Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 25 September 2026 | 13:22 WIB
Rupiah Melemah Mendekati Rp18.000, Airlangga: Fluktuasi Itu Biasa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp17.933 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat, 25 September 2026.
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa pemerintah terus memantau fluktuasi nilai tukar tersebut di Jakarta.
  • Pelemahan mata uang rupiah dipicu oleh penguatan indeks dolar Amerika Serikat serta kenaikan imbal hasil obligasi negara tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Jumat (25/9/2026), rupiah dibuka di level Rp17.933 per dolar AS, melemah 17 poin atau 0,09 persen dari penutupan sebelumnya Rp17.916 per dolar AS.

Pelemahan rupiah tersebut membawa nilai tukar mata uang Garuda semakin mendekati level Rp18.000 per dolar AS.

Kondisi ini menjadi perhatian karena terjadi ketika sebagian besar mata uang Asia justru bergerak menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan Jumat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah. Menurut dia, fluktuasi nilai tukar merupakan hal yang biasa.

"Ya, kita lihat, kita monitor. Kan fluktuasi itu sesuatu yang biasa, ya," ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), kurs JISDOR pada Kamis (24/9/2026) berada di level Rp17.898 per dolar AS. Posisi tersebut naik dibandingkan Rp17.803 pada hari sebelumnya.

Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]
Rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]

Dengan demikian, tekanan terhadap rupiah tidak hanya terlihat dari perdagangan pasar spot pada Jumat pagi, tetapi juga tercermin dari pergerakan kurs referensi BI dalam beberapa hari terakhir.

Pada 23 September, JISDOR berada di level Rp17.803 per dolar AS. Sehari sebelumnya berada di Rp17.883, sedangkan pada 21 September tercatat Rp17.813. Pada 18 September, JISDOR berada di level Rp17.745 per dolar AS.

Sementara itu, tekanan terhadap rupiah juga terjadi di tengah meningkatnya ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan suku bunga AS.

baca juga

Analis yang dikutip sejumlah media menilai penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi AS turut memberikan tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang.

Di kawasan Asia, kondisi pergerakan mata uang pada Jumat pagi tidak seragam.

Berdasarkan data yang dikutip Suara.com, won Korea Selatan menguat 0,75 persen, ringgit Malaysia naik 0,26 persen, yen Jepang menguat 0,25 persen, dan baht Thailand naik 0,20 persen. Dolar Taiwan serta peso Filipina juga menguat masing-masing 0,17 persen dan 0,11 persen.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, rupiah masih berpotensi berada dalam tekanan akibat penguatan indeks dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi AS.

Namun, dia melihat perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran serta pergerakan harga minyak dunia dapat menjadi faktor yang menahan tekanan terhadap rupiah.

Sebelumnya, rupiah juga telah mengalami tekanan dalam beberapa hari terakhir. Data JISDOR BI menunjukkan nilai rupiah berada di Rp17.611 per dolar AS pada 11 September, kemudian bergerak ke Rp17.635 pada 14 September dan Rp17.687 pada 15 September. Posisi tersebut terus bergerak hingga mencapai Rp17.898 pada 24 September.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Rupiah Paling Anjlok se-Asia Hari Ini, Ditutup di Level Rp17.847

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:13 WIB

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Rupiah Kembali Tertekan ke Rp17.783, BI: Dihantam Minyak dan Arus Dana Keluar

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 15:18 WIB

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Awal Pekan, Rupiah Jadi Mata Uang Paling Lemah di Asia

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:32 WIB

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Penyebab Rupiah Merosot Tipis ke Level Rp17.758

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:00 WIB

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Harga Minyak Mentah Dunia Turun, Rupiah Berbalik Menguat

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 09:43 WIB

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Pelemahan Rupiah Masih Terus Berlanjut, Dolar AS Mulai Dijual Rp17.753

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 15:53 WIB

Terkini

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

3 Lipstik Wardah Matte yang Awet untuk Kondangan, Minim Luntur buat Makan dan Minum

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:20 WIB

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Dituding Adang Ambulans Pembawa Jenazah di Surabaya, Satpol PP Buka Suara: Kaca Spionnya Terlipat!

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 13:18 WIB

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

Dari Ferdy Sambo hingga Indra Kenz, Ini Deretan Napi Terkenal di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Feed yang Membentuk Isi Dompet: Efek Budaya Flexing pada Perilaku Konsumsi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:15 WIB

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

53.490 Orang Kena PHK Sepanjang 2026, Terbanyak di Jawa Barat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:13 WIB

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

Resmi! Kolombia Putus Hubungan Diplomatik dengan Iran, Layangkan Tuduhan Keji

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:11 WIB

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

3 Sunblock Badan yang Cocok Dipakai saat Cuaca Panas, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Asian Games 2026: 28 Tahun Menanti, Bulu Tangkis Indonesia Raih Emas Beregu

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:10 WIB

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

×