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

O!Save Punya Siapa? Ini Pemilik Toko Retail Banjir Diskon yang Jadi Sorotan

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:24 WIB

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Kronologi RANS Carnival Diboikot, Aksi 'Warga Jaga Warga' Selamatkan UMKM

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Syarat Mengurus KTP Hilang 2026, Cek Dokumen dan Cara Menggantinya Gratis

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 11:22 WIB

×